Om Stock Gainer, kalau inflasi nya 5,1% masih aman dong ya, krn ekonominya 
mereka kan juga lari kenceng.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: stock gainer <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 11 Dec 2010 16:04:16 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Cina SEGERA Naikkan Suku Bunga - Komoditas Awas

Inflasi china november : 5,1%

On 12/10/10, Budiono Kurniawan <[email protected]> wrote:
> waktunya jual GOLD
>
> --- On Thu, 12/9/10, positif01 <[email protected]> wrote:
>
> From: positif01 <[email protected]>
> Subject: [saham] Cina SEGERA Naikkan Suku Bunga - Komoditas Awas
> To:
> Date: Thursday, December 9, 2010, 6:15 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>       Bank Sentral Cina diperkirakan semakin dekat untuk menaikkan suku
> bunga menjelang akhir pekan ini sebagai implementasi peralihan kebijakan
> moneter yang lebih ketat dari sebelumnya 'moderately-loose' menjadi
> 'prudent' di tengah meningginya inflasi.  Semakin dekatnya kebijakan
> menaikkan suku bunga ini tidak datang dari sembarang sumber informasi,
> melainkan telah terpampang dalam 'banner headline' pada halaman muka "China
> Securities Journal" (CSJ) (http://www.cs.com.cn ) Selasa lalu. CSJ
> mengungkapkan bahwa akhir pekan ini merupakan waktu yang paling sensitif
> untuk kenaikan suku bunga, sekaligus kali kedua dalam waktu pendek
> Pemerintah Cina menaikkan suku bunga sebagai bagian kebijakan pengetatan.
> Sementara Kamis kemarin meningkat drastisnya inflasi harga-harga properti di
> Cina sebagaimana laporan perumahan tahunan Chinese Academy of Social
> Sciences menjadi pendukung tambahan urgensi kenaikan suku bunga.
>
>
> CSJ menambahkan bahwa waktunya sudah cukup tepat untuk mengambil tindakan
> menaikkan suku bunga mengingat indikator resmi ekonomi bulanan yang juga
> mencatat indeks harga konsumen dan akan dirilis Senin besok, 13 Desember,
> sangat mungkin menunjukkan kenaikan sebagai akibat tekanan inflasi. CSJ
> menyatakan, tanpa menyebutkan narasumber, bahwa "Merujuk kepada rekam jejak
> bank sentral dalam menaikkan suku bunga beberapa saat dan tidak lama sebelum
> indeks harga konsumer dirilis maka akhir pekan ini sangat dimungkinkan
> sekali kebijakan tersebut akan diambil". Dan, sebagai tambahan 'update'
> informasi, biro statistik Cina baru saja mengumumkan bahwa data rilis
> indikator ekonomi bulanan dimajukan dari 13 Desember menjadi 11 Desember
> (http://www.businessweek.com/news/2010-12-07/china-brings-forward-nov-data-release-to-dec-11.html).
>
>
> CSJ tercatat memiliki rekam jejak yang baik dalam memprediksi pengambilan
> kebijakan ekonomi Pemerintah Cina. CSJ melaporkan pada 17 November dan 2
> hari kemudian bank sentral menaikkan giro wajib minimum. Lalu, pada 12
> Pebruari CSJ menyebutkan bahwa bank sentral akan menaikkan cadangan giro
> wajib minimum, dan bank sentral mengambil kebijakan tersebut beberapa jam
> setelah rilis CSJ.
>
>
> Bank sentral Cina juga memiliki kecenderungan untuk mengumumkan kebijakan
> pada waktu yang tidak jauh dari rilis data ekonomi bulanan. Pada Oktober
> lalu, Bank sentral mengumumkan kenaikan suku bunga dua hari sebelum rilis
> data indikator ekonomi bulanan.
>
> Dengan hasil survei terkini terhadap 29 ekonomis yang dilansir oleh
> Bloomberg, mengindikasikan jika data inflasi yang diumumkan akhir pekan ini
> menunjukkan indeks harga konsumen mendaki 4,7% di November. Sementara,
> Sinolink Securities Co. bahkan memprediksi kenaikan antara 5-5,2%. Fakta
> bahwa pengumuman angka inflasi dimajukan dari Senin, 13 Desember menjadi
> Sabtu besok, 11 Desember, diantisipasi oleh sebagian besar pasar sebagai
> sinyal kuat akan dinaikkannya suku bunga sesegera mungkin
> (http://www.businessweek.com/news/2010-12-08/china-swapping-data-release-date-may-mean-rate-rise-socgen-says.html).
>
> Kenaikan suku bunga akan berimplikasi langsung setidaknya short-term
> terhadap pembatasan pendanaan belanja yang berujung kepada pengurangan
> spekulasi atas komoditas.
>
> '+'
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

Kirim email ke