Masalah teknisnya hanya di jaringan internet saja dan masalah transfer dana. Bisa saja dijadikan mata pencaharian satu2nya, tapi harus realistis. Mis jika bisa profit 5% sebulan secara konsisten saja maka jika kita membutuhkan 5 juta per bulan untuk biaya hidup berarti memerlukan modal 100 juta dan modal ini tidak bertambah jika diambil terus 5 juta setiap bulan. Jika mau ada lebihnya katakanlah 7 juta, diambil 5 juta, 2 juta lagi jadi tambahan modal maka butuh modal awal 140 juta. Resikonya juga perlu diperhitungkan yaitu ketika market crash sehingga ada baiknya punya juga dana cadangan yg bisa menunjang biaya hidup paling tidak 12 bulan. Uji coba dulu kemampuan bertrading min dalam setahun sebelum memutuskan menjadi trader full time. Jadi persiapannya seperti kita memulai usaha sendiri seperti dagang atau buka pabrik.
Semoga membantu. -----Original Message----- From: "bonarmanurung" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 21 Aug 2010 02:17:41 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Trading dari luar negeri Saya punya beberapa pertanyaan, mohon masukan dari suhu-suhu sekalian. Kalau misalnya kita online trading dari luar negeri, misalnya dengan IPOT, apakah akan ada masalah teknis dan non teknis? trus, apakah trading bisa kita jadikan mata pencaharian satu-satunya? Terima kasih sebelumnya atas bantuannya. Salam, Bonar
