Saya Dukung juga.

Benar sekali, urusan safety harus di tingkatkan.

Email ini harus di kirim ke Pertamina....



2008/10/23 Vincentius Budi Darmawan <[EMAIL PROTECTED]>

>   Pak Irwan,
>
> Sanyat sangat setuju dengan Pendapat Pak Irwan 10000000000%
> Tidak bisa dikatakan dengan kata-kata,
> Apalagi mereka juga punya anak, istri yang bergantung hidup ke ayahnya ...
> KASIHAN
> Gaji cuma berapa tapi resiko kesehatan bagi mereka sangat tinggi
> Dan untuk meminimalkan BUKAN menghilangkan racun harus ada susu
>
> Dan harus ada dokter yang survey dan cek fisik para pekerja pom bensin,
> Jadi rekomendasi yang keluar dari dokter ...
>
> Sebaiknya email ini dikirim ke Pertamina dan Ikatan Dokter Indonesia
>
> --- On *Wed, 10/22/08, Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>*wrote:
>
> From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [saham] OOT: Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, October 22, 2008, 3:03 AM
>
>  Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
>
> Ketika mengisi bensin, saya sering kali ngobrol dengan petugas pom
> bensinnya. Kebiasaan saya memang suka mengobrol dengan siapa saja. Sering
> kalinya saya hanya ingin menambah wawasan saja dari hal-hal yang mungkin
> tidak terpikirkan oleh saya sebelumnya.
>
> Kembali ke soal perbincangan saya dengan beberapa petugas pom bensin. Hal
> yang beberapa bulan ini saya tanyakan ke mereka di berbagai tempat pom
> bensin adalah apakah mereka tidak pusing mencium bau bensin setiap hari dan
> kenapa mereka tidak memakai masker penutup hidung agar mengurangi uap bensin
> yang terhirup.
>
> Hal tersebut saya tanyakan, karena saya saja yang berdiri sebentar sambil
> ngobrol, sudah langsung pusing karena menghirup bau bensin tersebut.
>
> Mereka, kurang lebih sepuluh orang, yang saya tanyakan semuanya menjawab
> bahwa sebenarnya mereka juga pusing. Mereka merasakan dada yang sesak. Dan
> makin parah lagi kalau pas mereka sedang sakit, katakan saja flu, perasaan
> sakit di dada semakin menjadi.
>
> Ketika saya tanyakan kenapa mereka tidak memakai masker, jawaban mereka
> semuanya sama yaitu karena kebijakan perusahaan. Perusahaan melarang mereka
> memakai masker karena demi pelayanan ke pelanggan. Mereka diwajibkan untuk
> tetap tersenyum ketika melayani pelanggan. Mereka bilang, kalau mereka pakai
> masker, mereka tidak bisa lagi menunjukkan senyum mereka ke nasabah dan itu
> akan dianggap tidak sopan karena tidak menghargai pelanggan.
>
> Hazrah kazrah!
>
> Saya terkaget mendengar jawaban mereka. Jawaban mereka semuanya seragam.
> Jawaban mereka pun semakin diperkuat dengan iklan Pertamina di televisi yang
> mengutamakan senyum petugasnya ketika melayani pelanggan.
>
> Ironisnya, dibalik senyum yang mereka berikan, ada derita yang harus mereka
> tanggung dengan mencium uap bensin setiap hari yang dapat memberikan
> gangguan yang serius kepada kesehatan mereka, khususnya paru-paru dan otak
> mereka.
>
> Saya sebagai pelanggan lebih senang melihat mereka memakai masker penutup
> hidung, ketimbang mereka melayani dengan senyum tapi saya tahu dibalik
> senyumnya, mereka menanggung derita yang tidak ringan.
>
> Melalui tulisan ini, saya mengajak kita yang peduli terhadap nasib para
> pekerja pom bensin untuk menyerukan kepedulian kesehatan petugas pom bensin
> agar pertamina dan pemilik pom bensin melengkapi petugas pom bensin dengan
> masker penutup hidung.
>
> Saya sebagai pelanggan pom bensin lebih peduli kesehatan petugas pom bensin
> ketimbang senyuman mereka ketika mereka mengisikan bensin ke kendaraan saya.
> Saya sudah mulai merasa tidak nyaman karena tahu dibalik senyuman petugas
> pom bensin ada derita yang harus mereka tanggung akibat menghirup uap
> bensin.
>
> Semoga melalui tulisan ini, nasib kesehatan petugas pom bensin bisa
> diperbaiki dimulai dengan memakai masker penutup hidung.
>
> catatan:
> Sekedar tambahan catatan, untuk pom bensin yang buka 24 jam, diterapkan
> tiga shift kerja. Kurang lebih mereka bekerja seharinya sekitar 8-9 jam.
> Jumlah jam yang cukup lama untuk menghirup uap bensin terus menerus.
>
> Silahkan di forward tulisan ini, khususnya ke mereka yang anda pikir dapat
> mempengaruhi untuk merubah kebijakan agar para petugas pom bensin dibolehkan
> memakai masker penutup hidung.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>  
>



-- 
Regards,


Felix Juliadi

Kirim email ke