Mas Koko ysh, .... anda yakinkah bener2 "Ini Masalah 'akses'.? .....:-))...bukankah rezim SBY sdh demikian 'terbuka' nya ..spt terlihat dr bgmn SBY membuka kotakpos 9949 ...lalu sms 9949 ..belum lagi UKP4 jg membuka 'kota pengaduan' yg isinya bisa saja menerima saran dari kelompok masyarakat utk 'pemikiran masyarakat PWK utk pemindahan ibukota' misalnya .....baik isinya ttg saran mendukung atau saran menolak ......rasanya sdh cukup banyak surat dari masyarakat yg masuk dan ditangani lho ...... saya kok khawatir ini bukan masalah akses ya .....tapi masalah lainnya :-)) ...... spt misalnya saja satu kelompok intelektual bidang yg menyangkut masalah macem pemindahan ibukota ini harusnya ngomong tapi pilih diem saja .......tapi memang bisa saja diemnya itu bukan krn ogah ngomong ...tapi bisa jg krn bingung mau ngomong apa ...atau ragu mau ngomong tapi yg mbayar siapa ...... :-)) .......salam, aby
--- On Mon, 9/6/10, Harya Setyaka <[email protected]> wrote: From: Harya Setyaka <[email protected]> Subject: Re:[referensi] Re: Presiden SBYResponsWacanaPemindahan Ibukota To: [email protected] Date: Monday, September 6, 2010, 8:57 AM Iyaa... Bukan masalah siapa yg duluan membuat atau kedalaman kajian. Ini Masalah 'akses'.. -K- "Presiden terbuka apabila para pakar dan lembaga swadaya masyarakat ingin menyampaikan kajian yang telah mereka selesaikan secara mandiri. Intinya, pemerintah ingin agar proses menuju perencanaan perpindahan ibu kota dilakukan secara partisipatif," lanjutnya. Pedal Powered BikeBerry From: - ekadj <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 6 Sep 2010 22:53:55 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: Re : Bls: Re : Bls: [referensi] Re: Presiden SBY ResponsWacanaPemindahan Ibukota Saya kira tidak jadi masalah mbak, darimana datangnya. Walaupun kita sudah mendiskusikan secara lebih lama, intensif, dan transparan, ternyata bahan-bahan mereka lebih dulu sampai ke SBY. Salam. -ekadj 2010/9/6 nita <[email protected]> Sepertinya yg sangat ingin memindahkan ibukota negara tuh tim UI ya.... #komen iseng... Salam Nita #ya_itb_ya_ui# Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: Harya Setyaka <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 6 Sep 2010 08:21:26 -0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: Re : Bls: Re : Bls: [referensi] Re: Presiden SBY Respons WacanaPemindahan Ibukota FYI, -K- " ...... Saat ini, imbuhnya, pemerintah telah menerima masukan penting yang diserahkan oleh Tim Visi 2033 pimpinan Andrinof Chaniago. Melalui kajian yang mereka hasilkan, Andrinof dan anggota tim merekomendasikan agar ibu kota dipindahan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. " http://us.detiknews.com/read/2010/09/05/221906/1435477/10/sby-ajak-kabinet-bahas-pemindahan-ibu-kota-setelah-idul-fitri Minggu, 05/09/2010 22:19 WIB SBY Ajak Kabinet Bahas Pemindahan Ibu Kota Setelah Idul Fitri Irwan Nugroho - detikNews Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampaknya makin serius membahas pemindahan ibu kota Republik Indonesia dari Jakarta. Presiden akan mengajak para menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II untuk berbicara lebih komprehensif dalam menyusun kebijakan perpindahan ibu kota itu usai liburan Hari Raya Idul Fitri 1431 H mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai, dalam rilis yang diterimadetikcom, Minggu (5/9/2010). "Presiden mengharapkan adanya konsolidasi yang intens antara Kementerian dan Lembaga untuk menyatukan rumusan kajian mengenai perpindahakan ibu kota. Semua dokumen yang telah diselesaikan, seperti asessment awal, berbagai kajian tata ruang yang terkait dengan ibu kota Jakarta, serta kajian terhadap opsi-opsi alternatif ibu kota akan dikerucutkan," ujar Velix. Menurut Velix, meski kajian mengenai perpindahan ibu kota yang dilakukan pemerintah telah berjalan, SBY juga mengajak para pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, dunia usaha, kalangan universitas, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk memberikan masukan bagi penyempurnaan kajian-kajian yang dilakukan oleh pemerintah itu. "Presiden terbuka apabila para pakar dan lembaga swadaya masyarakat ingin menyampaikan kajian yang telah mereka selesaikan secara mandiri. Intinya, pemerintah ingin agar proses menuju perencanaan perpindahan ibu kota dilakukan secara partisipatif," lanjutnya. Saat ini, imbuhnya, pemerintah telah menerima masukan penting yang diserahkan oleh Tim Visi 2033 pimpinan Andrinof Chaniago. Melalui kajian yang mereka hasilkan, Andrinof dan anggota tim merekomendasikan agar ibu kota dipindahan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Seperti diketahui, di depan peserta buka bersama dengan pengurus dan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Jumat, 3 September yang lalu, SBY mengemukakan 3 opsi untuk mengatasi kemacetan yang makin parah di Jakarta. Ketiga opsi itu adalah mempertahankan Jakarta sebagai ibu kota dengan membenahi kemacetan, memindahkan pusat pemerintahan ke luar dari Jakarta, atau membangun ibu kota baru. "Saya sudah berpikir diam-diam, meskipun tidak setiap saat berbicara di hadapan pers. Karena ini fundamental, diperlukan kesepakatan bersama baik itu pemerintah, parlemen dan semua kalangan masyarakat, mana yang kita pilih." kata SBY. (irw/irw) 2010/9/6 suharyanto yanto <[email protected]> Menurut pandangan saya, persoalan kepadatan aktivitas dan penduduk di ibukota Jkt tidak semata-mata karena keberadaan pusat kekuasaan yang berada di Jkt, akan tetapi ada faktor lain yang lebih mendesak untuk dipertanyakan, yaitu apakah penduduk yang memadati ibukota memang terkait langsung dengan kegiatan pada civic center ataukah pada business-business center termasuk didalamnya kegiatan-kegiatan ekonomi informal. Hal tersebut menurut saya yang harus ditemukan jawabannya secara tepat dan obyektif sehingga kebijakan untuk memindahkan ibukota negara pada lokasi yang baru dapat disertai dengan upaya desinsentif terhadap kemungkinan kegiatan-kegiatan yang akan berkembang dan mendorong inmigration. Dari: Ferrianto Djais <[email protected]> Kepada: nita <[email protected]>; "[email protected] " <[email protected]> Terkirim: Sab, 4 September, 2010 23:49:49 Judul: Re: Re : Bls: Re : Bls: [referensi] Re: Presiden SBY Respons WacanaPemindahan Ibukota Sepertinya sdh saatnya ibukota neg segera dipindahkan - kalau tidak regional disparity semakin membesar. Kekuatan market mechanism yg ada hanyalah memperbesar jurang perbedaan. Saya ingat thn 1978an, di programkan setiap pelita dipindahkan 1 juta KK keluar jawa - wah dampaknya thdp pembangunan hebat sekali, kalau saat ini jalan dari jambi ke padang, akan banyak ditemui pusat-pusat pertumbuhan akibat pemb transmigrasi. Kalau tidak ada transmigrasi - jangan harap akan terjadi center2 of development. Upaya menjalarkan pertumbuhan dan perkembangan akan sangat sulit sekali. Memang pada saat itu kondisi politik memungkinkan - dlm arti tidak bisa protes. Thx ferri djais Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: nita <[email protected]> Date: Sat, 4 Sep 2010 16:20:03 To: <[email protected]> Subject: Re: Re : Bls: Re : Bls: [referensi] Re: Presiden SBY Respons Wacana Pemindahan Ibukota

