Pak Oguds, Yang saya kritisi terkait soal elektronik itu adalah anda mengingikan bisa dipantau volume bid nya di beberapa fraksi harga dalam range bookbuilding. Sementara dengan bisa dipantau secara realtime, saya katakan justru malah membuat underwriter jadi susah jualan karena dipantau pergerakan/permintaan bisa dipantau langsung oleh investor besar yg pada umumnya ingin membelinya di harga semurah mungkin.
Mengenai istilah "Client Identity Number", kalau anda kaitkan dengan KSEI, mungkin yg anda maksud itu adalah "Single Identity Number" (SIN). Hal ini bukan untuk mengetahui siapa beli apa berapa banyak lalu bisa dibuka seenaknya saja ke pihak ketiga. Tidak begitu Pak Oguds pengertiannya. KSEI tetap menjaga kerahasiaan transaksi nasabah, tidak bisa membukakan data nasabah seenaknya kepihak ketiga. Kerahasiaan nasabah ini dijaga betul oleh KSEI karena peraturan mengharuskan demikian. Ini menyangkut kerahasiaan nasabah. Pengecualian berlaku jika ada kasus pidana, dan itu pun yg meminta harus orang2/pihak2 yg sudah saya sebutkan sebelumnya. Peraturan Bapepam/BEI mengharuskan kepemilikan yang melebihi 5% atau lebih di suatu emiten atau orang tersebut duduk dalam jajaran direksi, barulah yang wajib untuk dilaporkan. Di bawah itu, tidak harus. Tergantung kemauan investornya sendiri. Mau didaftarkan atau tidak. Setuju untuk mengikut peraturan. Masalahnya peraturannya adalah kerahasisaan dijaga. Jadi, kalau peraturan tentang kerahasiaan ini dilanggar, jelas bisa dilihat siapa yg tidak konsisten dan siapa yg melanggar kepercayaan khan? Saya bukan mau nakut2in, tapi itu yg saya dengar dan saya sampaikan apa adanya. Jangan pernah anggap remeh soal kepercayaan ini. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2010/11/18 Oguds <[email protected]> > Thursday, November 18, 2010, 8:47:02 AM, you wrote: > > IAN> Tapi, bagi mereka yg tidak, itu akan menjadi kesulitan tersendiri > > Versi manual atau datang ke underwriter tetap ada, tapi semua proses > didorong dilakukan secara elektronik. > > IAN> mereka bisa memantau demand yg masuk khususnya dari ritel. Demand > > Logika ini rasanya bertolak belakang dengan paham pasar bebas yg anda > anut (hingga ekstrimnya menolak AR kanan/kiri). Lelang IPO, atau > apalah namanya, bisa dianggap preview dari bursa sekunder. > > IAN> mereka siap hengkang dari BEI karena hal ini sudah melanggar > IAN> prinsip kerahasiaan. Ini masalah yg cukup sensitif di bursa. > > Ide 'Client Trading Identity' berasal dari KSEI sendiri, katanya 2011 > akan dilaksanakan. Saya hanya ingin ini dipercepat. Kepemilikan saham > seharusnya transparan, karena ini ada hubungannya kepemilikan > perusahaan. Di laporan keuangan jelas2 disebut, untuk yg mayoritas. > > IAN> siap2 saja terjadi crash di bursa saham kita dengan hengkangnya > > Jangan menakut2i pasar lah. Bila memang aturannya begitu, setiap > investor harus patuh. Mereka tidak mau, ya silakan hengkang. Kita > sudah mengalami berapa kali crash, kenapa harus takut? > > -- > Tertanda, > Oguds [960000031] > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > >
