Penjualan PGN Naik 64% Jakarta (Media): Meski proyek komersialisasi pipanisasi Sumsel-Jabar (SSWJ) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terlambat, perseroan memastikan volume penjualan gas tahun ini tetap naik signifikan, setidaknya naik 64% jika dibandingkan tahun 2006.
Sedangkan jika proyek pipanisasi itu tidak terlambat, kenaikan volume penjualan mencapai 132%. Direktur Utama PGN Sutikno mengemukakan hal itu dalam jumpa pers, di Kantor Pusat PGN Jakarta, kemarin. Sutikno didampingi Direktur Keuangan Djoko Pramono dan Direktur Pengembangan Adil Abas. Jumpa pers ini digelar untuk mengklarifikasi respons pasar yang negatif pada perdagangan saham PGN pekan lalu, akibat pengumuman mendadak penundaan proyek komersialisasi pipa SSWJ. Saat itu harga saham PGN terkoreksi tajam, dan berakibat rontoknya saham-saham BUMN dan anjloknya IHSG pada sesi akhir pekan lalu. Sutikno meyakinkan bahwa semula PGN memproyeksikan kenaikan volume dari 338 juta kaki kubik perhari (mmscfd) menjadi 787 mmscfd pada 2007. Namun, pengaliran gas secara komersial yang menjadi mundur menjadi akhir Maret 2007, membuat proyeksi volume penjualan 2007 terpaksa direvisi menjadi 555 mmscfd. "Tetapi, walau terjadi keterlambatan, dapat kami tekankan bahwa kontrak-kontrak jual besi gas bumi kami pada 2007 tetap akan berjalan sehingga proyeksi pendapatan 2007 tetap naik bila dibandingkan dengan 2006 dan akan terus meningkat di tahun-tahun selanjutnya", paparnya. Sutikno mengatakan, jumlah pelanggan baru yang telah menandatangani kontrak jual beli dengan PGN untuk penyaluran gas dari pipa SSWJ, mencapai ratusan pelanggan. Namun, berdasarkan evaluasi PGN, konsumen yang benar-benar telah mempersiapkan diri untuk menerima gas mulai Januari, jumlahnya masih sedikit. Dengan demikian, keterlambatan pengaliran gas diperkirakan tidak terlampau banyak merugikan pelanggan. Pada kesempatan yang sama, Sutikno kembali membantah adanya rekayasa laporan keuangan PGN. Menurut dia, hal itu tidak mungkin dilakukan PGN, karena sebagai perusahaan publik, laporan keuangan PGN selalu diaudit oleh akuntan publik disajikan sesuai peraturan Bapepam. Dia juga menyatakan, keterlambatan penyampaian informasi ke Bursa Efek Jakarta (BEJ) mengenai mundurnya jadwal komersialisasi gas pipa SSWJ, tidak disengaja. Manajemen PGN hanya menginginkan informasi yang dipublikasikan secara resmi memiliki keakuratan data, sehingga tidak meyesatkan publik. "Kami siap diinvestigasi jika itu dipandang memang perlu dilakukan," tegasnya. --- Teddy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > http://www.pgn.co.id/ebhtml/pgnportal/default.php > > ____________________________________________________________________________________ Never Miss an Email Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile. Get started! http://mobile.yahoo.com/services?promote=mail DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
