Jakarta, Kompas - Perusahaan minyak dan gas PT Elnusa Tbk optimistis,
kinerja bisnisnya tahun 2011 berkenaan dengan proyeksi harga minyak mentah
dunia akan meningkat menjadi 90 dollar AS per barrel pada 2011. Tahun 2010
harga minyak berkisar 78 dollar AS per barrel.
Bisnis Elnusa juga diprediksi meningkat seiring dengan pembukaan wilayah
kerja baru yang memerlukan banyak pekerjaan, seperti marine seismic dan
pengeboran. Modal kerja untuk pengeboran diprediksi akan melonjak pada tahun
2011-2014, setelah modal kerja pengeboran menurun pada 2010 akibat krisis
global.
”Tahun 2011 kami menargetkan pendapatan Rp 5,5 triliun, naik 37 persen
dibanding estimasi pendapatan hingga akhir 2010 sebesar Rp 4,1 triliun,”
kata Direktur Utama Elnusa Suharyanto, Rabu (8/12) di Jakarta. Laba usaha
tahun 2011 pun diproyeksikan mencapai Rp 334 miliar atau naik 280 persen.
Untuk mencapai targetnya, tahun depan Elnusa menganggarkan 100,20 juta
dollar AS atau Rp 900 miliar untuk membeli peralatan seismik transisi,
pendukung pengeboran (drilling support), dan alat tambang lainnya.
”Kebutuhan dana 50 juta dollar AS diperoleh dari penerbitan surat utang dan
50 juta dollar AS dari dana internal,” kata Direktur Keuangan Elnusa Santun
Nainggolan.
Sebanyak 20 persen dari belanja modal Elnusa tahun 2011 juga difokuskan pada
pengadaan peralatan transition dan marine seismic. Hal itu sejalan dengan
fokus perusahaan untuk mengembangkan bisnis ke perairan.
Tahun depan, Elnusa pun telah mendapat kontrak senilai 131,59 juta dollar
AS, di antaranya berlokasi di Central Tunu dan Berau (Kalimantan Timur)
serta di Kaimana, Salawati, dan Seruway (Papua Barat). Tahun 2011, Elnusa
juga membidik kontrak baru berupa proyek jasa hulu migas senilai 292,66 juta
dollar AS.
Suharyanto mengatakan, hanya 38 persen dari proyek Elnusa yang didapat dari
Pertamina selaku pemilik saham terbesar. ”Tentu ini kurang memuaskan, tapi
kan harus tender. Namun, kami sudah membentuk divisi marketing sehingga
peluang-peluang dari Pertamina semoga segera didapatkan,” katanya.

Kirim email ke