Saya bukan Suhu di sini, tp boleh ya bantu jawab :-) 1. IPOT bisa dipakai dimana aja asalkan ada koneksi internet dan kone internetnya ngga error klo ke Indonesia. Patokanny menurut IT IPOT adalah detik.com. Klo misalkan kita di LN bisa akses detik.com (harus detik ya,krn ini site dr Indonesia), maka akses IPOT jg ngga ada kendala. Cuma klo buka account di IPOT, krn ada ttd di atas materai, terkadang kendalany ini, krn materai Indonesia tdk di jual as di LN jadi harus beli langsung ke kedubes. Yah klo deket kedubes si ok, tp klo jauh?
2. Beberapa orangbisa hidup dan tercukupi dr trading, tp mnurut pengalaman saya, sebaiknya uang yg kita invest adalah free money dlm artian bukan uang yang digunakan utk kebutuhan2 keluaga atau kebutuhan lainny. Krn adakalanya kita harus keep saham tersebut agar kerugian ngga langsung terlealisasi. Klo pakai uang yg emang utk budjet kebutuhan, gmn klo seandainya ada kebutuhtp market lagi drop? Masak harus jual rugi? Tapi mgkn para Suhu ada yg bisa bagi pengalaman yg lebih baik utk menjawab pertanyan kedua. Semoga membantu Sent from BlackBerry® on 3 -----Original Message----- From: "bonarmanurung" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 21 Aug 2010 02:17:41 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Trading dari luar negeri Saya punya beberapa pertanyaan, mohon masukan dari suhu-suhu sekalian. Kalau misalnya kita online trading dari luar negeri, misalnya dengan IPOT, apakah akan ada masalah teknis dan non teknis? trus, apakah trading bisa kita jadikan mata pencaharian satu-satunya? Terima kasih sebelumnya atas bantuannya. Salam, Bonar
