Bedanya dg sanering masa lalu apa?

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Radi P. <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 1 Aug 2010 09:12:20 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: RE: [saham] Reverse split Rupiah

Paling ga 1 dolar jd 9 rupiah..
Lebih enak di denger di kuping.. 
Tidak lagi junk money kata bule2..
Yaa..paling ga ngurangin rasa malu rakyat, kalo ada meeting moneter di luar 
negri..

Efeknya utk rakyat?
Kayanya ga ada..


-----Original Message-----
From: Erianto Wong <[email protected]>
Sent: Sunday, 1 August 2010 7:45 AM
To: Saham <[email protected]>
Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah

 
Apa bedanya nilai tukar dan nilai rupiah? Kalo yg dikurangi angka nol nya cuma 
nilai tukar apakah nilai rupiah ga berkurang nolnya? Apa efeknya utk rakyat? 
Thanks
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From:  "hery santoso" <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Sat, 31 Jul 2010 16:16:53 +0000
To: Saham<[email protected]>
ReplyTo:  [email protected]
Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah

  
Asik entar harga laptop cm 6rb-an,spd motor cm 14rb,apartemen cm 700rb,aya2 wae 
nambahin pusing n kerjaan yg nggak penting,efek positifnya apa ya
YM,FB :[email protected]
From ‪ HeryBerry®
powered by KINGDOM OF GOD
From:  Treasure Seeker <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Sat, 31 Jul 2010 18:42:19 +0300
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected]
Subject: [saham] Reverse split Rupiah

 
Source: 
http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/42435/Kala-Rp-10-Ribu-Jadi-Rp-1
 
 
 
Sabtu, 31 Juli 2010 | 19:50
 
PEMOTONGAN NILAI RUPIAH 
  
Kala Rp 10 Ribu Jadi Rp 1  
  
  
JAKARTA. Isu pemotongan nilai rupiah sebenarnya sudah banyak beredar, terutama 
sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat terhadap dolar Amerika. 
Beberapa kali juga pemerintah membantah isu pemotongan rupiah yang sempat 
membuat trauma banyak orang Indonesia di tahun 1950 dengan menggunting uang 
menjadi setengahnya. 
Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan pemotongan 
atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam redenominasi nilai tukar 
yang terjadi hanya pemotongan nilai mata uang untuk menjadi lebih kecil tanpa 
mengubah nilai tukarnya.
Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan saat ini BI tengah menggodok 
wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang menyiapkan sejumlah 
hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin Sabtu (31/7).
Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan dibahas 
terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan Perwakilan 
Rakyat baru nanti kita soasialisasikan," jelasnya.
Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang. 
Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Tapi Darmin mengatakan belum 
bisa memutuskan berapa jumlah angka nol yang akan dipotong. "Belum bisa 
diputuskan sekarang berapa angka nol yang akan dikurangi, apakah tiga atau 
empat. Namun hasil pembahasan akan diusahakan disampaikan ke pemerintah tahun 
ini," janji mantan Dirjen pajak ini.
Sebenarnya proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan waktu 
sekitar empat hingga lima tahun.
Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan yang 
harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai tukar.Tiga 
persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabl, inflasi yang terjaga rendah, 
dan adanya jaminan stabilitas harga.
Selain itu, untuk melakukan redenominasi nilai tukar juga dibutuhkan penarikan 
uang yang beredar di masyarakat secara bertahap. "Hal yang paling sulit 
dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisai kepada seluruh masyarakat 
Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," jelasnya.

Herlina KD

Kirim email ke