Jadi kesimpulannya duit mereka banyak karena ngambil duit kita ya ???? Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: Budi Herbudi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 8 Jul 2013 10:36:46 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls: Re: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market Iya....buat nambahin duit mereka.....ngambilin duit kita Sent from my iPad On Jul 8, 2013, at 10:30 AM, [email protected] wrote: > Nggak juga tuh, buktinya mereka cari duit di negara kita. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: stock gainer <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 8 Jul 2013 09:56:10 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik > Perkeruh Market > > bule memang bukan yg paling pandai...sayangnya duit mereka yg paling banyak :) > > On 7/6/13, LkmJkt <[email protected]> wrote: >> Masih banyak Orang lokal berpikir bule itu yg paling pandai. >> >> Padahal kalau di lihat saat ini . mereka urus negri sendiri saja, nga >> selesai selesai. >> >> >> 2013/7/6 <[email protected]> >> >>> ** >>> >>> >>> Hebat pemikirannya, tapi kok ya, retail lokal kok tetap kena hal yang >>> sama. >>> Tanya kenapa ??????????? >>> >>> Powered by Telkomsel BlackBerry® >>> ------------------------------ >>> *From: * [email protected] >>> *Sender: * [email protected] >>> *Date: *Sat, 6 Jul 2013 12:10:04 +0000 >>> *To: *<[email protected]> >>> *ReplyTo: * [email protected] >>> *Subject: *Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley >>> Dikritik Perkeruh Market >>> >>> >>> >>> ** Pak H Y, mungkin itu yang dimaksud juga dengan kelebihan pemilik, kick >>> out dulu pemilik yang lain.. :-) >>> >>> Salam, >>> Rudi. >>> Powered by Telkomsel BlackBerry® >>> ------------------------------ >>> *From: * "H Y" <[email protected]> >>> *Sender: * [email protected] >>> *Date: *Sat, 6 Jul 2013 11:56:52 +0000 >>> *To: *<[email protected]> >>> *ReplyTo: * [email protected] >>> *Subject: *Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley >>> Dikritik Perkeruh Market >>> >>> >>> >>> ** Itu kan punya maksud, >>> Agar para investor asing taking profit serempak... Menimbulkan kepanikan >>> bagi trader lokal... Hingga akhirnya ikut2an cutlose sesuai ajaran para >>> analyst sekuritas. >>> >>> Saat kepanikan itu mulai reda... Menyisahkan trauma dan ketakutan utk >>> memulai ambil posisi buy kembali... >>> >>> Saat itulah mereka perlahan, dikit2... Kumpulin saham2 yg sdh terdiskon. >>> Setelah stok banyak... Baru deh keluarin good news... Dipancing dengan >>> bit >>> volume besar... Padahal yg jual dan beli sami mawon... Harga melambung... >>> Trader lokal baru mulai ada keberanian beli... Saat kepercayaan memasuki >>> fase eforia... Langsung deh diguyuuuur habis2an disertai bad news.... >>> >>> :) >>> >>> >>> Supaya bisa dapat barang murah lagi... >>> Salam Trader, >>> >>> H Y >>> ©2013 >>> Hidupmu adalah Imajinasimu ™ >>> http://twitter.com/HQ_Trader >>> >>> ...sent from my BlackBerry® Z10 >>> ------------------------------ >>> *From: * "T Jayamudita" <[email protected]> >>> *Sender: * [email protected] >>> *Date: *Sat, 6 Jul 2013 18:31:55 +0700 >>> *To: *milis obrolan-bandar<[email protected]>; milis saham< >>> [email protected]> >>> *ReplyTo: * [email protected] >>> *Subject: *[saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik >>> Perkeruh Market >>> >>> >>> >>> ** >>> Friday, July 05, 2013 13:51 WIB >>> Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market >>> *Ipotnews* - Analis sekuritas menilai riset Morgan Stanley dapat membuat >>> kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif. Riset tersebut juga >>> bersifat negatif karena memberikan gambaran tentang kondisi pasar modal >>> Indonesia yang bukan lagi tempat yang nyaman untuk berinvestasi. >>> >>> Sebelumnya kepala Morgan Stanley (MS) yang berbasis di New York, Jonathan >>> Garner, memberikan gambaran bahwa pasar modal Indonesia bukan lagi tempat >>> yang nyaman bagi investor untuk berinvestasi. Pasar ekuitas Indonesia >>> diturunkan menjadi underweight (jenuh jual) dari equalweight (normal). >>> >>> "Pasar saham Indonesia merupakan yang paling rentan di Asia Tenggara >>> untuk >>> pelarian modal di tengah valuasi mahal saham berkapitalisasi besar oleh >>> investor asing," ujar Garner, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat >>> (5/7). >>> >>> Oleh Morgan Stanley, IHSG juga divaluasi aktiva bersihnya sebesar 2,8 >>> kali >>> aktiva bersih. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi diantara 17 >>> pergerakan >>> ekuitas Asia, bahkan setelah mengalami pelemahan 11% dari level >>> tertingginya di 20 Mei 2013. >>> >>> "Indonesia masih merupakan negara yang relatif kelebihan kepemilikan >>> (overowned)," tulis Garner dan koleganya di Hong Kong, Yang Bai dan >>> Pankaj >>> Mataney. >>> >>> Berdasarkan data Bloomberg, selama tujuh tahun terakhir, investor asing >>> memang telah melakukan beli bersih (net buy) di pasar modal Indonesia >>> dengan jumlah sebesar US$16 miliar. Akan tetapi, pada 2013 ini, investor >>> asing telah melakukan jual bersih (net sell) senilai US$210 juta. >>> >>> Rating tersebut juga didasari oleh riset PT CIMB Securities Indonesia >>> tiga >>> hari yang lalu. Dalam riset tersebut disebutkan, CIMB Securities >>> Indonesia >>> memangkas rekomendasi saham-saham di bursa lokal terkait potensi inflasi >>> dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). >>> >>> Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada, menilai riset tersebut >>> dirilis oleh Morgan Stanley pasca Bank Dunia memangkas proyeksi >>> pertumbuhan >>> ekonomi Indonesia di 2013 menjadi 5,9% karena kenaikan inflasi yang dapat >>> mengganggu permintaan domestik dan melemahkan investasi. Pemerintah >>> menaikkan harga BBM dalam negeri pada bulan lalu untuk pertama kalinya >>> sejak 2008. >>> >>> "Dalam penilaian kami, pernyataan dari Morgan Stanley tersebut dapat >>> membuat kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif dan memberi >>> gambaran pasar modal Indonesia bukan lagi tempat yang nyaman untuk >>> berinvestasi," ujar Reza, Jumat (5/7). >>> >>> Jika memang demikian, lanjut Reza, maka pihaknya menilai kondisi >>> fundamental emiten tidak dapat menjadi dasar penilaian dari para investor >>> untuk memilih suatu saham. Padahal realita yang terjadi di sepanjang >>> semester pertama 2013 adalah investor asing telah membukukan keuntungan >>> lebih dari Rp1 triliun dari selisih beli bersih dan jual bersih. >>> >>> "Akankah mereka (Morgan Stanley) akan kembali mengeruk keuntungan di >>> tengah kondisi pasar yang panik? Sungguh penilaian yang tidak mendasar >>> dan >>> hanya membuat pelaku pasar panik tanpa ada solusi bagaimana memajukan >>> pasar >>> modal Indonesia," kritik dia. >>> >>> (Rheza Andhika/mk) >>> >>> >>> >>> >>> >> > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > >
