Just one word to mr +:
be greedy when others are fearful and be fearful when others are greedy....on 
which side are you at this time?? :-)

Sent from my iPhone®3Gs
powered by Telkomsel

On 22 Des 2010, at 13:22, positif01 <[email protected]> wrote:

> "Be a smart investor this time" atau "Jadilah investor yang cerdik 
> sekali-sekali kali ini" dengan MPPA.
> 
> 
> Besok, 23 Desember 2010, merupakan 'cum date' atau hari penentuan terakhir 
> pemegang saham MPPA yang berhak atas dividen sebesar Rp180 atau sama dengan 
> 10,65% dari harga penutupan Rp1.690 pada saat pengumuman 03 Desember 2010 
> ('dividend yield'). Meski hanya terhitung 20 hari kalendar sejak pengumuman 
> sampai dengan 'cum date' (bandingkan dengan bunga ORI rata-rata 9,28% dengan 
> potongan PPh yang lebih besar 5% dan harus menunggu 360 hari) , masih ada 
> saja investor yang ketar-ketir menghadapi hari-hari pasca dividen. Argumen 
> ketar-ketir bersumber dari pengamatan chart MPPA di kisaran hari pasca 'cum 
> date selama 2010 ketika MPPA memberikan dividen dalam nilai besar'. Mari kita 
> lihat.
> 
> -28 April (cum date untuk Rp180): closing price= Rp1.330
> 29 April closing price=Rp1.120
> selisih= -15.79%
> 
> -07 Juni (cum date untuk Rp16): closing price= Rp1.060
> 08 Juni: closing price=Rp1.070
> selisih= +0.94%
> 
> -16 Juni (cum date untuk Rp180): closing price= Rp1.170
> 17 Juni: closing price=Rp970
> selisih= -12.61%
> 
> Terlihat semakin besar dividen-nya semakin tidak 'pede' sejumlah investor 
> ritel. Salahkah kekhawatiran itu?...Jawabnya, tidak salah jika hanya 
> mengandalkan pengamatan 'chart' semata. Namun, ketidaksalahan itu menjelma 
> menjadi kesalahan besar karena investing/trading itu dilakukan dengan 
> analisis yang kompleks tidak cukup hanya dengan 'chart'.
> 
> Begini ceritanya, gejolak harga yang terjadi pasca dividen lalu di 2010 
> terjadi SETELAH aksi korporasi terhadap anak usaha MPPA, yaitu Matahari 
> Department Store (LPPS), yang merupakan aksi terbesar 'private equity buyout' 
> dalam sejarah Indonesia selesai. Tidak ada momentum atau sentimen lain yang 
> menurut segelintir investor ketar-ketir yang dapat dijadikan bantalan untuk 
> prospek kenaikan harga lanjutan MPPA. Jika Anda lihat 'chart' MPPA hanya 
> selama setelah 'cum date' pertama 28 April, itu ada benarnya. Tetapi, jika 
> Anda lihat setelah 'cum date' ketiga yang juga memberikan dividen besar Rp180 
> di 16 Juni, kesimpulan tadi salah besar. Apa yang terjadi, jika Anda ikut 
> melempar MPPA pada hari setelah 'cum date' 16 Juni tersebut (closing 17 Juni 
> di Rp970)? Anda rugi besar potential gain karena terhitung sejak saat itu 
> hingga kemarin, 21 Desember, harga naik 85,57% menjadi Rp1.800.
> 
> Jadi, ada yang Anda bisa lihat, hanya jika Anda berpikir 'out of the box' dan 
> berani melihat keluar dari hanya semata memelototi 'chart'.
> 
> Bagaimana dengan 'cum date' besok? Tanyakan kepada diri Anda lebih dahulu, 
> berita apa yang Anda dengar? Ingat, kenaikan harga MPPA sejak 'cum date' 16 
> Juni lalu itu banyak dipengaruhi oleh berita rencana diakuisisinya MPPA oleh 
> peritel asing. Bayangkan apa yang terjadi, mengingat pengumuman akuisisi itu 
> di depan mata pada awal Januari 2011? Masih belum sadar dari mimpi 
> ketar-ketir? Kita lihat apa yang terjadi terhadap harga MPPA ketika keluar 
> pengumuman divestasi aset LPPS oleh MPPA atau akuisisi aset LPPS oleh CVC 
> sebesar Rp10 triliun. Ini kutipan beritanya dari Bloomberg pada waktu itu:
> 
> "Jan. 26 (Bloomberg) -- PT Matahari Putra Prima surged to the highest in more 
> than 12 years in Jakarta trading after selling its department-store unit to a 
> CVC Capital Partners Ltd. venture for 7.2 trillion rupiah ($772 million). 
> Matahari Putra, Indonesia’s biggest retailer, jumped as much as 21 percent to 
> 1,350 rupiah, the highest since July 28, 1997, before trading at 1,240 rupiah 
> as of 10 a.m. in Jakarta. The Jakarta composite index rose 0.1 percent."
> 
> http://www.businessweek.com/news/2010-01-25/matahari-surges-after-cvc-venture-buys-department-store-unit.html
> 
> Dua puluh satu (21%) dalam satu hari. Itu menjelaskan kenapa MPPA akan ke 
> minimal Rp2.500 di 2011. Coba cek 'chart' Anda. Bayangkan, itu akuisisi aset, 
> bukan ekuitas MPPA ya. Nah, apa yang terjadi jika justru MPPA sendiri yang 
> diakuisisi oleh, katakanlah Lotte Group atau Wal Mart, seperti indikasi dari 
> Hwang Kag Gyu, executive vice president of international and new business 
> planning Lotte, "There is also a possibility that bidders may acquire a stake 
> in Jakarta-based Matahari instead of buying the hypermarket assets, he said." 
> (http://www.bloomberg.com/news/2010-11-30/lotte-to-make-final-offer-for-matahari-s-stores-competing-with-carrefour.html).
> 
> Hanya itu yang bisa dijadikan pertimbangan? Oh, tentu tidak. Anda akan 
> menjadi lebih pintar lagi jika Anda mengetahui bahwa pada saat si investor 
> ketar-ketir melepas sahamnya setelah 'cum date', si investor pemakan bangkai 
> ('vulture') datang menyergap di pasar negosiasi, sebagaimana Anda bisa lihat 
> di seputar tanggal 'cum date' tersebut. Dan pada saat yang bersamaa, 
> 'vulture' ini juga mencoba menawar Anda untuk menjual di pasar tunai setelah 
> 'cum date' tanggal di atas. Kenapa? Karena penentuan penerima dividen tidak 
> hanya pada tanggal tersebut. 'Cum date' dividen pada pasar tunai, misalnya 
> untuk dividen kali ini, akan terjadi pada tanggal 29 Desember. So,....ada 
> yang ingin menerima dividen 2 kali untuk pembagian yang sama....dari dana 
> pinjaman besar yang digelontorkan sejumlah bank investasi. We'll see. "I want 
> to tell you what you don't know because what you know telling me that you 
> don't know a single thing, right?" itu kata si big money. Ada yang mau kasih 
> diskon MPPA Senin, 27 Desember?
> 
> '+'
> 
> 
> 
> 
> 

Kirim email ke