Realistis aja..
ada gap di 1180 - 1250...
:D



 








regards,


DonQicot
Astra never lies, Bakrie always lies





________________________________
From: Papay <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, December 28, 2010 10:46:54 AM
Subject: Re: Bls: [meta-noia] Re: [saham] Re:Sesi 1: Mengulas MPPA

  
wah yg lagi pegang cekot2 nih...


Pada 28 Desember 2010 10.43, heru <[email protected]> menulis:

  
>Sabar om, target 1300-an koq, nanti pungutin di 1300-an hihihi...
>
>Sent from my BlackBerry®
>powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________

>From:  Saleh Dwi Mardiyanto <[email protected]> 
>Sender:  [email protected] 
>Date: Tue, 28 Dec 2010 11:29:50 +0800 (SGT)
>To: <[email protected]>
>ReplyTo:  [email protected] 
>Cc: <[email protected]>
>Subject: Bls: [meta-noia] Re: [saham] Re:Sesi 1: Mengulas MPPA
>
>  
>Sekarang drop ke 1500
>
>--- Pada Sel, 28/12/10, positif01 <[email protected]> menulis:
>
>
>>Dari: positif01 <[email protected]>
>>Judul: [meta-noia] Re: [saham] Re:Sesi 1: Mengulas MPPA
>>Kepada: [email protected]
>>Tanggal: Selasa, 28 Desember, 2010, 1:41 AM
>>
>>
>>  
>>Onalboy, well, saya kira tidak ada yang tidak tahu/tidak mengantisipasi 
>>fluktuasi harga saham MPPA pasca-cum date pasar reguler/nego. Beberapa 
>>posting 
>>saya juga bahkan sudah membahas jauh lebih detil tentang hal itu 
>>(http://groups.yahoo.com/group/saham/message/94296). Dan, reaksi pasar 
>>pasca-cum 
>>date juga terekam dan dapat dilihat secara historis pada grafik saham. Jadi 
>>tidak ada dan tidak perlu 'I told you', investor/trader kelas rata-rata pun 
>>pasti sudah kalkulasi itu semua. Nothing new, strange or absurd about the day 
>>after devidend cum-date. 
>>
>>
>>
>>Yang diantisipasi itu adalah pilihan, apakah Anda mau hold/keep atau tidak 
>>saat 
>>cum-date pasar reguler/nego. Jika Anda hold, apa alasannya. Pada link posting 
>>saya di atas, dijelaskan bagaimana saat cum-date 17 Juni lalu untuk dividen 
>>Rp180 tanggal 18 Juni harga turun dari Rp1.170 menjadi Rp970. Yang tetap keep 
>>MPPA saat itu juga cukup cerdik, karena 01 Oktober ketika keluar indikasi 
>>solid 
>>akuisisi asing untuk pertama kalinya, harga saham naik ke Rp1.180 hingga saat 
>>ini pernah mencapai Rp1.900. Ceritanya bisa dibaca 
>>di http://groups.yahoo.com/group/saham/message/94870.
>>
>>
>>Dan yang memilih untuk keep MPPA setelah cum-date kemarin, 23 Desember, 
>>kemungkinannya hanya ada 3, 1) tidak tahu tapi ikut, 2) untung-untungan 
>>(spekulasi) atau 3) tahu banget yang paling mungkin terjadi 
>>('investing/trading 
>>with conviction'). Seandainya Anda bisa tahu skenario divestasi 
>>hypermart/MPPA 
>>atau akuisisi oleh strategic invetor (Lotte Shopping Co., Ltd.), either case, 
>>atau salah satunya baik divestasi aset hypermart atau divestasi MPPA, MPPA 
>>akan 
>>tetap punya akses kepada hypermart, sebagaimana MPPA tetap memiliki akses 
>>kepada 
>>LPPF sebesar 20% plus 10% untuk exercise warrant. Dan pull-back ke Rp1.600-an 
>>sudah jadi harga baik, untuk tawaran yang ada. Saya rasa coverage berita 
>>kemarin 
>>dari salah satu analis, masih cukup relevan dan 'justifiable'. 
>>  
>> http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1091692/diakuisisi-lotte--saham-mppa-menuju-rp2-000
>>
>>
>>
>>NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. Tidak 
>>terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan Anda 
>>(TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika Anda 
>>benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan 
>>laba, potong segera rugi.
>> 
>>'+'
>>
>>2010/12/28 RonaLd. W e-Mail <[email protected]>
>>
>>  
>>> 
>>>1,570.00   260.00 (14.21%)
>>> 
>>>" I told you before."
>>> 
>>>hati-hati lah setelah cut date.
>>>
>>> 
>>>
>>>--- On Mon, 12/27/10, positif01 <[email protected]> wrote:
>>>
>>>
>>>>From: positif01 <[email protected]>
>>>>
>>>>Subject: [saham] Sesi 1: Mengulas MPPA
>>>>To: 
>>>>Date: Monday, December 27, 2010, 2:47 PM 
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>  
>>>>MPPA sepertinya menjadi salah satu saham yang paling atraktif untuk 
>>>>dipantau 
>>>>oleh para 'traders' hari ini. Dengan posisi penutupan harga di Rp1.600 yang 
>>>>dikonfirmasi vwap di Rp1.609,45, harga MPPA sudah terdiskon 12,56% dari 
>>>>penutupan perdagangan minggu lalu di Rp1.830 dan vwap di Rp1.849,25. 
>>>>'Pull-back' 
>>>>harga MPPA sendiri sudah diantisipasi mayoritas pasar mengingat pola 
>>>>pergerakan 
>>>>pasca 'cum date' dividen pasar reguler/nego selama 2010. Namun demikian, 
>>>>yang 
>>>>menarik sejauh ini, 'pull-back' selama sesi 1 belum mampu mendorong 
>>>>peningkatan 
>>>>volume yang signifikan dan penurunan harga yang lebih dalam. Selain faktor 
>>>>masih 
>>>>adanya periode 'cum date' dividen di pasar tunai hingga 29 Desember, faktor 
>>>>penyelesaian divestasi, baik aset atau ekuitas, MPPA yang akan segera 
>>>>tuntas 
>>>>pada minggu pertama Januari, juga menjadi pertimbangan pasar untuk awas dan 
>>>>berjaga atas potensi 'rebound' harga MPPA, hari ini atau beberapa hari ke 
>>>>depan. 
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>Menarik untuk mengulas sedikit, potensi/prospek positif MPPA menjelang 
>>>>pengumuman divestasi yang difasilitasi oleh Merril Lynch (Singapore), Pte. 
>>>>Ltd. 
>>>>kepada salah satu penawar prospektif yang masing-masing merupakan peritel 
>>>>global: Lotte Shopping, Co., Ltd., Wal-Mart Stores, Inc. atau Casion 
>>>>Guichard-Perrachon, S.A.
>>>>
>>>>
>>>>1. Prospek divestasi. Tenggat waktu penyelesaian divestasi aset/ekuitas 
>>>>MPPA 
>>>>semakin dekat. Pihak MPPA sendiri sebagaimana pernyataan Direktur 
>>>>Komunikasi 
>>>>Korporat-nya, Danny Kojongian, Kamis lalu memberikan indikasi tuntasnya 
>>>>proses 
>>>>penawaran pada minggu pertama Januari 2011 
>>>>(http://www.bloomberg.com/news/2010-12-23/matahari-says-suitors-may-complete-due-diligence-in-january.html).
>>>> Hal ini sejalan dengan indikasi rilis pernyataan lanjutan oleh Lotte 
>>>> Shopping 
>>>>Co., Ltd. yang merupakan perusahaan terbuka di Korea Selatan dan Inggris, 
>>>>yang 
>>>>akan disampaikan paling lambat 09 Januari 2011 
>>>>(http://www.londonstockexchange.com/exchange/news/market-news/market-news-detail.html?announcementId=10736609).
>>>> Dalam dunia riil bisnis, komunikasi publik yang digunakan kurang lebih 
>>>> sama 
>>>>dengan bahasa diplomasi. "Ya" berarti "mungkin tidak", "Mungkin" berarti 
>>>>"ya/tidak" tergantung konteks dan tujuan jangka pendek, dan "tidak" berarti 
>>>>"mungkin iya". Oleh karena itu, dengan 'sense business', deal Lotte atas 
>>>>MPPA 
>>>>sepertinya sudah 'selesai' dan tinggal menunggu waktu pengumuman yang 
>>>>tepat. 
>>>>Tentu jika pernyataannya, "pasti selesai" masuk kategori 'insider 
>>>>information' 
>>>>yang mengarah kepada tindak pidana 'insider trading'. :d.
>>>>
>>>>
>>>>2. Optimisme Lotte. Lotte sebagai salah satu peritel global sekaligus 
>>>>terbesar 
>>>>kedua di Korea Selatan tentu akan bertindak sebagaimana pemain global besar 
>>>>lainnya dalam melakukan penetrasi pasar. Tidak ada pilihan ketika pemain 
>>>>global 
>>>>sesuai bidangnya masing-masing masuk ke dalam pasar di luar negara induk, 
>>>>untuk 
>>>>mengambil 'lion share' atau pangsa mayoritas pasar tujuan. Jika tidak, 
>>>>tentu 
>>>>lebih baik membesarkan pangsa pasar di negara induk. Tindakan agresif Lotte 
>>>>untuk meminang MPPA tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi juga 
>>>>sebelumnya 
>>>>di Cina, Rusia dan Asia Timur lainnya. Faktor utama yang mendesak adalah 
>>>>menajamnya kompetisi sesama ritel di Korea Selatan. Selain itu, fakta bahwa 
>>>>Lotte telah menancapkan kukunya di pasar ritel Indonesia melalui akuisisi 
>>>>Makro 
>>>>yang mengelola 21 'outlets' pada 2008 lalu, semakin menjustifikasi 
>>>>kebutuhan dan 
>>>>strategi ekspansi non-organik yang mutlak harus dilakukan oleh Lotte. 
>>>>Penyelesaian akuisisi MPPA sendiri  akan menjadikan Lotte sebagai peritel 
>>>>global 
>>>>nomor 1 di Asia Tenggara menggeser Carrefour. Prospek bisnis ritel di 
>>>>Indonesia 
>>>>di mata investor strategis asing tidak hanya cemerlang karena tumbuhnya dan 
>>>>meningkatnya pendapatan kelas menengah, tetapi dari realitas bisnis 
>>>>tercermin 
>>>>dari pilihan Carrefour untuk bertahan di Indonesia dan tidak keluar 
>>>>sebagaimana 
>>>>yang dilakukannya di Thailand.
>>>>
>>>>
>>>>3.  Potensi harga saham MPPA. Beberapa investor/trader ritel saham, 
>>>>menunjukkan 
>>>>kekhawatiran atas meningkatnya rasio P/E MPPA pasca-divestasi aset LPPF 
>>>>(Matahari Department Store). Kondisi peningkatan rasio P/E ini dilihat dari 
>>>>proses 'deal' divestasi MPPA justru menjustifikasi rencana divestasi 
>>>>tersebut 
>>>>oleh Group Lippo. Yang perlu diperhatikan oleh investor/trader ritel adalah 
>>>>bagaimana dengan investor institusi lainnya di luar pemegang saham 
>>>>pengendali 
>>>>yang bertahan di MPPA?
>>>>
>>>>
>>>>Holder   Shares Held  
> % of Shares Held 
>Dimensional Fund Advisors, Inc. 
>57.92m 
>1.04% 
>Acadian Asset Management LLC 24.54m 0.44% 
>Grantham, Mayo, Van Otterloo Co. LLC 12.38m 0.22% 
>PensionDanmark 10.69m 0.19% 
>Lægernes Pensionskasse 9.47m 0.17% 
>
>
>Jika data volume kepemilikan oleh investor institusi di atas dibandingkan 
>dengan 
>volume perdagangan harian yang tipis dibandingkan jumlah saham MPPA yang dapat 
>diperdagangkan ('tradable') maupun rata-rata volume transaksi selama 2010, 
>belum 
>menunjukkan adanya 'outflow' dari investor institusi. Fakta lainnya, adalah 
>posisi asing yang masih 'net buy' hingga hari ini untuk perdagangan MPPA 
>selama 
>2010. Posisi diam/investasi yang diambil oleh sebagian investor khususnya 
>institusi cukup beralasan jika menimbang argumen prospek bisnis ritel MPPA ke 
>depan, terlebih di bawah pengelola baru yang memiliki pengalaman 'hands-on' 
>ritel yang mumpuni 
>(http://www.inilah.com/read/detail/590911/prospek-saham-mppa-usai-lepas-lppf/).
>
>
>Secara praktikal, dengan antusiasme Lotte atas MPPA yang sepertinya akan 
>ditempuh 'at all cost' dan 'pull-back' harga MPPA pasca-cum date dividen pasar 
>reguler/nego, potensi rebound dan kenaikan saham MPPA jauh di atas 'fair 
>value'-nya dalam kondisi pasar jelang akhir tahun menjadikan 'risk' MPPA lebih 
>kecil dari 'reward'-nya. Jika ada yang mampu memberikan potensial 
>belasan/puluhan persen dalam waktu dekat dengan sentimen yang konkret, jelas 
>dan 
>diantisipasi dalam waktu yang sangat dekat, mengapa harus bertaruh satu, dua, 
>tiga poin atas spekulasi komoditas yang sentimennya bergerak sangat linear dan 
>begitu umum, terlebih faktor cuaca yang menjadi pendorong spekulasi komoditas 
>diramalkan tidak akan lama usai memasuki tahun baru (kompas hari ini halaman 
>17):
>
>
>"Di pasar Eropa, Jumat lalu, perdagangan minyak mentah jenis Brent untuk 
>penyerahan Februari ditutup seharga 93,46 dollar AS per barrel. Sesaat 
>sebelumnya mencapai posisi 94,74 dollar AS per barrel, harga tertinggi dalam 
>26 
>bulan terakhir.
>Di kalangan negara Arab produsen minyak (OAPEC) dalam pertemuan akhir pekan 
>lalu 
>di Kairo, Mesir, juga meyakini perekonomian global masih bisa tegak dengan 
>harga 
>minyak mentah 100 dollar AS per barrel.
>Atas dasar itu, mereka berpendapat belum saatnya menambah produksi dan pasokan 
>ke pasar minyak internasional. Stok minyak mentah dinilai masih cukup dan 
>lonjakan harga sampai 90-an dollar AS per barrel hanya bersifat sementara, 
>yang 
>dipicu kondisi cuaca dingin di Eropa."
>NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. Tidak 
>terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan Anda 
>(TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika Anda 
>benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan 
>laba, potong segera rugi.
> 
>'+'
>
>
>

 


      

Kirim email ke