Kangmas Soegiono ysh,

Saya mendapatkan umpan balik yang serupa saat melakukan pertemuan dengan teman2 
yang lulusan jogja baik itu di kalimantan (timur, selatan, tengah), sumatera 
(selatan, lampung, utara), NTT (ini bahkan sangat spesifik), sulawesi (selatan, 
papua.

Namun ada sebuah kisah yang menarik dari teman sumatera utara. Mereka justru 
terkejut waktu pulang karena sudah terkontaminasi dengan budaya anggah-ungguh 
itu. Mereka jadi merasa kaget2 begitu kembali. Namun biasanya dalam tempo 2 
tahun mereka sudah bisa menyesuaikan kembali.

Salam

bambang sp

 

Kirim email ke