----- Original Message -----
From: simon bolenang
To: [email protected] ; obrolan-bandar yahoogroups
Sent: Friday, October 10, 2008 2:29 PM
Subject: [saham] Apa saja solusi untuk pemerintah...?
1. Suku bunga sebaiknya mengikuti trend global.
setuju
2. Sunset policy (pajak) di ganti dgn pengampunan pajak total
( pemutihan total ) sehingga dana2 konglomerat dapat
kembali ke Indonesia, untuk meningkatkan usahanya,
setelah itu pajak harus benar dan sesuai dgn pendapatan.
setuju
3. Percepat kebijakan 1 atap pemberian izin usaha di RI dgn
insentive2nya untuk merangsang masuknya modal asing.
setuju
4. Buat infratruktur jalanan & listrik sebanyak mungkin sehingga
asing nyaman di RI dan dapat berusaha di seluruh Indonesia.
setuju
5.Jaminan simpanan di Bank di perbesar menjadi Rp 10-100 M
sangat setuju
6. Pemberian kredit perbankkan ke konsumtif di perketat, di
ganti dgn pemberian kredit ke sektor usaha dgn kehati2an.
setuju
7. Pejabat2 dimohon untuk tidak mengeluarkan statement yg
meresahkan, beri statement yg menenangkan.
setuju,cuma bnyk yg bilang masalah kayak gini kok tenang2 aja(serba
salah)
8. Jaga kurs dollar.(kalau bisa kurs tetap ) dgn menjaga
cadangan devisa pd jalur yg aman.
sudah di lakukan
9. Berantas korupsi, penyalagunakan kekuasaaan, KKN.
sudah di lakukan
10.Cari provokator yg merusak ekonomi (pelaku Short sell,
pemborong dollar dalam jumlah besar )
akan di lakukan
11. Menjaga keamanan dalam negeri ( Jangan sampai terjadi
kerusuhan atau huru hara )
on time
12. Sukseskan pemilu.
pasti dan harus,end perlu kerjasama dng masyarakat nya,juga kesadaran
masing2 individu.
13. Export diperlancar, import diperketat, apalagi
penyelundup di sikat habis.
sudah dan akan di lakukan
14. Untuk kebaikan kita semua mari kita bersama2
membantu pemerintah mengatasi krisis global
ini jangan sampai berimbas ke RI.
Lupakan ego kita masing2 (termasuk orang parpol )
setuju sekali pak
--- On Fri, 10/10/08, ki_4ever888 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: ki_4ever888 <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [saham] Solusi untuk pemerintah... apa? ==>
nasionalisasi aja deh
To: [email protected]
Date: Friday, October 10, 2008, 1:01 AM
Ude susah2 mikirin gmn atasi krisis global.. suruh pemerintah
ambil alih paksa perusahaan2 tambang, telco, bank, semen & perusahaan yg
berkaitan dgn hayat hidup org byk deh yg gede2, kyk Freeport, newmont dll..
abis nationalize, then jual semua emas & komoditinya. . then
bayar utang luar & dlm negeri.. ude selesai toh??
then, kan mgkn kita diembargo amrik dll.. so what gitu lho??
abis itu kembangkan pertanian dlm negeri, spy rakyat tdk lapar.. kl rakyat
kenyang, negara dgn otomatis akan berkembang, tanpa eksport / import dr luar
negeri.. toh secara SDA kita kaya.. then kalo ude ada duit, kita import pakar2
dr luar negeri lho..
gitu aja koq repot.. heheheh.. :p
--- On Fri, 10/10/08, Patria Asmara <patria.asmara@ yahoo.com>
wrote:
From: Patria Asmara <patria.asmara@ yahoo.com>
Subject: Re: [saham] Solusi untuk pemerintah.. . apa?
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Friday, October 10, 2008, 12:38 AM
Hmmm... saya pernah belajar ilmu ekonomi makro & mikro,
akuntansi dan juga finance di bangku kuliah juga walaupun tidak mahir2 amat.
Menurut saya:
2. turunkan tingkat suku bunga serendah mungkin, jadi
mau ga mau para investor juga berminat balik ke lantai bursa dan invest di situ
daripada buka deposito, beli obligasi dan/atau reksadana; masalahnya adalah
inflasi kita sudah (hampir?) 2 digit, jadi ekspor-impor pasti terpengaruh;
3. alihkan ekspor/diversifikas i ke negara2 Asia
Pasifik yang bursa sahamnya juga merah seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong,
Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Postpone yang ke Amerika dan Eropa.
4. menerapkan aturan ketat larangan short-selling
sampai waktu yang tidak terbatas.
5. membuat Bank Sentral ASEAN seperti halnya kayak
European Central Bank. yang ini tentu saja perlu waktu.
6. sunset policy pajak dipercepat menjadi akhir oktober
ini, instead of sampai akhir 2008. jadi setelah 31 Oktober 2008 nanti yang
belum ngurus NPWP dan hal2 yang berkaitan dengan pajak diberi penalti.
7. masuk menjadi anggota OPEC lagi dengan harapan bisa
ikut memberikan suara terhadap supply dan demand harga crude oil yang
menguntungkan bagi negara2 OPEC saja.
8. kurs dolar dibiarkan mengambang/floating . mungkin
tidak apa2 juga apabila sampai menyentuh 11,000 per rupiah asal nilai ekspor
naik, nilai impor turun dan IHSG naik.
9. menjamin plafon simpanan di bank minimal sebesar 100
milyar. bandingkan policy ini dengan negara Irlandia dan Eslandia (yang hampir
"bangkrut");
10. memberi pelatihan singkat dan menyarankan dengan
amat sangat bagi para investor agar menanamkan modalnya di bursa saham hanya
maksimal sebesar 30% dari total aset mereka. jadi mereka masih bisa
diversifikasi dengan menyimpan emas, membuka deposito, membeli properti dlsb.
ini juga untuk mencegah kepanikan dan agar menjaga ketenangan hati para
investor.
11.........
saya mohon ma'af apabila usul saya ngawur tenan. inilah
yang saya dapatkan dari bangku kuliah selama di Belanda, Selandia Baru
(Canterbury University di Christchurch) , Universitas Bina Nusantara, pelatihan
singkat oleh Prof. Jeffrey Sachs dan Bono (betul, Bono-nya U2) dan juga
channel2 TV seperti CNBC, CNN dan Bloomberg. Serta juga buku2 Warren Buffett,
Alexander Green dan Garrett B. Gunderson.
Salam,
Patria.
--- On Fri, 10/10/08, Dadi Resmawan <dadiresmawan02@
yahoo.com> wrote:
From: Dadi Resmawan <dadiresmawan02@ yahoo.com>
Subject: [saham] Solusi untuk pemerintah.. . apa?
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Friday, October 10, 2008, 4:09 AM
Kira-kira , menurut rekan-rekan apa yang harus
dilakukan pemerintah? 1) Langkah buyback disaat murah, itu kan sudah tepat, 2).
Suspen disaat bursa-bursa berpengaruh pada merah, sudah tepat, apa lagi?
" Tapi.. kalau sekarang bursa dibuka, kita-kita
yg mau pada beli, pasti seneng ? Tapi pasti banyak yang pada mau jual juga kan?
"
Menurut saya, beberapa ide berikut juga perlu
dilakukan :
1. Berita di Televisi, koran, dan atau semua
media tentang bursa merah, di menej/diatur. ..
2. ...
3. ....
4. ...
5. ...