7 Tips Mengelola Kebosanan di Tempat
Kerja<http://id.jobsdb.com/ID/EN/V6HTML/JobSeeker/Resources/executive/Freddy_Liong/people_oriented.htm>

http://id.jobsdb.com/ID/EN/V6HTML/JobSeeker/Resources/executive/Freddy_liong/mengelola_kebosanan.htm

Salah satu pembunuh produktivitas karyawan di tempat kerja adalah kebosanan.
Kebosanan yang berlarut-larut pada akhirnya akan merugikan si pemimpin dan
perusahaan itu sendiri. Dibawah ini ada beberapa tips praktis bagi Leader
dalam mengelola kebosanan karyawannya.


*1. Morning Power *
Lakukan di setiap pagi hari dengan bawahan langsung Anda. Morning power
bertujuan untuk *energizing team* Anda. Lakukan maksimal 10 menit dengan
menekankan pada komunikasi 2 arah. Dianjurkan untuk melakukannya secara
informal, tidak duduk di kursi, tetapi sambil berdiri, sehingga tidak
menimbulkan kesan tegang atau terlalu resmi. Saat ini bisa jadi kesempatan
untuk bertanya tentang kesulitan yang tidak bisa diatasi karyawan, membangun
komunikai dua arah dan menjelaskan prioritas kerja di hari atau minggu ini.

*2. Suggestion System *
Ciptakan nuansa kerja yang kreatif sehingga tiap karyawan memiliki wadah
untuk aktualisasi dirinya. Caranya dengan melalui sistem usulan, wadah
tempat para karyawan bisa memberikan ide, aspirasi. Misalnya minta agar tiap
karyawan memberikan ide kreatif, membuat suggestioan board atau sistem
usulan yang mendapat imbalan.

*3. Site-Tour *
Secara periodik ajaklah karyawan bagian keuangan untuk mengunjungi
departemen produksi untuk memahami tugas-tugas di bagian produksi. Tujuannya
selain para karyawan semakin memahami tugas-tugas di departemen lain,
kegiatan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kerja sama antar team serta
menekankan kejenuhan rutinitas tugas-tugas.

*4. Internal Trainer *
Beri kesempatan karyawan yang senior yang memiliki masa kerja yang sudah
lama untuk berbagi pengalaman kepada para karyawan yang relatif masih muda
dan baru. Beri dia kehormatan untuk menjadi internal trainer. Umumkan di
newsletter perusahaan tentang penunjukan ini. Hal ini akan membuat karyawan
yang bersangkutan merasa dihargai oleh perusahaan, dan membuat mereka
antusias kembali. Apabila si karyawan yang ditunjuk tidak menguasai
cara-cara memberikan latihan kepada karyawan, maka ia bisa diberikan
pelatihan khusus "Training For The Trainer"

*5. Kontes Produktivitas *
Rangsang karyawan untuk berlomba-lomba berkreasi untuk meningkatkan
produktivitas perusahaan. Lombakan secara periodik dan beri reward dalam
forum resmi perusahaan. Selain akan membawa rasa bangga, si karyawan juga
akan tertantang untuk berprestasi terus. Contoh kontes produktifitas antara
lain : *Cost Saving Contest*, Kontes mengurangi tingkat *defect *  produksi,
dan lainnya.

*6. Musik*
Bila memungkinkan, putar musik-musik instrumen dilingkungan kerja. Musik
instrumen bermanfaat untuk mengaktifkan otak kanan ( imajinasi & kreativitas
). Musik juga berfungsi untuk relaksasi otak dari rutinitas dan kebosanan.
Jangan sampai salah pilih musik yang akan diputar, yang terbaik adalah musik
tanpa narasi.

*7. Motivational Session *
Jadwalkan pemberi motivasi secara korporat setiap minggunya. Misalnya
dilakukan setiap hari Rabu jam 8 pagi selama 30 menit. Isi sesi ini dengan
berbagai kegiatan yang intinya adalah membangkitkan semangat kerja,
contohnya dengan menonton film motivasi yang berdurasi 10 menit, diskusi
kelompok.

Tujuh tips di atas baru sebagian cara-cara bagaimana membuat suasana kerja
yang membosankan menjadi menarik. Atmosfir kerja yang antusias dan dinamis,
harus DICIPTAKAN dan tidak terjadi secara otomatis. Dan ini adalah tanggung
jawab setiap Leader. Karena apabila para karyawan Anda bersemangat dan
produktif, maka Anda adalah orang yang pertama yang paling diuntungkan.
Selamat mencoba !

Kirim email ke