Sedikit membantu bro Anggriawa, strategy stop loss itu tergantung kita pribadi, tiap orang beda toleransinya.. Saya pribadi, jika suport di 1000 sekaligus stop loss kita, maka ketika harga menembus 1000 (dlm artian sudah 990) maka perlu dilihat volumenya, apakah volume penurunanya besar atau tidak, jika volume kecil maka perlu batas toleransi, Selain itu melihat kondisi regional dan ihsg, merah tidak, kemungkinan merah atau tidak utk besoknya..
Nah ad juga teknik lain, teknik melihat AVG price, atau harga rata2.. Jika harga rata2 dibawah 1000 sebagai stoploss kita, maka menurut saya bisa dieksekusi CL.. Untuk bahan renungan sedikit bro Kita lihat INDF bbrp hari ini, dia sideway, tentu ada batas suport yang menurut saya juga menjadi titik cutloss.. Nah di titik suport itu jika break dgn volume tentu saja harus di CL, tp studi kasus INDF ini, sejauh ini volume masih standar2 saja, jadi jika break dgn volume standar menurut saya masih bs di keep :) Oh iya, ini pendapat pribadi saya, belum tentu benar bagi orang lain, saya cmn ingin mengembalikan ilmu saya yg didapat dr sini Stock is an art CMIIW http://cerigis.blogspot.com - Talk Everything for You, check itu out Sent from my вεггчBull® Sinyal Bullish tapi Bearish, Sinyal Bearish tapi Bullish... Try 2 find The BottoM.. -----Original Message----- From: Anggriawan Sugianto <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 23 Aug 2010 19:05:41 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Stop Loss Strategy (was Re: Support and resistance) Dear para senior, Berkaitan dengan topik support & resistance, saya (newbie juga ^_^) mohon petunjuk dari para sesepuh/senior di sini. Misalkan kita sudah anggap suatu harga di kisaran support itu sebagai stop loss kita (misalnya, 1000), bagaimanakah realisasi dari strategi stop loss tersebut? Apakah: 1. Begitu harga menyentuh 1000, kita langsung jual saham tersebut. 2. Tunggu harga 1 step di bawah 1000, baru kita jual saham di harga 1000 3. Tunggu harga closing dulu, kalau di bawah 1000, baru jual keesokan harinya berapapun harga openingnya Mohon pencerahannya :) Terima kasih -- AS 2010/8/23 Dannies Shamdasani <[email protected]>: > support and resistance itu bisa di hitung seperti yang sudah bapak tulis > melalui HLC candle dan menghitung pivot nya.. Formula nya : > H = PREVIOUS DAYS HIGH > L = PREVIOUS DAYS LOW > C = PREVIOUS DAYS CLOSE > > PIVOT POINT: PP = H+C+L / 3 > > FIRST RESISISTANCE : R1 = 2PP - L > FIRST SUPPORT : S1 = 2PP - H > SECOND RESISTANCE : R2 = 1PP + H - L > SECOND SUPPORT : S2 = 1PP - H + L > > Alasan mengapap memakai pivot adalah karena harga selalu kembali ke batas > pivot, atau dr pivot lah ditemukan tujian harga, menuju resistance or support. > > Tetapi resistance dan support bisa juga di lihat melalui chart tanpa > melakukan perhitungan matematis. Caranya adalah dengan mencari titik dimana > candle tidak dapat tutup di atas harga tsb. > > Contoh nya adalah, ada 3 candle yang tidak bisa tutup diatas harga 500 untuk > saham "X".. Maka dengan ini bisa di katakan ini menjadi titik resistance > untuk saham tersebut, dan kalau harga tutup diatas 500 untuk saham X tersebut > maka bisa di katakan bull. > > Kenapa di lakukan seperti ini, karena pasar di dorong oleh analisa > fundemental, technical, dan juga pisikologi.. Yang saya maksud dengan > pisikologi adalah dimana orang melihat suatu batas dan ketika batas tersebut > pecah maka sebuah keputusan dibuat.. > Semoga membantu > > Regards, Dannies > Sent from my BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "BudiFranz.-" <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 22 Aug 2010 13:39:19 > To: Milis saham<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [saham] Support and resistance > > Dear senior, > > Saya newbie pengen dapet ilmu dari para senior tentang Bagaimana cara kita > utk menentukan support dan resistance suatu saham? Apa yang mendsdsrinya atau > komponen apa saja yang mempengaruhinya? > > > Soalnya saya pernah liat di salah satu website, kita cukup input high, low > and close price dari hari sebelumnya dan langsung dihitungkan level support > 1,2,3 dan resistance 1,2,3 > > Level ini tentunya erat kaitannya dengan strategi kita dalam hal take profit > pada level resistance berapa dan dalam hal cut loss pada level berapa > dibandingkan dengan level prosentase tertentu yang telah kita tentukan > sendiri dalam money management kita. > > Mohon pencerahannya dong... > > Thanks > BudiFranz
