Yg berseragam yg susah tu. Seragam kuning ijo item semau mau
-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 14 Jan 2011 18:01:52 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Bank Sentral China naikan GWM 50 bps menjadi 19%

Oh, kalau untuk yg satu ini, jalan keluarnya gampang saja, munculkan kembali
petrus alias penembak misterius....hehehehe.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/1/14 <[email protected]>

>
>
> Tambah lg jatah preman. Berseragam dan tidak. Bener2 gila.
> ------------------------------
> *From: * "kelinci homo" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Fri, 14 Jan 2011 10:53:22 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Bank Sentral China naikan GWM 50 bps menjadi 19%
>
>
>
> Kata temen.. Inflasi indonesia bukan karena cost push ataupun demand
>
> Tapi dari sisi supply side dan distribusi barang tidak lancar.
>
> Saya check ke beberapa teman pedagang kurang lebih sama. Sales gak
> seberapa.. Tapi harga terpaksa naik karena barang gak ada.
>
> Indonesia kalau mau turunkan inflasi harus perbaiki infrastruktur. Jalan
> tol dan kereta api musti dikebut. Kalau pake kebijakan moneter aja gak bisa
> efektif.
>
> mobile
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Fri, 14 Jan 2011 17:48:14 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Bank Sentral China naikan GWM 50 bps menjadi 19%
>
>
>
> Saya hanya mau tunjukkan saja bahwa untuk meredam inflasi yg karena
> kenaikan biaya atau dalam buku2 lebih dikenal cost push inflation, maka
> salah satu jalan keluar yg cukup efektif adalah dengan menaikkan GWM.
>
> China tahu bahwa inflasi yg terjadi lebih dikarenakan kenaikan biaya2 dan
> bukan disebabkan kenaikan permintaan/demand (demand push inflation).
>
> Itu sebabnya saya menyarankan ke kawan2 di BI, sebaiknya kebijakan yg
> diambil adalah menaikkan GWM dari 8% menjadi katakanlah 10-12%. BI rate
> tetap di 6,5%. Kita nyontoh saja dengan China, bagaimana mereka berupaya
> dalam memerangi inflasi di negaranya.
>
> Memang, kebijakan ini akan terasa memberatkan perbankan mengingat profit
> mereka bisa berkurang. Tapi saya pikir sudah saatnya perbankan kali ini
> mengalah dulu demi sektor riil. Toh selama ini perbankan sudah banyak
> dibantu oleh BI, khususnya ketika krisis dulu. Sekarang, mengalah sedikitlah
> keuntungannya berkurang.
>
> Walau demikian, saya percaya kawan2 di BI akan mengeluarkan kebijakan yg
> mereka anggap terbaik, karena mereka yg memiliki data lebih lengkap dari
> saya untuk pengambilan keputusan akhir.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> On Fri, Jan 14, 2011 at 5:24 PM, Daud Hardjakusumah <[email protected]>wrote:
>
>>
>>
>> Artinya apa bang? awam banget nih..
>>
>> Nanti suku bunganya gimana bang? naek apa turun?
>>
>> Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah
>> [email protected]
>> sidaut.blogspot.com
>>
>>
>> ------------------------------
>> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *To:* [email protected]
>> *Sent:* Fri, January 14, 2011 1:17:26 PM
>>
>> *Subject:* [saham] Bank Sentral China naikan GWM 50 bps menjadi 19%
>>
>>
>>
>> Barusan news keluar di monitor saya, bank sentral china menaikkan
>>
>> Reserver Requirement (RR) atau bahasa Indonesia Giro Wajib Minimum
>> sebesar 50 basis poin dari 18,5% menjadi 19%. Efektif 20 Januari 2011.
>>
>> Mumpung tadi topiknya sempat menyinggung soal China.
>>
>> BEIJING (Dow Jones)--China's central bank said Friday it will raise
>> banks' reserve requirement ratio by 50 basis points, following six
>> hikes last year.
>>
>> The increase, which takes effect Jan. 20, is the latest move by China
>> to curb inflation, after the consumer price index rose 5.1% in
>> November from a year earlier, the fastest increase in over two years.
>>
>> It comes after the PBOC raised benchmark lending and deposit rates
>> Dec. 25, the second such hike last year.
>>
>> The last PBOC reserve requirement ratio hike took effect Dec. 20.
>> China's official reserve requirement ratio for most banks will be 19%
>> after the latest hike takes effect, based on the PBOC's announcements.
>>
>> However, state media have reported the central bank may have verbally
>> ordered some banks to set aside more reserves after they had increased
>> lending. The PBOC hasn't confirmed or denied the reports.
>>
>> -Victoria Ruan contributed to this article, Dow Jones Newswires; 8610
>> 8400 7799; [email protected] <victoria.ruan%40dowjones.com>
>>
>>
>>
>>
>
>
> 
>

Kirim email ke