maksud bad debt mulai banyak ya? seberapa bahaya nya? Sent from my iPhone
On Aug 17, 2013, at 11:52 AM, Hendrik Limbono <[email protected]> wrote: > ADMF adalah salah satu market leader dari industri pembiayaan konsumen di > indonesia. Bisnis ADMF adalah dia menerbitkan obligasi untuk mendapatkan dana > , dan kemudian dana tersebut di salurkan kepada masyarakat untuk membeli > barang - barang konsumsi (motor, mobil, elektronik, dll) dengan bunga yang > lebih tinggi dari bunga obligasi yang dia terbitkan, dan dari selisih bunga > itulah ADMF dan perusahaan pembiayaan lainnya mnedapatkan keuntungan. > Perseroan memperoleh izin usaha sebagai perusahaan pembiayaan pada tanggal 4 > Maret 1991. ruang lingkup kegiatan Perseroan dalam bidang perusahaan > pembiayaan meliputi sewa guna usaha, anjak piutang, pembiayaan konsumen dan > usaha kartu kredit. Pada saat ini, Perseroan terutama bergerak dalam bidang > pembiayaan konsumen. Pada tahun 2012, Perseroan menambah ruang lingkup > kegiatannya dengan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. > Sejak Januari 2004, PT Bank Danamon Indonesia Tbk menjadi pemegang saham > pengendali Perseroan. PT Bank Danamon Indonesia Tbk merupakan anak > perusahaan dari Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd., dimana pemegang saham > akhir adalah Temasek Holding Pte. Ltd., sebuah perusahaan investasi yang > berkedudukan di Singapura dan sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Singapura. > Jadi bisa dikatakan ADMF adalah milik singapura. Saat ini 95% saham ADMF > dipegang oleh Bank danamon , 0,42% dipegang oleh asuransi adirsa dan sisanya > mayarakat umum. > Dalam laporan keuangan ADMF Q2 2013, terlihat hutang yang diterima oleh ADMF > dari pihak berelasi mencapai 2,8 T. > 820 M diantaranya baru baru ini diperoleh dari BMDN sebagai induk usaha ADMF, > dan sisanya 1,98 T diperoleh dari pinjaman DBS (Singapore). > Melihat laporan keuangan ADMF Q2 2013, saya melihat ada bahaya , bukan saja > untuk ADMF namun ini menjadi signal bahaya bagi industri pembiayaan dan > mungkin menjadi signal bagi peningkatan kredit macet. > > > Analisa Laporan Keuangan ADMF > Melihat grafik di atas tertutama INCOME, terlihat bahwa Walau sales (kredit > yang diberikan) ADMF mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari Q2 > 2010 - Q2 2013, namun net profit ADMF bisa dikatakan stagnan dari Q2 2010 - > Q2 2013. Sehingga gross margin pun terus menerus mengalami penurunan. Dan > kalau kit alihat lebih teliti lagi di LK Q2 2103 ADMF ada pos Penyisihan > kerugian yang menglami peningkatan dari 428 M pada Q 2 2012 menjadi 624 M > pada Q2 2013. artinya ada peningkatan resiko kredit macet sehingga penyisihan > kerugian pun bertambah. > > Selengkapnya : http://bei5000.com/2013/08/17/analisa-admf-q2-2013/ > > bei5000.com > http://www.facebook.com/rhliembono > twritter : @bei5000 >
