maaf, saya tidak membawa nama agama yach, tapi ketika pendosa yang dosanya jelas banget, masuk ke satu kumpulan agama. maka, rata2 jamaah atau jemaat yang lain, cenderung menjauhi, tentu saja pemuka agama akan membantu, tapi khan di tempat ibadah bukan cuma ada Haji, Pendeta dan Biksu saja. Gosip cenderung berdedar, apalagi hamil di luar nikah. lebih gampangnya, apakah seorang janda muda (istri yang habis nikah sebulan suaminnya meninggal) akan hidup bahagia di masyarakat tanpa gosip?
Saya setuju dengan Ibu Leonita, pasien yang telah sembuh akan lebih mudah menyembuhkan pasien yang baru terluka. :) On 3/4/07, Nurul Abidah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kayaknya gak perlu deh situsnya mbak. Mending gabung ke perkumpulan yg > bisa mendekatkan diri ke agamanya masing-masing aja. Pasti ada jawaban > disana. Saya tdk termasuk yg mencibir kehamilan diluar nikah tapi jelas > itu suatu yg tdk baik alias haram kalo dlm hukum islam. Lbh baik cari > jalan bertobat, berkumpul dengan lingkungan yg bisa membawa ke jalan yg > benar bukan cari perkumpulan orang-orang yang salah jalan juga. Thanks.. > > > -----Original Message----- > From: [email protected] <relasimania%40yahoogroups.com> [mailto: > [email protected] <relasimania%40yahoogroups.com>] > On Behalf Of leonita_care > Sent: 24 Februari 2007 19:09 > To: [email protected] <relasimania%40yahoogroups.com> > Subject: [relasimania] Situs Group untuk kehamilan di luar nikah > > Hi, > > Kenalkan, saya Leonita, saat ini saya sedang mengurus sebuah situs > group yang diperuntukan bagi mereka yang mengalami masalah kehamilan > di luar nikah atau menjadi single parent. Akhir-akhir ini gaya hidup > single parent memang banyak dilakukan oleh kaum urban terutama di > kota besar, ada yg mencibir tetapi ada jg yg menganggap biasa. > > Situs ini terbuka bagi siapapun terutama bagi gadis/wanita yang > mengalami masalah kehamilan diluar nikah tetapi ditinggalkan oleh > pasangannya sehingga terpaksa menjadi single parent. Di situs group > ini bisa saling berbagi cerita, curhat,pengalaman, atau dukungan > bagaimana menjalani hidup saat hamil tetapi di luar nikah tanpa > pasangan atau menjadi single parent. > > Kita dengan senang hati akan menerima teman-teman! Salam, Leonita > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
