Trima kasih penjelasan mengenai support, resistance & Stop loss, yang saya mau tanyakan adalah kalau sistimnya otomatis, bagaimana sistim tersebut bekerjanya, misalkan kita tetapkan harga jual 990 untuk level stop loss kita, apakah sistim tersebut akan mengeksekusi bila saham menyentuh 990 atau bila saham tersebut tembus 990 artinya turun ke 980 maka saham kita otomatis dijual di 990. bagaimana kalau pergerakan sahamnya kemudian naik lagi ke harga 1000 atau lebih sebagai harga closing? apakah sistimnya bisa disetting bila kembali close diatas batas stop loss maka saham kita tidak jadi dieksekusi. saya tunggu pencerahannya trims.
2010/8/23 Anggriawan Sugianto <[email protected]> > > > Dear para senior, > > Berkaitan dengan topik support & resistance, saya (newbie juga ^_^) > mohon petunjuk dari para sesepuh/senior di sini. > > Misalkan kita sudah anggap suatu harga di kisaran support itu sebagai > stop loss kita (misalnya, 1000), bagaimanakah realisasi dari strategi > stop loss tersebut? Apakah: > > 1. Begitu harga menyentuh 1000, kita langsung jual saham tersebut. > 2. Tunggu harga 1 step di bawah 1000, baru kita jual saham di harga 1000 > 3. Tunggu harga closing dulu, kalau di bawah 1000, baru jual keesokan > harinya berapapun harga openingnya > > Mohon pencerahannya :) > Terima kasih > > -- > AS > > 2010/8/23 Dannies Shamdasani > <[email protected]<dannies.shamdasani%40y7mail.com> > >: > > support and resistance itu bisa di hitung seperti yang sudah bapak tulis > melalui HLC candle dan menghitung pivot nya.. Formula nya : > > H = PREVIOUS DAYS HIGH > > L = PREVIOUS DAYS LOW > > C = PREVIOUS DAYS CLOSE > > > > PIVOT POINT: PP = H+C+L / 3 > > > > FIRST RESISISTANCE : R1 = 2PP - L > > FIRST SUPPORT : S1 = 2PP - H > > SECOND RESISTANCE : R2 = 1PP + H - L > > SECOND SUPPORT : S2 = 1PP - H + L > > > > Alasan mengapap memakai pivot adalah karena harga selalu kembali ke batas > pivot, atau dr pivot lah ditemukan tujian harga, menuju resistance or > support. > > > > Tetapi resistance dan support bisa juga di lihat melalui chart tanpa > melakukan perhitungan matematis. Caranya adalah dengan mencari titik dimana > candle tidak dapat tutup di atas harga tsb. > > > > Contoh nya adalah, ada 3 candle yang tidak bisa tutup diatas harga 500 > untuk saham "X".. Maka dengan ini bisa di katakan ini menjadi titik > resistance untuk saham tersebut, dan kalau harga tutup diatas 500 untuk > saham X tersebut maka bisa di katakan bull. > > > > Kenapa di lakukan seperti ini, karena pasar di dorong oleh analisa > fundemental, technical, dan juga pisikologi.. Yang saya maksud dengan > pisikologi adalah dimana orang melihat suatu batas dan ketika batas tersebut > pecah maka sebuah keputusan dibuat.. > > Semoga membantu > > > > Regards, Dannies > > Sent from my BlackBerry® > > > > -----Original Message----- > > From: "BudiFranz.-" <[email protected] <budi_tarigan%40yahoo.com>> > > Sender: [email protected] <saham%40yahoogroups.com> > > Date: Sun, 22 Aug 2010 13:39:19 > > To: Milis saham<[email protected] <saham%40yahoogroups.com>> > > Reply-To: [email protected] <saham%40yahoogroups.com> > > Subject: [saham] Support and resistance > > > > Dear senior, > > > > Saya newbie pengen dapet ilmu dari para senior tentang Bagaimana cara > kita utk menentukan support dan resistance suatu saham? Apa yang > mendsdsrinya atau komponen apa saja yang mempengaruhinya? > > > > > > Soalnya saya pernah liat di salah satu website, kita cukup input high, > low and close price dari hari sebelumnya dan langsung dihitungkan level > support 1,2,3 dan resistance 1,2,3 > > > > Level ini tentunya erat kaitannya dengan strategi kita dalam hal take > profit pada level resistance berapa dan dalam hal cut loss pada level berapa > dibandingkan dengan level prosentase tertentu yang telah kita tentukan > sendiri dalam money management kita. > > > > Mohon pencerahannya dong... > > > > Thanks > > BudiFranz > >
