*BIS EXCELCOM HANCURRR...BB service error semua... terpaksa ketik ulang melalui NB*
Sebelumnya saya sudah menggunakan kata "maaf" jadi tidak perlu diperdebatkan ya boss... *peace* Oke, we will see in the future who is right. Jika kita berkunjung ke negara2 eropa yang dibilang krisis melalui media tersebut... Apakah terbukti separah yang diberitakan... saya rasa kenyataannya tidak ya... hehehehe. Sah2 saja para trader lokal mau memilih haluan yang mana, apakah menjadi follower the market sekalipun market tersebut berlawanan arah dengan kenyataan... selama bisa menghasilkan profit why not... :) hanya saja efek negatif terhadap trader lokal yang melihat kenyataan terhadap perusahaan2 yang memang tumbuh baik... namun harga sahamnya bertolak belakang... (mereka inilah yang menjadi korban) Dan saya rasa bangsa kita tidak masuk dalam kategori bangsa yang sombong koq... Perlahan namun pasti perkembangan perekonomian negara kita semakin maju di dukung oleh putra/i bangsa yang membuktikan kepandaian dan kemandiriannya. Negara lain mungkin bangga bisa buat mobil sendiri... tapi Indonesia bisa buat pesawat dan diakui oleh negara2 lain loh kualitasnya. Bukan kesombongan, namun kebodohanlah yang akan menghancurkan suatu kaum/bangsa. Buktinya... itu Israel kurang sombong gimana ? Tapi kaum/bangsa mereka menguasai dunia... heheehehe. Itu karena kepintarannya. :) *akhirnya... bisa juga balas emailnya* *mudah2an EXCELCOM cepet bangkrut daaah... sebeeeeeeeel* Salam Trader, H Y ©2013 Hidupmu adalah Imajinasimu ™ http://twitter.com/HQ_Trader >________________________________ > From: Oguds <[email protected]> >To: H Y <[email protected]> >Sent: Saturday, July 6, 2013 7:56 PM >Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik >Perkeruh Market > > > >Oh ya? Itu khan kata anda sendiri (pake nyebut orang bodoh lagi). >Prasyarat kehancuran sebuah negara ya seperti itu, kesombongan. Semua >negara atau peradaban besar di dunia ini hancur pada akhirnya. Tokoh >yg paling terkenal soal itu adalah Firaun. Ini sudah hukum alam. > >Jadi, jangan mengira mereka bisa mengendalikan krisis yg mereka >ciptakan sendiri. Percaya deh, waktu yg akan membuktikan itu. > > >Saturday, July 6, 2013, 7:37:08 PM, you wrote: > > >HY> Kebalik boss... > >HY> Siapa bilang mereka krisis ? >HY> Itu hanyalah drama... >HY> Lihat saja freeport dipermasalahkan bangsa indonesia... Harga >HY> emas langsung digebuk abis... Jadi tetap saja mereka keruk dengan harga >murah kan ? > >HY> Lihat BBM dinaikkan..., harga OIL langsung melejit... sama saja >HY> bohong kan... Ngilangin subsidi... Tp importnya lebih mahal... Hahahaha. > >HY> Hanya org2 *maaf* bodoh yang percaya bahwa negara2 mereka mengalami krisis. >HY> Mereka adalah market maker dunia... >HY> Jadi kalo bikin drama ya ngga abal2... Hehehe. > >HY> Salam Trader, > >HY> H Y >HY> ©2013 >HY> Hidupmu adalah Imajinasimu ™ >HY> http://twitter.com/HQ_Trader > >HY> ...sent from my BlackBerry® Z10 >HY> From: LkmJkt <[email protected]> >HY> Sender: [email protected] >HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 19:20:03 +0700 >HY> To: saham yahoogroups<[email protected]> >HY> ReplyTo: [email protected] >HY> Subject: Re: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley >Dikritik Perkeruh Market > >HY> >HY> Masih banyak Orang lokal berpikir bule itu yg paling pandai. > >HY> Padahal kalau di lihat saat ini . mereka urus negri sendiri saja, nga >selesai selesai. > > >HY> 2013/7/6 <[email protected]> > > >HY> Hebat pemikirannya, tapi kok ya, retail lokal kok tetap kena hal yang sama. >HY> Tanya kenapa ??????????? > >HY> Powered by Telkomsel BlackBerry® >HY> From: [email protected] >HY> Sender: [email protected] >HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 12:10:04 +0000 >HY> To: <[email protected]> >HY> ReplyTo: [email protected] >HY> Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik >Perkeruh Market > >HY> > >HY> Pak H Y, mungkin itu yang dimaksud juga dengan kelebihan pemilik, >HY> kick out dulu pemilik yang lain.. :-) > >HY> Salam, >HY> Rudi. >HY> Powered by Telkomsel BlackBerry® >HY> From: "H Y" <[email protected]> >HY> Sender: [email protected] >HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 11:56:52 +0000 >HY> To: <[email protected]> >HY> ReplyTo: [email protected] >HY> Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik >Perkeruh Market > >HY> >HY> Itu kan punya maksud, >HY> Agar para investor asing taking profit serempak... Menimbulkan >HY> kepanikan bagi trader lokal... Hingga akhirnya ikut2an cutlose >HY> sesuai ajaran para analyst sekuritas. > >HY> Saat kepanikan itu mulai reda... Menyisahkan trauma dan ketakutan >HY> utk memulai ambil posisi buy kembali... > >HY> Saat itulah mereka perlahan, dikit2... Kumpulin saham2 yg sdh terdiskon. >HY> Setelah stok banyak... Baru deh keluarin good news... Dipancing >HY> dengan bit volume besar... Padahal yg jual dan beli sami mawon... >HY> Harga melambung... Trader lokal baru mulai ada keberanian beli... >HY> Saat kepercayaan memasuki fase eforia... Langsung deh diguyuuuur habis2an >disertai bad news.... > >HY> :) > > >HY> Supaya bisa dapat barang murah lagi... >HY> Salam Trader, > >HY> H Y >HY> ©2013 >HY> Hidupmu adalah Imajinasimu ™ >HY> http://twitter.com/HQ_Trader > >HY> ...sent from my BlackBerry® Z10 >HY> From: "T Jayamudita" <[email protected]> >HY> Sender: [email protected] >HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 18:31:55 +0700 >HY> To: milis obrolan-bandar<[email protected]>; milis >saham<[email protected]> >HY> ReplyTo: [email protected] >HY> Subject: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik >Perkeruh Market > >HY> > >HY> Friday, July 05, 2013 13:51 WIB >HY> Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market > >HY> Ipotnews - Analis sekuritas menilai riset Morgan Stanley dapat >HY> membuat kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif. >HY> Riset tersebut juga bersifat negatif karena memberikan gambaran >HY> tentang kondisi pasar modal Indonesia yang bukan lagi tempat yang nyaman >untuk berinvestasi. > >HY> Sebelumnya kepala Morgan Stanley (MS) yang berbasis di New York, >HY> Jonathan Garner, memberikan gambaran bahwa pasar modal Indonesia >HY> bukan lagi tempat yang nyaman bagi investor untuk berinvestasi. >HY> Pasar ekuitas Indonesia diturunkan menjadi underweight (jenuh jual) dari >equalweight (normal). > >HY> "Pasar saham Indonesia merupakan yang paling rentan di Asia >HY> Tenggara untuk pelarian modal di tengah valuasi mahal saham >HY> berkapitalisasi besar oleh investor asing," ujar Garner, seperti >HY> dikutip dari Bloomberg, Jumat (5/7). > >HY> Oleh Morgan Stanley, IHSG juga divaluasi aktiva bersihnya sebesar >HY> 2,8 kali aktiva bersih. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi >HY> diantara 17 pergerakan ekuitas Asia, bahkan setelah mengalami >HY> pelemahan 11% dari level tertingginya di 20 Mei 2013. > >HY> "Indonesia masih merupakan negara yang relatif kelebihan >HY> kepemilikan (overowned)," tulis Garner dan koleganya di Hong Kong, Yang >Bai dan Pankaj Mataney. > >HY> Berdasarkan data Bloomberg, selama tujuh tahun terakhir, investor >HY> asing memang telah melakukan beli bersih (net buy) di pasar modal >HY> Indonesia dengan jumlah sebesar US$16 miliar. Akan tetapi, pada >HY> 2013 ini, investor asing telah melakukan jual bersih (net sell) senilai >US$210 juta. > >HY> Rating tersebut juga didasari oleh riset PT CIMB Securities >HY> Indonesia tiga hari yang lalu. Dalam riset tersebut disebutkan, >HY> CIMB Securities Indonesia memangkas rekomendasi saham-saham di >HY> bursa lokal terkait potensi inflasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak >(BBM). > >HY> Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada, menilai riset >HY> tersebut dirilis oleh Morgan Stanley pasca Bank Dunia memangkas >HY> proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2013 menjadi 5,9% karena >HY> kenaikan inflasi yang dapat mengganggu permintaan domestik dan >HY> melemahkan investasi. Pemerintah menaikkan harga BBM dalam negeri >HY> pada bulan lalu untuk pertama kalinya sejak 2008. > >HY> "Dalam penilaian kami, pernyataan dari Morgan Stanley tersebut >HY> dapat membuat kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif >HY> dan memberi gambaran pasar modal Indonesia bukan lagi tempat yang >HY> nyaman untuk berinvestasi," ujar Reza, Jumat (5/7). > >HY> Jika memang demikian, lanjut Reza, maka pihaknya menilai kondisi >HY> fundamental emiten tidak dapat menjadi dasar penilaian dari para >HY> investor untuk memilih suatu saham. Padahal realita yang terjadi >HY> di sepanjang semester pertama 2013 adalah investor asing telah >HY> membukukan keuntungan lebih dari Rp1 triliun dari selisih beli bersih dan >jual bersih. > >HY> "Akankah mereka (Morgan Stanley) akan kembali mengeruk keuntungan >HY> di tengah kondisi pasar yang panik? Sungguh penilaian yang tidak >HY> mendasar dan hanya membuat pelaku pasar panik tanpa ada solusi >HY> bagaimana memajukan pasar modal Indonesia," kritik dia. > >HY> (Rheza Andhika/mk) > >-- >Tertanda, >Oguds [960000031] > > > >------------------------------------ > >Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > >SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN >MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL >EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK >INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > >[email protected] untuk berhenti dari milis saham >[email protected] untuk bergabung ke milis saham >Yahoo! Groups Links > > > > > >
