Innaalillaahi wa innaa ilaihi roojiuun.... .....turut berduka dan
terasa merinding setelah membaca postingan ini.... betapa cobaan yang
cukup berat yang harus diterima para keluarga korban....semoga semua
keluarga korban dapat menerima dan bersabar atas cobaan ini.....dan
bagi korban semoga seluruh amal kebaikan yang dilakukannya selama hidup
dapat diredhoi oleh Allah SWT, dan segala kekhilafannya dapat ampunan
dari NYA..... Wassalam, Iip Syaiful Rahman
--- In [email protected], "Ahmad Sopiani" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum wr.wb.
>
> Innaalillaahi wa innaa ilaihi roojiuun.
>
> Turut berbelasungkawa untuk para korban, semoga mendapat rahmat dan
> ampunan Allah SWT. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa
> bersabar dalam menerima musibah.
>
>
>
> Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati Kemudian hanyalah kepada
Kami
> kamu dikembalikan. (Q.S. Al-Ankabuut : 57)
>
>
>
> Pagi ini, Pukul 6 pagi masih beberapa menit lagi. Sebuah mobil Koasi
> (Koperasi Angkutan Bekasi) di depan Koasi yang aku tumpangi, hanya
> berjarak sekitar 20 meter, dihantam kereta express dari arah karawang
di
> perlintasan dekat Stasiun Cibitung, Bekasi. Diyakini, supir dan
seluruh
> penumpang, kecuali dua penumpang yang aku lihat berhasil meloncat
keluar
> di saat-saat terakhir, tewas. Koasi itu terseret dan jungkir balik
> hampir sekitar 100 meter. Semua yang menyaksikan terpana, menganga,
dan
> akhirnya berteriak istighfar sambil meraba dada. Tubuhku bergetar
sambil
> istighfar, baru kali ini aku menyaksikan sebuah tragedi secara
langsung
> di depanku.
>
> Aku turun, tetapi tidak ada yang dapat kami lakukan, tidak terpikir
apa
> yang bisa dilakukan, serba bingung dan tak tahu harus berbuat apa.
> "Ada korban Pak?" tanyaku pada salah seorang yang lolos dari
> maut karena berhasil melompat keluar dari koasi naas itu. "Pasti ada
> paak..." sahutnya lemas sambil mengusap-ngusap dada. Supir koasi
> yang kutumpangi menyuruhku naik kembali dan melanjutkan perjalanan.
> Setelah beberapa kali istighfar, aku terpikir menelpon polisi. Aku
coba
> hubungi nomor Polres Bekasi di ponsel; nada sambung tapi tak ada yang
> mengangkat setelah sekian lama. Nomor Polsek Cibitung; "telepon yang
> anda hubungi belum terpasang"... halah... Polisi MM2100, nyambung,
> minta tolong beritahu polsek atau polres... malah nyuruh aku coba
telpon
> lagi sambil kasih nomor... halah... pas... aku ingat di depan ada Pos
> Polisi Pasar Induk, segera seturunnya dari Koasi aku ke sana, pintunya
> masih terkunci, aku ketuk... seorang enggota yang cukup senior... (tua
> maksudnya) membukakan pintu. "Selamat pagi Pak!" "Ya selamat
> pagi". "Mau melapor pak, ada Koasi tertabrak kereta di dekat
> stasiun Cibitung, terseret hampir 100 m". "kapan?"
> "barusan pak!". "Baik..baik..." Sang petugas segera
> meraih HT
"Terima kasih Pak", kataku menutup laporan sambil
> balik kanan dan melanjutkan perjalanan. Di depan pos polisi, nona
Mega,
> seorang kenalan yang bekerja di PT. DongYang, menatap heran, aku cuma
> bisa tersenyum dan berlalu
>
> Sesampai kantor, bersama Oom Dede yang juga rupanya mengkhawatirkanku
> men-check tetangga-tetangga yang biasa berangkat di jam itu,
> alhamdulillah, semua tetangga bisa dikonfirmasi selamat, kecuali
> beberapa tetangga jauh yang belum diketahui nomor kontaknya
semoga
> mereka juga selamat
aamiin.
>
>
>
> Bekasi, 10 September 2008
>
> www.sopian73.wordpress.com <http://www.sopian73.wordpress.com/>
>
>
>
>
>
> Ahmad Sopiani
> Package Team
>
> R & D Group
> AV Factory
>
> LG Electronics Indonesia
> Block G MM 2100 Industrial Town
> Cikarang Barat - Bekasi 17520
>
> West Java ~ Indonesia
> Mail : [EMAIL PROTECTED]
> Tel : +62-21-8989418
>