Kamis, 08/11/2007 10:46 WIB
 Bapepam Belum Beri Izin, RUPSLB Barito Pacific Ditunda
   Ardian Wibisono - detikfinance
 
   Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Barito Pacific 
Timber Tbk (BRPT) terkait pelaksanaan penerbitan saham baru atau right issue 
senilai Rp 9 triliun ditunda karena belum mendapat persetujuan dari Bapepam-LK.
 
 RUPSLB seharusnya dilaksanakan di Gedung BEJ, Jakarta, Kamis (8/11/2007). 
Menurut Kepala Biro Penilaian Keuangan Sektor Riil Bapepam Nurhaida, Bapepam 
belum memberikan izin karena masih mengkaji beberapa hal.
 
 "Kami belum memberikan izin karena masih menelaah beberapa hal, mungkin ada 
dokumen yang diminta tapi tergantung hasil penelaahan," ujar Nurhaida ketika 
dihubungi detikFinance, Kamis (8/11/2007)
 
 Tapi Nurhaida enggan menyebutkan hal-hal yang masih dikaji oleh Bapepam itu. 
 
 Sementara itu, Dirut BEJ Erry Firmansyah ketika ditemui di Gedung BEJ, 
mengatakan kemungkinan Bapepam belum memberikan persetujuan karena aksi 
korporasi Barito yang sangat besar yakni 9 triliun.
 
 "Kemungkinan ditunda karena belum mendapat persetujuan, saya kira Bapepam 
lebih berhati-hati karena nilai right issue-nya besar," ujarnya.
 
 Dana hasil right issue sebanyak 4,36 miliar saham akan digunakan untuk 
mengakuisisi perusahaan kimia Chandra Asri.
 
 Barito akan mengakuisisi Chandra Asri karena bidang usaha yang ditekuni Barito 
yakni perkayuan dan mebel sudah tidak prospektif lagi karena kesulitan bahan 
baku. Barito juga sudah menutup hampir semua pabriknya dan mem-PHK karyawannya. 
(ddn/qom)  
 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke