Agree om Panda...:-)

Om + keep posting ya...


2011/1/11 Panda <[email protected]>

>
>
>  Maksudnya kalau bahasa awamnya mungkin mau ditarik kebawah dulu ya,
> supaya bisa lompat kodok (bahasa nya bang ian….:p)
>
>
>
> Saya udah agak curiga semenjak IHSG naik tapi kenapa ASII dibuang terus, ga
> normal sampe -3%, sementara asing banyak main disana, ditambah volumenya
> drastic…
>
>
>
> Yah ga tau sampe kapan, hari ini belum keliatan reversal, tapi mudah2an
> segera deh…..
>
>
>
> Pyuh untung udah prepare buat invest yang lain…….
>
>
>
> Thanks mr + untuk sharingnya…..
>
>
>
> Usul aja, bagaimana setiap ada tulisan yang membuat ilmu bertambah, apalagi
> sampe panjang2 kek yang ditulis kawan kita ini selalu diberi ucapan terima
> kasih, terlepas dari bener salah, suka ga suka, diterima ga diterima, tapi
> paling tidak ini sharing yang harus dihargai, karna nulis kek gini juga
> mayan capek n mikir……
>
>
>
> Masalah kritik, no problemo, ga ada kritik malah ga seru….. tapi tetep say
> thanks….mungkin dengan begitu setiap person bisa menghargai dan dihargai……
> maaf kalau menggurui
>
>
>  ------------------------------
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf Of
> *positif01
> *Sent:* Tuesday, January 11, 2011 1:01 PM
>
> *Subject:* [saham] Ada apa dengan asing?
>
>
>
>
>
> Asing masih nett sell, masih ada yang pusing, bingung, ntah harus
> bagaimana? Seperti lirik lagu saja. Kalau tidak lupa sejarah dan melihat ke
> belakang, belum ada yang perlu begitu dikhawatirkan atau ditakutkan. Kalau
> punya grafik pergerakan/manuver asing 15 tahun ke belakang, di situ bisa
> diperhatikan kemungkinan-kemungkinan terbesarnya seperti apa. Sepanjang 2010
> juga ada sekurangnya 3 preseden serupa dengan sedikit perbedaan intensitas,
> amplitudo dan magnitudo.
>
>
>
> Yang jelas kalau dihitung 'nett sell' asing sejak 06 Januari hingga mungkin
> per penutupan hari ini, berarti 4 hari, itu masih dalam range statistik
> 'nett sell antara 3-4 haridengan pola selama puluhan tahun terakhir ketika
> 'market under pressure'. Selebihnya, masih belum cukup 'probable cause' dan
> 'preponderance of evidence beyond doubt' seperti misalnya Mei lalu ketika
> 'market into correction' yang didahului reaksi/sentimen negatif indeks
> global dan regional paralel dengan isu utang Yunani. Saat ini, apa kira-kira
> di luar sana yang begitu menekan. Sovereign debt? market sudah sering dengar
> sepanjang 2010. Justru, mayoritas pelaku pasar lebih condong mendengar,
> persiapan rilis laporan keuangan emiten di sejumlah bursa.
>
>
>
> '+'
>
>  
>

Kirim email ke