Lihat saja freeport dipermasalahkan bangsa indonesia. = nga sebesar itu kekuatan nya buat menurunkan harga emas . ---> dan memangnya harga emas sudah naik banyak, waktu nya untuk turun ----> lihat harga emas 150 Th terakhir. --> disitu akan tampak sirklus dari harga emas.
harga OIL langsung melejit. --- > akibat mesir ? Selama USD masih di pakai sebagai mata uang dunia -- US masih bisa bertahan . Disini hebat nya dari negri paman sam ---> bila mereka ada apa apa , semua negara di dunia akan kebagian semua --- na cadangan an devisa dari semua negara didunia dalam bentuk mata uang USD. Tuh fiskal US selalu defisit. 2013/7/6 H Y <[email protected]> > ** > > > Kebalik boss... > > Siapa bilang mereka krisis ? > Itu hanyalah drama... > Lihat saja freeport dipermasalahkan bangsa indonesia... Harga emas > langsung digebuk abis... Jadi tetap saja mereka keruk dengan harga murah > kan ? > > Lihat BBM dinaikkan..., harga OIL langsung melejit... sama saja bohong > kan... Ngilangin subsidi... Tp importnya lebih mahal... Hahahaha. > > Hanya org2 *maaf* bodoh yang percaya bahwa negara2 mereka mengalami krisis. > Mereka adalah market maker dunia... > Jadi kalo bikin drama ya ngga abal2... Hehehe. > > > Salam Trader, > > H Y > ©2013 > Hidupmu adalah Imajinasimu ™ > http://twitter.com/HQ_Trader > > ...sent from my BlackBerry® Z10 > ------------------------------ > *From: * LkmJkt <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sat, 6 Jul 2013 19:20:03 +0700 > *To: *saham yahoogroups<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley > Dikritik Perkeruh Market > > > > Masih banyak Orang lokal berpikir bule itu yg paling pandai. > > Padahal kalau di lihat saat ini . mereka urus negri sendiri saja, nga > selesai selesai. > > > 2013/7/6 <[email protected]> > >> ** >> >> >> Hebat pemikirannya, tapi kok ya, retail lokal kok tetap kena hal yang >> sama. >> Tanya kenapa ??????????? >> >> Powered by Telkomsel BlackBerry® >> ------------------------------ >> *From: * [email protected] >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sat, 6 Jul 2013 12:10:04 +0000 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley >> Dikritik Perkeruh Market >> >> >> >> ** Pak H Y, mungkin itu yang dimaksud juga dengan kelebihan pemilik, >> kick out dulu pemilik yang lain.. :-) >> >> Salam, >> Rudi. >> Powered by Telkomsel BlackBerry® >> ------------------------------ >> *From: * "H Y" <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sat, 6 Jul 2013 11:56:52 +0000 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley >> Dikritik Perkeruh Market >> >> >> >> ** Itu kan punya maksud, >> Agar para investor asing taking profit serempak... Menimbulkan kepanikan >> bagi trader lokal... Hingga akhirnya ikut2an cutlose sesuai ajaran para >> analyst sekuritas. >> >> Saat kepanikan itu mulai reda... Menyisahkan trauma dan ketakutan utk >> memulai ambil posisi buy kembali... >> >> Saat itulah mereka perlahan, dikit2... Kumpulin saham2 yg sdh terdiskon. >> Setelah stok banyak... Baru deh keluarin good news... Dipancing dengan >> bit volume besar... Padahal yg jual dan beli sami mawon... Harga >> melambung... Trader lokal baru mulai ada keberanian beli... Saat >> kepercayaan memasuki fase eforia... Langsung deh diguyuuuur habis2an >> disertai bad news.... >> >> :) >> >> >> Supaya bisa dapat barang murah lagi... >> Salam Trader, >> >> H Y >> ©2013 >> Hidupmu adalah Imajinasimu ™ >> http://twitter.com/HQ_Trader >> >> ...sent from my BlackBerry® Z10 >> ------------------------------ >> *From: * "T Jayamudita" <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sat, 6 Jul 2013 18:31:55 +0700 >> *To: *milis obrolan-bandar<[email protected]>; milis saham< >> [email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik >> Perkeruh Market >> >> >> >> ** >> Friday, July 05, 2013 13:51 WIB >> Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market >> *Ipotnews* - Analis sekuritas menilai riset Morgan Stanley dapat membuat >> kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif. Riset tersebut juga >> bersifat negatif karena memberikan gambaran tentang kondisi pasar modal >> Indonesia yang bukan lagi tempat yang nyaman untuk berinvestasi. >> >> Sebelumnya kepala Morgan Stanley (MS) yang berbasis di New York, Jonathan >> Garner, memberikan gambaran bahwa pasar modal Indonesia bukan lagi tempat >> yang nyaman bagi investor untuk berinvestasi. Pasar ekuitas Indonesia >> diturunkan menjadi underweight (jenuh jual) dari equalweight (normal). >> >> "Pasar saham Indonesia merupakan yang paling rentan di Asia Tenggara >> untuk pelarian modal di tengah valuasi mahal saham berkapitalisasi besar >> oleh investor asing," ujar Garner, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat >> (5/7). >> >> Oleh Morgan Stanley, IHSG juga divaluasi aktiva bersihnya sebesar 2,8 >> kali aktiva bersih. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi diantara 17 >> pergerakan ekuitas Asia, bahkan setelah mengalami pelemahan 11% dari level >> tertingginya di 20 Mei 2013. >> >> "Indonesia masih merupakan negara yang relatif kelebihan kepemilikan >> (overowned)," tulis Garner dan koleganya di Hong Kong, Yang Bai dan Pankaj >> Mataney. >> >> Berdasarkan data Bloomberg, selama tujuh tahun terakhir, investor asing >> memang telah melakukan beli bersih (net buy) di pasar modal Indonesia >> dengan jumlah sebesar US$16 miliar. Akan tetapi, pada 2013 ini, investor >> asing telah melakukan jual bersih (net sell) senilai US$210 juta. >> >> Rating tersebut juga didasari oleh riset PT CIMB Securities Indonesia >> tiga hari yang lalu. Dalam riset tersebut disebutkan, CIMB Securities >> Indonesia memangkas rekomendasi saham-saham di bursa lokal terkait potensi >> inflasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). >> >> Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada, menilai riset tersebut >> dirilis oleh Morgan Stanley pasca Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan >> ekonomi Indonesia di 2013 menjadi 5,9% karena kenaikan inflasi yang dapat >> mengganggu permintaan domestik dan melemahkan investasi. Pemerintah >> menaikkan harga BBM dalam negeri pada bulan lalu untuk pertama kalinya >> sejak 2008. >> >> "Dalam penilaian kami, pernyataan dari Morgan Stanley tersebut dapat >> membuat kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif dan memberi >> gambaran pasar modal Indonesia bukan lagi tempat yang nyaman untuk >> berinvestasi," ujar Reza, Jumat (5/7). >> >> Jika memang demikian, lanjut Reza, maka pihaknya menilai kondisi >> fundamental emiten tidak dapat menjadi dasar penilaian dari para investor >> untuk memilih suatu saham. Padahal realita yang terjadi di sepanjang >> semester pertama 2013 adalah investor asing telah membukukan keuntungan >> lebih dari Rp1 triliun dari selisih beli bersih dan jual bersih. >> >> "Akankah mereka (Morgan Stanley) akan kembali mengeruk keuntungan di >> tengah kondisi pasar yang panik? Sungguh penilaian yang tidak mendasar dan >> hanya membuat pelaku pasar panik tanpa ada solusi bagaimana memajukan pasar >> modal Indonesia," kritik dia. >> >> (Rheza Andhika/mk) >> >> >> >> > > > >
