hal yang terbaik dari semua peristiwa adalah kita bisa mengambil hikmah untuk 
kemudian bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya...

image islam saat ini menjadi buruk bukan karena ajarannya, tapi karena 
pengikutnya banyak yang meninggalkan ajaran islam sendiri, seperti hal yang 
mendasar tentang kebersihan.

 Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang 
yang selalu mensucikan diri.. (Al Baqarah:222)


erni siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
Sahabat  semua,

Baca Kompas hari ini, minggu tanggal 13 Januari 2008 di halaman 17, wah ..baru 
kita terhenyak. 
Sebetulnya masalah ini juga selalu menjadi bahan diskusi diantara teman-teman 
kelompok. Tapi pada akhirnya selalu selesai begitu saja, yakh agak bersikap 
skeptis lah gitu. 

Jangankan di tempat umum, di sekolah, kampus, RS, atau Mesjid aja --- sarana 
toilet ini jauh dari harapan kenyamanan dan harapan tidak  berbau. 

Tapi syukurlah ada juga toilet umum yang mendapat penghargaan  dari MURI -- 
toilet itu ada di SPBU di Pantura sebagai toilet terbanyak dan terbersih milik 
pengusaha Shinta Irawati , jumlah toiletnya 67 buah  wuah banyak sekali ... dan 
benar-benar dijaga oleh petugas khusus yang digaji sesuai UMR regional 
setempat. Menurut petugas sering dijumpai pengguna toilet habis pakai lalu 
ngacir, dan kaum perempuan yang paling banyak meninggalkan sampah tisu dan 
membuang bekas pembalut ke closet.  Kalau udah gitu...terpaksa dech. mobil 
tinja  dipanggil untuk menyedotnya. 

Saya kutip tulisan awalnya: 
    "Banyak orang bilang, kebersihan adalah sebagian dari iman. Namun , di 
Indonesia dengan penduduk yang dikenal religius ini, ajaran moral itu justru 
kerap diabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana kenyataan yang 
paradoksal itu bisa terjadi ?"

Itulah ... artikel yang membuat kita harus punya komitmen mendisiplin diri dan 
lingkungan agar menjadi lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan dan 
kenyamanan setiap toilet yang mungkin pernah kita singgahi dan akan kembali 
lagi ---kembali lagi---menggunakannya. Khusus untuk akhwat, kalau habis pakai 
toilet dimanapun, dan juga menggunakan tisu atau pembalut di toilet jangan 
membuangnya di closet tapi buanglah di tempat sampah yang  biasanya tersedia. 

Lebih kurangnya mohon maaf.

Erni Siregar, Jakarta
 




       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
     
                               

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke