waktunya jual GOLD

--- On Thu, 12/9/10, positif01 <[email protected]> wrote:

From: positif01 <[email protected]>
Subject: [saham] Cina SEGERA Naikkan Suku Bunga - Komoditas Awas
To: 
Date: Thursday, December 9, 2010, 6:15 PM







 



  


    
      
      
      Bank Sentral Cina diperkirakan semakin dekat untuk menaikkan suku bunga 
menjelang akhir pekan ini sebagai implementasi peralihan kebijakan moneter yang 
lebih ketat dari sebelumnya 'moderately-loose' menjadi 'prudent' di tengah 
meningginya inflasi.  Semakin dekatnya kebijakan menaikkan suku bunga ini tidak 
datang dari sembarang sumber informasi, melainkan telah terpampang dalam 
'banner headline' pada halaman muka "China Securities Journal" (CSJ) 
(http://www.cs.com.cn ) Selasa lalu. CSJ mengungkapkan bahwa akhir pekan ini 
merupakan waktu yang paling sensitif untuk kenaikan suku bunga, sekaligus kali 
kedua dalam waktu pendek Pemerintah Cina menaikkan suku bunga sebagai bagian 
kebijakan pengetatan. Sementara Kamis kemarin meningkat drastisnya inflasi 
harga-harga properti di Cina sebagaimana laporan perumahan tahunan Chinese 
Academy of Social Sciences menjadi pendukung tambahan urgensi kenaikan suku 
bunga.


CSJ menambahkan bahwa waktunya sudah cukup tepat untuk mengambil tindakan 
menaikkan suku bunga mengingat indikator resmi ekonomi bulanan yang juga 
mencatat indeks harga konsumen dan akan dirilis Senin besok, 13 Desember, 
sangat mungkin menunjukkan kenaikan sebagai akibat tekanan inflasi. CSJ 
menyatakan, tanpa menyebutkan narasumber, bahwa "Merujuk kepada rekam jejak 
bank sentral dalam menaikkan suku bunga beberapa saat dan tidak lama sebelum 
indeks harga konsumer dirilis maka akhir pekan ini sangat dimungkinkan sekali 
kebijakan tersebut akan diambil". Dan, sebagai tambahan 'update' informasi, 
biro statistik Cina baru saja mengumumkan bahwa data rilis indikator ekonomi 
bulanan dimajukan dari 13 Desember menjadi 11 Desember 
(http://www.businessweek.com/news/2010-12-07/china-brings-forward-nov-data-release-to-dec-11.html). 


CSJ tercatat memiliki rekam jejak yang baik dalam memprediksi pengambilan 
kebijakan ekonomi Pemerintah Cina. CSJ melaporkan pada 17 November dan 2 hari 
kemudian bank sentral menaikkan giro wajib minimum. Lalu, pada 12 Pebruari CSJ 
menyebutkan bahwa bank sentral akan menaikkan cadangan giro wajib minimum, dan 
bank sentral mengambil kebijakan tersebut beberapa jam setelah rilis CSJ.


Bank sentral Cina juga memiliki kecenderungan untuk mengumumkan kebijakan pada 
waktu yang tidak jauh dari rilis data ekonomi bulanan. Pada Oktober lalu, Bank 
sentral mengumumkan kenaikan suku bunga dua hari sebelum rilis data indikator 
ekonomi bulanan.

Dengan hasil survei terkini terhadap 29 ekonomis yang dilansir oleh Bloomberg, 
mengindikasikan jika data inflasi yang diumumkan akhir pekan ini menunjukkan 
indeks harga konsumen mendaki 4,7% di November. Sementara, Sinolink Securities 
Co. bahkan memprediksi kenaikan antara 5-5,2%. Fakta bahwa pengumuman angka 
inflasi dimajukan dari Senin, 13 Desember menjadi Sabtu besok, 11 Desember, 
diantisipasi oleh sebagian besar pasar sebagai sinyal kuat akan dinaikkannya 
suku bunga sesegera mungkin 
(http://www.businessweek.com/news/2010-12-08/china-swapping-data-release-date-may-mean-rate-rise-socgen-says.html).

Kenaikan suku bunga akan berimplikasi langsung setidaknya short-term terhadap 
pembatasan pendanaan belanja yang berujung kepada pengurangan spekulasi atas 
komoditas.

'+'


    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke