Milisters ysh, 
Harus  diakui bhw dewasa ini kesadaran Nasionalisme kita sedang mengidap 
penyakit berbahaya dan memerlukan pengobatan secara serius……... 
Kegagalan pembenahannya akan mempunyai dampak terhadap persatuan bangsa dan 
kesatuan negara Indonesia…….. 
Dengan kilas balik ke sejarah lampau, kita melihat jelas bahwa selama Indonesia 
dalam kekuasaan rezim Orba berlaku tatanan pemerintahan kediktatoran-militer  
yang anti demokrasi, anti nasionalisme, anti HAM, anti hukum dan keadilan, 
menumpas idealisme nasionalisme Indonesia……… 
Kekuasaan demikian, yang berlangsung selama 32 tahun dan menggunakan pendekatan 
kekerasan,  telah mematikan inisiatif dan kreativitas rakyat serta memperburuk 
karakter rakyat dan bangsa ini…… dan hampir pasti juga secara umum memperburuk 
karakter birokrasi….. yg  dimana seharusnya melayani rakyat tetapi terbalik 
menjadi ingin dilayani oleh rakyat…….. 
Tentulah tindakan rezim Orba tersebut  menumbuhkan kebencian rakyat secara 
mendasar…. Karena selain senang menakut2i dan menekan rakyat dengan kekerasan … 
rezim ini juga amat sangat korup…… yg amit2 pada saat yg sama juga memakai 
jubah keagamaan spt dgn melakukan pembangunan beribu2 masjid diseluruh tanah 
air dan membawa bangsa ini menjadi jamaah haji terbesar didunia (200.000 per 
tahun)…. Lalu dipakai pula jubah moralitas spt dgn adanya keharusan 
indoktrinasi P4 dimana2……namun sekaligus juga negara dan bangsa ini secara 
memalukan dibawa menjadi berpredikat sbg bagian dari 3 negara terkorup 
didunia………..
Maka tak salah bila sementara orang mengatakan terjadi penjajahan baru tak 
kalah bengis atas bangsa ini oleh rezim orba/ rezim suharto………. 
Kolonialisme orba ini meskipun hanya 32 tahun (relatif pendek dibandingkan 
penjajahan Belanda yg ratusan tahun)….  namun kerusakan yang diakibatkannya 
telah menimbulkan krisis multi dimensional yang luar biasa…. kerusakan moral 
spt budaya korupsi….KKN (dan itu menghasilkan eksklusivisme,  individualisme, 
a-nasionalisme)…..kemelaratan dan kesengsaraan rakyat yang tak terhingga……….. 
Tanpa mengetahui sumber malapetaka bangsa dan negara ini kita tidak akan bisa 
dengan tepat memperbaiki/ menyehatkan nasionalisme Indonesia yang sedang sakit 
ini……. 
Hujatan-hujatan terhadap “Pusat” tanpa kejelasan Pusat itu siapa, akan mengarah 
kepada kebencian yang keblinger, yang hanya akan memperparah nasionalisme yang 
sedang sakit dewasa ini…………..
Salam,
 
 


      

Kirim email ke