setuju sehh.... kl masih di 11rb per ton tetap aja masih bagus ... technical 
correction oke2 aja lar...


----- Original Message ----
From: Mr. T <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, February 26, 2007 4:35:51 PM
Subject: Re: [saham] Kepanikan TIN LME di PT. TIMAH, kenapa???

Udah switching aja.... bandarnya masuk ke PTBA....


----- Original Message ----
From: James Arifin <james.arifin@ gmail.com>
To: [EMAIL PROTECTED] com
Sent: Monday, February 26, 2007 4:04:00 PM
Subject: Re: [saham] Kepanikan TIN LME di PT. TIMAH, kenapa???


tetap aja beli saham mesti punya stop loss otherwise you are wipe out, see 
11500 sekarang sudah ke 9650, tinggal lihat ke level berapa mesti beli. Kalau 
beli nggak jual kapan untungnya pak?


On 2/26/07, andrew wijaya <stationandrew@ yahoo.com> wrote: 
Baca Tips saya, beli saham kalo turun jangan kaget, hanya penjudi yg 
memperlakukan saham, beli sekarang harus langsung naik. Naik dan turun harga 
dipasar terbuka adlah hal biasa. Jangan keget dan manyun.... Sabar dan jangan 
asal beli 

James Arifin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Khan yang repot kalau ada yang masuk di level 11500 dan tetap disuruh hold, 
bukannya itu berbahaya. Memangnya di pasar ada suatu konsensus keyakinan bahwa 
dalam jangka waktu tertentu harga akan balik. Kalai balik lagi dalam jangka 
waktu 6 bulan lagi, apa nggak manyun tuh kecuali kalau sudah beli di 2000 sih 
tungguin ajah khan sudah untung luar biasa besarnya. 
 
Level support sementara di 9500, sekarang level 9850. Bila level 9500 nggak 
tembus maka bisa jadi level tersebut merupakan bottom dari koreksi TINS tapi 
lebih baik lihat chart ... sekali lagi lihat chart, just trust the chart karena 
chart can not lie 

 
On 2/26/07, andrew wijaya <stationandrew@ yahoo.com > wrote: 
Hai.....
 
Kenapa sih harus terpengaruh dgn pergerakan harga harian logam timah di LME, 
sesungguhnya anda cukup fokus bila harga LME logam timah tidak jatuh dibawah 
USD 11.000/MT dan BERKEPANJANGAN, sudah tau saham untuk investasi bukan 
diperdagangkan setiap hari. Harga naik-turun setiap harikan sudah biasa, yang 
penting ending-nya gimana? Apapun ceritanya selama harga jual logam timah oleh 
PT. Timah masih diatas USD 10.500/MT maka tidak ada lagi perusahaan besar yg 
listing di BEJ yg memiliki P/E'2007 dibawah 6x bahkan hingga 12 bulan kedepan 
seperti TINS.
 
Rasanya (berdasarkan keadaan dilapangan) kalopun pihak swasta yg memperoleh 
ijin pemurnian logam timah dan ijin ekspor rasanya tidak akan mampu beroperasi 
optimal bahkan mustahil karena kalo ada ijin smelter hanya pada lokasi yg ngak 
jelas areal dan cadangannya sedangkan ijin eksport bagi mereka lebih kepada 
spekulasi kalo-kalo ntar kegiatan penertiban ilegal mining kendur lagi. Lokasi 
dan cadangan tambang yg ada sesungguhnya hanya dimiliki oleh PT. Tambang Timah 
sendiri yg dilakukan sendiri dan kuasa pertambangan PT. Timah. Memang dipasar 
logam ada isue supply dipasar akan kembali banjir dgn adanya ijin smelter dan 
ijin eksport, sesungguhnya ijin tsb tidak akan mampu mengganggu kinerja PT. 
Timah (hanya kepanikan). 
 
Sekedar mengingatkan baru-baru ini dilakukan larangan ijin ekspor pasir ke LN. 
dan kenyataannya penyelundupan pasir "tetap terjadi" tetapi hanya dilakukan 
oleh perahu "sampan" alias perahu "getek" yg volumenya terlalu kecil 
dibandingkan kebutuhan, sdg kapal "tug boat/tongkang" praktis tidak bisa 
beroperasi sama sekali. Kalo saya menganalisanya, rekan-rekan sesama angkatan 
Pres. SBY rasanya masih setia pada beliau, sbg. contoh Kapolri dan KSAD saat 
ini adalah teman se-Angkatan Pres. SBY, masa mereka rela Pres. SBY yang 
notabene berjasa atas jabatan mereka mau dijatuhkan mereka sendiri, sungguh 
naif rasanya. Mungkin saja ada oknum tertentu dilapangan yg menyeleweng tetapi 
jumlah tidak signifikan dgn volume yg dapat dicapai. 
 
Baru-baru ini di koran Tempo, Dirut PT. Timah mengungkapkan estimasi laba 
bersih perseroan selama tahun 2007 sekitar Rp 850 mil. Dgn estimasi tsb, laba 
bersih per saham diperkirakan mencapai Rp 1.690,- Tetapi menurut hitungan saya 
laba bersih PT. Timah bisa mencapai diatas Rp 1 Triliun pada tahun 2007 ini. 
 
Perlu diketahui perjalanan harga saham TINS masih panjang dan belum habis, 
makanya sewaktu pasar begitu optimis tentang harga logam di LME, saya pernah 
menuliskan agar jangan kaget bila harga logam bisa terkoreksi dan ternyata 
benar. Naik dan turun harga di pasar terbuka adalah hal biasa, seperti 
mengendarai kendaraan di jalan raya, jalan yg terlalu lurus malah sangat 
berbahaya, tetapi jalan yang berkelok-kelok adalah jalan yang dinamis. Yg 
penting ending-nya. 
 
Salam
 
Andrew


Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center. 






Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out. 







Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center. 



 
____________________________________________________________________________________
Bored stiff? Loosen up... 
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.
http://games.yahoo.com/games/front

Kirim email ke