Assalamu'alaikum wr.wb.

Innaalillaahi wa innaa ilaihi roojiuun.

Turut berbelasungkawa untuk para korban, semoga mendapat rahmat dan
ampunan Allah SWT. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa
bersabar dalam menerima musibah.



Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati Kemudian hanyalah kepada Kami
kamu dikembalikan. (Q.S. Al-Ankabuut : 57)



Pagi ini, Pukul 6 pagi masih beberapa menit lagi. Sebuah mobil Koasi
(Koperasi Angkutan Bekasi) di depan Koasi yang aku tumpangi, hanya
berjarak sekitar 20 meter, dihantam kereta express dari arah karawang di
perlintasan dekat Stasiun Cibitung, Bekasi. Diyakini, supir dan seluruh
penumpang, kecuali dua penumpang yang aku lihat berhasil meloncat keluar
di saat-saat terakhir, tewas. Koasi itu terseret dan jungkir balik
hampir sekitar 100 meter. Semua yang menyaksikan terpana, menganga, dan
akhirnya berteriak istighfar sambil meraba dada. Tubuhku bergetar sambil
istighfar, baru kali ini aku menyaksikan sebuah tragedi secara langsung
di depanku.

Aku turun, tetapi tidak ada yang dapat kami lakukan, tidak terpikir apa
yang bisa dilakukan, serba bingung dan tak tahu harus berbuat apa.
"Ada korban Pak?" tanyaku pada salah seorang yang lolos dari
maut karena berhasil melompat keluar dari koasi naas itu. "Pasti ada
paak..." sahutnya lemas sambil mengusap-ngusap dada. Supir koasi
yang kutumpangi menyuruhku naik kembali dan melanjutkan perjalanan.
Setelah beberapa kali istighfar, aku terpikir menelpon polisi. Aku coba
hubungi nomor Polres Bekasi di ponsel; nada sambung tapi tak ada yang
mengangkat setelah sekian lama. Nomor Polsek Cibitung; "telepon yang
anda hubungi belum terpasang"... halah... Polisi MM2100, nyambung,
minta tolong beritahu polsek atau polres... malah nyuruh aku coba telpon
lagi sambil kasih nomor... halah... pas... aku ingat di depan ada Pos
Polisi Pasar Induk, segera seturunnya dari Koasi aku ke sana, pintunya
masih terkunci, aku ketuk... seorang enggota yang cukup senior... (tua
maksudnya) membukakan pintu. "Selamat pagi Pak!" "Ya selamat
pagi". "Mau melapor pak, ada Koasi tertabrak kereta di dekat
stasiun Cibitung, terseret hampir 100 m". "kapan?"
"barusan pak!". "Baik..baik..." Sang petugas segera
meraih HT… "Terima kasih Pak", kataku menutup laporan sambil
balik kanan dan melanjutkan perjalanan. Di depan pos polisi, nona Mega,
seorang kenalan yang bekerja di PT. DongYang, menatap heran, aku cuma
bisa tersenyum dan berlalu…

Sesampai kantor, bersama Oom Dede yang juga rupanya mengkhawatirkanku
men-check tetangga-tetangga yang biasa berangkat di jam itu,
alhamdulillah, semua tetangga bisa dikonfirmasi selamat, kecuali
beberapa tetangga jauh yang belum diketahui nomor kontaknya… semoga
mereka juga selamat… aamiin.



Bekasi, 10 September 2008

www.sopian73.wordpress.com <http://www.sopian73.wordpress.com/>





Ahmad Sopiani
Package Team

R & D Group
AV Factory

LG Electronics Indonesia
Block G MM 2100 Industrial Town
Cikarang Barat - Bekasi 17520

West Java ~  Indonesia
Mail : [EMAIL PROTECTED]
Tel  : +62-21-8989418

Kirim email ke