Alasan di bawah persis seperti jaman orba dulu yg pernah saya
ceritakan di milis ini.

Dulu, jaman orba kalau harga minyak internasional naik, maka
pemerintah akan mengumumkan kenaikan harga minyak dalam
negeri dengan alasan subsidi minyak meningkat.

Nah, pas harga minyak turun drastis, dulu jaman orba
mengambil kebijakan menaikkan harga minyak dalam negeri
dengan alasan penerimaan negara dari minyak menurun drastis
dan di bawah target penerimaan.

Jadi, mau kemanapun harga minyak naik atau turun, di
jaman orba dulu akan selalu ada alasan untuk menaikkan harga
minyak dan tidak ada alasan untuk menurunkan harga minyak :)

Nah, kalau SBY yang seorang jendral, seorang presiden
yg memegang tongkat komando, bentuk perintahnya harusnya
jangan berbunyi seperti di bawah, memerintahkan untuk
mengkaji, tapi harusnya sih bentuk perintahnya adalah
langsung menurunkan harga BBM.

Jadi, bentuk perintahnya tegas. Yang pegang tongkat komando
juga jadi jelas. SBY khan tidak harus bergantung menteri ESDM
dalam mengambil tindakan, dan tongkat komando
pemerintahan juga bukan ditangan menteri ESDM.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu




2008/10/28 Yanuar Mustofa <[EMAIL PROTECTED]>

>  SBY Perintahkan Menteri ESDM Kaji Penurunan BBM Selasa, 28 Oktober 2008 -
> 14:09 wib
>
> ---dihapus---
> Diakui oleh SBY, dengan penurunan harga minyak dunia maka subsidi BBM juga
> turun. Akan tetapi, penerimaan negara dari minyak yang didasarkan pada harga
> ICP juga turun.
>

------ dihapus-------------

Kirim email ke