Ga usah salahin org lain deh, coba aja masing2 diri balik ke yg utama, apakah
harga saham saat itu murah apa mahal? Dengan PE seperti kmrn2 itu, laju
pertumbuhan ekonomi seperti skrg, inflasi kayak begini. Dll apakah target price
yg disebut2 ama para analis n org2 lainnya masuk akal? Paling simple ambil
contoh saham PE 20, arti gampangnya. Yah butuh 20 taon buat pemodal balik
modal, apakah ente sekalian mau beli saham perusahaan yg butuh 20 taon balik
modal?sementara dana dibank bisa dapet 6-7 bahkan 9% dlm setaon. Hal2 simple
kayak gini kan banyak diabaikan karena promosi target saham sekian2 dr berbagai
org dengan berbagai kepentingan. Malah ada yg go to hell ama PE dll n indikator
fundamental lainnya yg penting tarik2 garik masih liat peluang tinggi di langit
tinggi 9.
-----Original Message-----
From: positif01 <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 10 Jan 2011 18:01:14
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Pasti ada sebab yg sangat berbahaya
Penyebabnya ya diri sendiri. Coba tanyakan yang pada panic-selling Jumat
lalu dan hari ini, apa kira-kira jawabannya. Jawabnya semua sedang mencari
jawaban :d. Tidak ada yang diketahui asing yang tidak lokal ketahui, justru
kemungkinan sebaliknya. Saya tidak percaya ada pembenaran yang
ujung-ujungnya bicara konspirasi atau konsolidasi segelintir pemain baik
asing/lokal. Semuanya murni market action sebagai rombongan/keramaian
('herd'). Ihwal mengapa saham finansial/perbankan kenapa dilanda selling,
itu jelas bukan panic selling, kecuali yang ikut jual kemudian dalam
beberapa hari terakhir. Sudah jelas, status ekonomi global dalam
'inflationary state' ya terang yang semuanya 'deflationary-sensitive' begitu
masuk 'inflationary' ya pasti terbanting. Tidak ada fancy theory yang
diperlukan untuk menjelaskan itu.
Satu-satunya yang mungkin meleset dalam perkiraan adalah magnitude atau
besaran efek reaksi pasar menyikapi kondisi domestik suatu pasar. Dalam
konteks pasar saham Indonesia, jelas reaksi sudah berlebihan. Bangladesh
dengan struktur dan perangkat ekonomi yang jauh under-developed dibandingkan
Indonesia masih mungkin turun 8-10%, tapi untuk Indonesia menurut hemat saya
terlalu 'overshot' kejadian hari ini.
Kita lihat saja hingga akhir pekan ini.
'+'
2011/1/10 Hadi Yanto M <[email protected]>
>
>
> Salam,
> Minta saran dari kawan2, apa penyebab IHSG bisa anjlok sampai begini parah?
> Dengan penurunan 2 hari ini, saya rasa sudah di luar kewajaran biasa.
> Pasti ada sebab yg sangat besar dan sgt berbahaya yg sedang menunggu.
> Mohon saran dari para pakar.
> Thanks
>
> --
> Sent from my mobile device
>
>