Inti nya:
Foreign investor / asing
Lebih untung berlipat kali ganda. Pinter memainkan uang mereka kemana dan 
dimana saja yang mereka mau. Hot Money is always WIN
:)
Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
From: Treasure Seeker <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 23 Aug 2010 18:12:58 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [saham] ihsg

Kalau saya secara pribadi lebih mengaitkan PE dengan potensi pertumbuhan
usaha emiten dibanding inflasi.

Bagaimana dengan ilustrasi ini:

Si Trebor di Amerika sana punya modal US$ 10,000. Pada saat itu USDIDR ada
di 10,000 USD/IDR. Kemudian si Trebor beli saham di IDX dengan semua uangnya
yaitu IDR 100,000,000.

Enam bulan kemudian Si Trebor jual semua sahamnya di IDX karena sudah untung
10% (dalam IDR) dan sekanrag di punya uang tunai IDR 110,000,000. Kemudian
dia menarik semua uangnya yang ada di IDX untuk dibelikan saham C di NYSE.
Pada saat itu posisi USDIDR ada di 9,000, jadi dia punya aung tunai US$
12,222 (berasal dari 110,000,000/9,000).

Dari ilustrasi ini dan dengan mengabaikan semua fee jual/beli dan
remittance, Si Trebor sudah untung 22,22% [berasal dari
(12,222-10,000)/10,000*100%]. Keuntungan ini adalah dalam mata uang US$.

Nah, tergantung domisili investor (dimana dia akan menggunakan uangnya untuk
kebutuhan riil dan situasi/harapan terhadap ekonomi global saat itu, mungkin
forex lebih menentukan dibanding kondisi inflasi.


2010/8/23 Radi P. <[email protected]>

>
>
> Thanks Pak Fabianto infonya,
> Soalnya beberapa kali saya membaca berita ekonomi di beberapa media
> elektronik turut merekomendasikan buy utk emiten2 di bei dgn alasan PER BEI
> jauh lebih rendah dari Singapura, US, dll.
>
>
> ------------------------------
> From: Fabianto Wangsamulya <[email protected]>
> Sent: Monday, 23 August 2010 4:37 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: Bls: [saham] ihsg
>
>
>
>   Menurut saya PER BEI tidak begitu saja bisa dibandingkan dengan bursa
> luar karena inflasi tiap negara beda2. Suku bunga di Indonesia 6.5%,
> sedangkan di USA hanya 0.25% dan di Eropa 1%. Perbedaan suku bunga ini
> mengakibatkan perbedaan premium sehingga misalnya ekspektasi gain 10% di BEI
> tergolong kecil (selisih 3.5% dengan suku bunga penjaminan atau beda 53.85%)
> tetapi ekspektasi gain 10% di NYSE tergolong besar (selisihnya 9.75% dengan
> suku bunga Fed atau beda 3900%).
>
> ---
> Fabianto
>
> --- On *Sat, 8/21/10, [email protected] <
> [email protected]>* wrote:
>
>
> From: [email protected] <[email protected]>
> Subject: Re: Bls: [saham] ihsg
> To: [email protected]
> Date: Saturday, August 21, 2010, 7:30 PM
>
>
>
> Wah klo itu jujur saya juga kurang tahu. Mgkn akan lebih baik dijawab para
> Suhu yg lbh mengetahui/sdh ambil CFA.
>
> Tapi klo mengambil rata2 sampai 20tahun ke belakang bukannya terlalu
> panjang pak? Mnurut saya inflasi kita 5-10 tahun ke blkang cukup terkendali
> dan dlm kondisi pengelolaan yg baik. Lagipula sebagian besar perusahaan
> justru diuntungkan dengan inflasi yg cukup tinggi yg berarti peningkatan
> pendapatan. GJTL, INDF, UNVR, ASII, JSMR, SMGR dll adalah contohnya. Dr
> kacamata ini berarti peningkatan pendapatan perusahaan di Indonesia lebih
> baik drpd di eropa/AS.
>
> Outlook kedepannya, kondisi ekonomi Indonesia masih baik apalagi Ratio
> Utang Indonesia dibandingkan GDP juga trus turun. Makanya lembaga rating dlm
> wktu yg tdk lama lagi sy rasa akan memasukan Indonesia ke dalam investment
> grade.
>
> Semoga membantu
>
> Sent from BlackBerry® on 3
> ------------------------------
> *From: *Radi P. <[email protected]>
> *Sender: *[email protected]
> *Date: *Sat, 21 Aug 2010 17:49:59 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: *[email protected]
> *Subject: *RE: Bls: [saham] ihsg
>
>
>
> Pak Rahmat,
>
> Apakah jika rata2 PER BEI 15X bisa kita asumsikan secara langsung lebih
> murah jika dibanding PER rata2 bursa katakanlah di Eropa 20X? Jika dimana
> dalam kondisi misalkan 20 tahun terakhir, inflasi di indonesia 10X lebih
> tinggi dari rata2 inflasi eropa.
> Mohon pencerahannya.
>
> Salam.
> Rp.
>
>
>   
>

Kirim email ke