Mber. Sutrisna ya bow? 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Panda" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 11 Jan 2011 13:11:32 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: RE: [saham] Ada apa dengan asing?

Maksudnya kalau bahasa awamnya mungkin mau ditarik kebawah dulu ya, supaya
bisa lompat kodok (bahasa nya bang ian..:p)

 

Saya udah agak curiga semenjak IHSG naik tapi kenapa ASII dibuang terus, ga
normal sampe -3%, sementara asing banyak main disana, ditambah volumenya
drastic.

 

Yah ga tau sampe kapan, hari ini belum keliatan reversal, tapi mudah2an
segera deh...

 

Pyuh untung udah prepare buat invest yang lain...

 

Thanks mr + untuk sharingnya...

 

Usul aja, bagaimana setiap ada tulisan yang membuat ilmu bertambah, apalagi
sampe panjang2 kek yang ditulis kawan kita ini selalu diberi ucapan terima
kasih, terlepas dari bener salah, suka ga suka, diterima ga diterima, tapi
paling tidak ini sharing yang harus dihargai, karna nulis kek gini juga
mayan capek n mikir..

 

Masalah kritik, no problemo, ga ada kritik malah ga seru... tapi tetep say
thanks..mungkin dengan begitu setiap person bisa menghargai dan dihargai..
maaf kalau menggurui

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
positif01
Sent: Tuesday, January 11, 2011 1:01 PM
Subject: [saham] Ada apa dengan asing?

 

  

Asing masih nett sell, masih ada yang pusing, bingung, ntah harus bagaimana?
Seperti lirik lagu saja. Kalau tidak lupa sejarah dan melihat ke belakang,
belum ada yang perlu begitu dikhawatirkan atau ditakutkan. Kalau punya
grafik pergerakan/manuver asing 15 tahun ke belakang, di situ bisa
diperhatikan kemungkinan-kemungkinan terbesarnya seperti apa. Sepanjang 2010
juga ada sekurangnya 3 preseden serupa dengan sedikit perbedaan intensitas,
amplitudo dan magnitudo.

 

Yang jelas kalau dihitung 'nett sell' asing sejak 06 Januari hingga mungkin
per penutupan hari ini, berarti 4 hari, itu masih dalam range statistik
'nett sell antara 3-4 haridengan pola selama puluhan tahun terakhir ketika
'market under pressure'. Selebihnya, masih belum cukup 'probable cause' dan
'preponderance of evidence beyond doubt' seperti misalnya Mei lalu ketika
'market into correction' yang didahului reaksi/sentimen negatif indeks
global dan regional paralel dengan isu utang Yunani. Saat ini, apa kira-kira
di luar sana yang begitu menekan. Sovereign debt? market sudah sering dengar
sepanjang 2010. Justru, mayoritas pelaku pasar lebih condong mendengar,
persiapan rilis laporan keuangan emiten di sejumlah bursa.

 

'+'




Kirim email ke