Setiap tahun pasti kita membaca problem banjir yang melanda Jakarta. Telah banyak upaya dilakukan antara lain membuat Banjir Kanal Timur yang menelan banyak biaya.
Namun, sebenarnya ada cara yang lebih mudah mengatasi ini yakni membiarkan daerah genang menjadi daerah hijau. Pada saat banjir, biarkan daerah ini banjir oleh karenanya pada daerah tersebut dilarang dipergunakan untuk hunian. Pergunakan saja untuk pertamanan atau kawasan kaki lima. Jika kita perhatikan jumlah pengungsi yang mencapai 1.700 Jiwa, maka ini diperkirakan sekitar 425 KK jika masing-masing KK terdiri dari Ibu,Bapak, dan dua anak. Kalau dibuatkan apartemen sederhana masing-masing dengan luasan 50 m2 maka hanya dibutuhkan 21.250 m2. Dengan dasar bangunan 2000 m2 maka dibutuhkan sekitar 11 lantai dengan harga sekitar 22.000 x 2.500.000 = 55 M cukup dibangun diatas 5.000 m2 milik pemda. Maka selesailah masalah banjir ditambah bertambahnya daerah hijau serta tertatanya kehidupan masyarakat perkotaan. Salam RM Jakarta - Banjir yang melanda Ibu kota selama dua hari menyebabkan ribuan warga mengungsi. Hingga, Sabtu, 13 Februari malam, jumlah pengungsi terus bertambah. "Jumlah pengungsi bertambah dari semula 1.039 menjadi 1.700 jiwa karena khawatir ada kenaikan air pada malam hari," kata Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arif melalui pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (13/2/2010) malam. Pengungsi, menurut Andi, saat ini telah menerima bantuan dari berbagai pihak. Tapi di beberapa tempat, pengungsi masih membutuhkan bantuan. "Di tempat-tempat pengungsian masih memerlukan bantuan terutama untuk anak-anak dan para usia lanjut," imbuh lulusan FISIP UGM ini. Hujan lebat di Bogor menyebabkan air sungai Ciliwung yang mengarah ke Jakarta meluap. Akibatnya, banjir pun tak terbendung. Satu orang tewas karena tenggelam selama dua hari banjir melanda Ibu kota. http://www.detiknews.com/read/2010/02/14/022152/1299065/10/pengungsi-banjir-jaka\ rta-capai-1700-jiwa

