Diberitakan 85% pembeli IPO EMDE atau (PT Metropolitan Development, Tbk.)
adalah investor ritel. Malang nian, seandainya para ritel bisa lebih baik
membaca kondisi dan prospek ekonomi ke depan. Menjawab sejumlah pertanyaan
"ada apa dengan EMDE di hari listing-nya saat ini?" Harga bukan melesat
melampaui IPO tetapi malah 'nyungsep dalam. Apa kira-kira penyebabnya? Dan
apakah ini kesempatan "bottom-fishing'?
Penyebabnya tidak perlu fancy theory atau teori ekonomi rumit. Cukup
kemampuan membaca pasar yang sederhana.
1) Situasi moneter global/regional dan lokal berada pada 'inflationary
environment';
2) Hindarkan investasi pada saham-saham yang rentan terhadap inflasi atau
"deflationary-sensitive'. Maksudnya jika deflasi mereka sensitif untuk
berprestasi, tetapi ketika inflasi akan rentan terhadap koreksi
dalam/'reversal'.
3) Harga komoditas naik, suku bunga bank naik/akan naik, perusahaan pinjam
uang ke bank untuk usaha maka bunga pinjaman ('cost of fund') naik, dan
perusahaan yang penghasilannya digantungkan kepada pembelian konsumer yang
juga mengandalkan pinjaman bank termasuk di antaranya yang akan terkena
dampak. Kenapa? Karena bunga pinjaman konsumer ya juga naik. Akhirnya,
belanja modal/rutin naik, sementara penjualan turun.
4) Cari tahu apa subsektor/jenis usaha emiten. Membaca profil EMDE jelas
meski masuk sektor Konstruksi tetapi lebih tepatnya pada property golongan
real estate. Pangsa pasarnya adalah ritel yang mengandalkan pinjaman bank,
bukan corporate. Bandingkan dengan misalnya DGIK, WIKA atau ADHI.
Jelas, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi makro maupun mikro
ekonomi, masuk ke EMDE bukan 'bottom-fishing' tapi "fishing bottom" mungkin
lebih tepat. Dengan 'inflationary environment', investor akan fokus pada
saham yang sensitif terhadap inflasi, dan EMDE bukan kategori itu.
Sebaliknya IPO besok MBTO (Martina Berto) berbeda diametral dengan EMDE.
Dengan sektor konsumer yang dikenal sebagai kategori 'defensive stocks' dan
masuk subsektor personal goods, prospek IPO besok sepertinya akan melaju
dengan baik. Saham-saham defensive adalah salah satu yang direkomendasikan
dalam fase 'inflationary environment'. Dengan likuiditas yang terbatas
karena jumlah yang ditawarkan tidak banyak, jika ingin memanfaatkan
kesempatan untuk berspekulasi, MRAT sebagai rekan sejawat ('peer') mungkin
akan cukup menjanjikan besok, tentu jangan terlambat besok dan hindari
'stock chasing'.
'+'