Dampaknya terhadap saham apa ya??, apaka saham2 pembuat kertas akan melemah 
karena permintaan kertas menurut untuk pembuatan uang kertas??
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: achsan pm <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 1 Aug 2010 08:37:20 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah

Klo hitungan hrg per unit setiap product di bwh nominal pecahan rupiah terkecil 
stlh reverse split, mmg agak rumit. Sy jg blm tau apa nantinya ada pecahan 
hingga 1 cent rupiah (atau lbh kecil lg?) stlh RS. 

Utk kasus anda (ini skedar pndapat sy), jk sy produsen permen & setelah 
dihitung 
ongkos produksi & sgl macam hasilnya hrg permen sy = Rp.0.01,-/biji, maka jk 
pecahan terkecil rupiah stlh RS adlh Rp.0.1,-, terpaksa utk ngakalinya sy harus 
jual permen tsb per 10 (sepuluh) biji seharga Rp.0.1,-. Dgn dmkn klo dihitung2, 
hrg permen sy per biji tetap sama spt sblm reverse split. Ini pemikiran sy lho, 
mgkn yg lainnya pny cara lain.


________________________________
From: T Jayamudita <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, August 1, 2010 22:02:55
Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah

  
 
Mudah-mudahan yang akan terjadi seperti yang Anda jelaskan, saya juga sangat 
berharap seperti itu.
 
Tapi setelah saya hitung lagi (kebetulan ada hitungan COGS sebuah produk 
packaging di tangan) kok jadinya agak serem:
 
1. Bahan kertas : Rp 187
2. Biaya cetak : Rp 60
3. Biaya die cut : Rp 40
4. Biaya hot stamp : Rp 70 (jasa / manual)
5. Biaya pengeleman : Rp 20 (jasa / manual)
Total Modal (tidak termasuk segala perhitungan yang lain) Rp 377 = Rp 0.0377 
(nominal setelah reverse)

Tapi kalau nominal yang terkecil nantinya adalah Rp 0.1, biaya di atas akan 
berubah terutama di biaya jasa (anggap saja 3 item pertama tidak berubah karena 
menggunakan mesin) menjadi :

1. Bahan kertas : Rp 0.0187
2. Biaya cetak : Rp 0.006
3. Biaya die cut : Rp 0.004
4. Biaya hot stamp : Rp 0.1 (jasa manual)
5. Biaya pengeleman : Rp 0.1 (jasa manual)
Total modal (seperti perhitungan di atas) adalah Rp 0.2287 = Rp 2287 (nominal 
sebelum reverse)
 
Ini hanya berbeda di bidang jasa yang dilakukan oleh tenaga manusia, bedanya 
sudah seperti itu (meningkat 506.63%), kalau harga pembungkus produknya sudah 
menjadi setinggi ini (kalau tidak boleh dikatakan naik harganya), produk yang 
dibungkus akan dijual harga berapa?
 
Apalagi kalau untuk export, kita asumsikan dengan kurs 1:9000 seperti saat ini, 
Rp 377 = USD 0.0419, apakah foreign buyer bersedia membeli dengan harga (sesuai 
modal setelah reverse saja) USD 0.2541 (selisih lebih tinggi USD 0.2122), 
padahal barang dan kualitasnya tetap sama dengan sebelum reverse? Lalu, produk 
tsb apakah mampu bersaing dengan harga produk sejenis buatan negara lain, yang 
tentunya sama sekali tidak berubah?
 
Saya jadi bingung, adakah rekan yang ahli di bidang moneter bisa membantu agar 
lebih jelas?
 
Salam,
TJ
 
 
 
----- Original Message ----- 
>From: achsan pm 
>To: sa...@yahoogroups. com ; obrolan-bandar@ yahoogroups. com 
>Cc: achsan.pujimulyono@ cibavision. com 
>Sent: Sunday, August 01, 2010 7:42 PM
>Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah
>
>  
>ya ngga' gitu lah mas. Tidak ada perubahan nilai riil uang rupiah kita kok. 
>Klo 
>UMK nanti misalnya Rp.900,-/bln (rupiah baru/stlh reverse split) atau setara 
>dgn 
>9 jt rupiah lama (sblm reverse split). Jika harga 1 spd motor skrg (sblm 
>Reverse 
>Split) 9 jt, maka hrg 1 spd motor stlh RS akan mjd 900,- rupiah "baru". Jadi 
>dgn 
>uang rupiah baru maupun lama, keduanya akan dapat 1 spd motor. So, tdk ada 
>perubahan nilai "riil" uang kita. Ini hny masalah konversi 10000 : 1 sj. 
>
>Jadi sebelum dan setelah reverse split nilai uang kita sama sj. So don't be 
>worry lah...sama kayak reverse split di saham kok...
> 
><FONT size=3>Achsan PM, </FONT>
>
><FONT size=3><A href="mailto: axa...@yahoo. com">axa...@yahoo. com</A> , <A 
>href="mailto: achsan.muljono@ varta.com">achsan.muljono@ varta.com</A></FONT>
>
><FONT size=3>Perumahan Tamansari - Blok C / 134 - BATAM </FONT>
>
><FONT size=3>Home : 0778-326808 </FONT>
>
><FONT size=3>Office : 0770-611724, ext. 221</FONT>
>
><FONT size=3>Mobile :0812-7764688</FONT>
>
>
>
>
>
________________________________
From: "funky81.trader2@ gmail.com" <funky81.trader2@ gmail.com>
>To: sa...@yahoogroups. com
>Sent: Sunday, August 1, 2010 11:36:37
>Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah
>
>  
>Gede juga pak kalo umrnya 900perak = 9jt saat ini dong ? :)
>
>Sent from my BlackBerry®
>powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________

>From: "Andreas Y" <feedmegreenies@ yahoo.com> 
>Sender: sa...@yahoogroups. com 
>Date: Sun, 1 Aug 2010 04:27:56 +0000
>To: <sa...@yahoogroups. com>
>ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
>Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah
>
>  
>UMR jadi rp 900?
>Wakss....
>
>indahnya berbagi
________________________________

>From: ashe_sm...@yahoo. co.id 
>Sender: sa...@yahoogroups. com 
>Date: Sun, 1 Aug 2010 04:23:21 +0000
>To: Saham<sa...@yahoogroups. com>
>ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
>Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah
>
>  
>Gaji jd 10 ribu 
>Sent from my BlackBerry® via Smart 1x / EVDO Network. Smart.Hebat. Hemat.
________________________________

>From: apl_sam...@yahoo. com 
>Sender: sa...@yahoogroups. com 
>Date: Sun, 1 Aug 2010 03:27:59 +0000
>To: <sa...@yahoogroups. com>
>ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
>Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah
>
>  
>Utk kondisi skrg rasanya blm lah, pres kita tipe yg sngt 'jaim' dan tidak suka 
>kehlgan popularitas! 
>
>Gak tahu d kl pemerintahan mendatang? Sharing aj iseng
>
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

>From: "hery santoso" <invio_...@yahoo. com> 
>Sender: sa...@yahoogroups. com 
>Date: Sat, 31 Jul 2010 16:16:53 +0000
>To: Saham<sa...@yahoogroups. com>
>ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
>Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah
>
>  
>Asik entar harga laptop cm 6rb-an,spd motor cm 14rb,apartemen cm 700rb,aya2 
>wae 
>nambahin pusing n kerjaan yg nggak penting,efek positifnya apa ya 
>
>YM,FB :kelvinsantoso@ yahoo.com
>From ‪ HeryBerry®
>powered by KINGDOM OF GOD
________________________________

>From: Treasure Seeker <treasureseeker9@ gmail.com> 
>Sender: sa...@yahoogroups. com 
>Date: Sat, 31 Jul 2010 18:42:19 +0300
>To: <sa...@yahoogroups. com>
>ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
>Subject: [saham] Reverse split Rupiah
>
>  
>Source: http://www.kontan. co.id/index. php/keuangan/ news/42435/ Kala-Rp-10- 
>Ribu-Jadi- Rp-1
>
>
>
>Sabtu, 31 Juli 2010 | 19:50 
>
>PEMOTONGAN NILAI RUPIAH 
>Kala Rp 10 Ribu Jadi Rp 1 
>
>
>JAKARTA. Isu pemotongan nilai rupiah sebenarnya sudah banyak beredar, terutama 
>sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat terhadap dolar Amerika. 
>Beberapa 
>kali juga pemerintah membantah isu pemotongan rupiah yang sempat membuat 
>trauma 
>banyak orang Indonesia di tahun 1950 dengan menggunting uang menjadi 
>setengahnya. 
>
>Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan pemotongan 
>atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam redenominasi nilai tukar 
>yang terjadi hanya pemotongan nilai mata uang untuk menjadi lebih kecil tanpa 
>mengubah nilai tukarnya.
>Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan saat ini BI tengah menggodok 
>wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang menyiapkan 
>sejumlah 
>hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin Sabtu (31/7).
>Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan dibahas 
>terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan Perwakilan 
>Rakyat baru nanti kita soasialisasikan, " jelasnya.
>Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang. 
>Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Tapi Darmin mengatakan belum 
>bisa 
>memutuskan berapa jumlah angka nol yang akan dipotong. "Belum bisa diputuskan 
>sekarang berapa angka nol yang akan dikurangi, apakah tiga atau empat. Namun 
>hasil pembahasan akan diusahakan disampaikan ke pemerintah tahun ini," janji 
>mantan Dirjen pajak ini.
>Sebenarnya proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan waktu 
>sekitar empat hingga lima tahun.
>Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan yang 
>harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai tukar.Tiga 
>persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabl, inflasi yang terjaga 
>rendah, 
>dan adanya jaminan stabilitas harga.
>Selain itu, untuk melakukan redenominasi nilai tukar juga dibutuhkan penarikan 
>uang yang beredar di masyarakat secara bertahap. "Hal yang paling sulit 
>dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisai kepada seluruh masyarakat 
>Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," jelasnya.
>
>Herlina KD 
>



Kirim email ke