Jakarta/ detikNews - Gayus Halomoan Tambunan kabur ke luar negeri menggunakan 
paspor palsu. Dalam paspor tersebut, dia menggunakan nama Gayus Halomoan 
Partahanan. "Jadi Gayus itu meninggalkan Indonesia pakai nama Gayus Hamoloan 
Partahanan," kata Menkum dan HAM Patrialis Akbar di acara Grand Opening Batavia 
Futsal di Jl Pahlawan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (28/3/2010).
Patrialis mengatakan, Gayus keluar Indonesia tanggal 24 Maret 2010 pukul 20.25 
WIB. Gayus membeli tiket Singapore Airlines dengan uang kontan di bandara. 
"Jadi ia tanpa reservasi. Ada seat, dia bisa berangkat," jelasnya.
Patrialis mengatakan, pihak imigrasi masih melakukan monitoring Gayus di 
seluruh atase imigrasi yang ada di perwakilan di seluruh dunia. Terakhir Gayus 
masih terdeteksi berada di Singapura.
"Di manapun kami ada, ini akan monitor Gayus masuk negara mana saja. Kami akan 
menginformasikan kepada kepolisian Gayus ada di mana," ungkapnya.Namun hingga 
kini, posisi Gayus tidak kunjung terendus keberadaannya. Atase imigrasi yang 
Indonesia miliki punya keterbatasan, hanya ada di kantor-kantor besar saja. 
"Artinya di negara-negara besar yang penduduk kita banyak. Sementara Singapura 
pintu keluarnya banyak. Banyak jalan juga," imbuhnya.
(gus/gah) 




      

Kirim email ke