Iya bener tuh..masa cabe dah 100rb tp petani nya ga ikut nikmatin..artinya ada 
yg salah di mekanisme harga di pasar..itu baru 1 contoh..ditambah kmrn banyak 
bencana n cuaca yang ga menentu..demand banyak tp supply nya kurang..jadinya ya 
gt deh..masalah lama yang ga pernah coba di selesaikan sm pemerintah..mungkin 
ada bener nya yg SBY bilang kita harus tanem sendiri..





Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: agrilover <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 14 Jan 2011 19:31:01 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Bank Sentral China naikan GWM 50 bps menjadi 19%

IMHO inflasi akibat distribusi tidak lancar = cost push.
Mungkin ada benernya jg BI niru China spt kata bang IAN

2011/1/14 kelinci homo <[email protected]>

>
>
> Kata temen.. Inflasi indonesia bukan karena cost push ataupun demand
>
> Tapi dari sisi supply side dan distribusi barang tidak lancar.
>
> Saya check ke beberapa teman pedagang kurang lebih sama. Sales gak
> seberapa.. Tapi harga terpaksa naik karena barang gak ada.
>
> Indonesia kalau mau turunkan inflasi harus perbaiki infrastruktur. Jalan
> tol dan kereta api musti dikebut. Kalau pake kebijakan moneter aja gak bisa
> efektif.
>
> mobile
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Fri, 14 Jan 2011 17:48:14 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Bank Sentral China naikan GWM 50 bps menjadi 19%
>
>
>
> Saya hanya mau tunjukkan saja bahwa untuk meredam inflasi yg karena
> kenaikan biaya atau dalam buku2 lebih dikenal cost push inflation, maka
> salah satu jalan keluar yg cukup efektif adalah dengan menaikkan GWM.
>
> China tahu bahwa inflasi yg terjadi lebih dikarenakan kenaikan biaya2 dan
> bukan disebabkan kenaikan permintaan/demand (demand push inflation).
>
> Itu sebabnya saya menyarankan ke kawan2 di BI, sebaiknya kebijakan yg
> diambil adalah menaikkan GWM dari 8% menjadi katakanlah 10-12%. BI rate
> tetap di 6,5%. Kita nyontoh saja dengan China, bagaimana mereka berupaya
> dalam memerangi inflasi di negaranya.
>
> Memang, kebijakan ini akan terasa memberatkan perbankan mengingat profit
> mereka bisa berkurang. Tapi saya pikir sudah saatnya perbankan kali ini
> mengalah dulu demi sektor riil. Toh selama ini perbankan sudah banyak
> dibantu oleh BI, khususnya ketika krisis dulu. Sekarang, mengalah sedikitlah
> keuntungannya berkurang.
>
> Walau demikian, saya percaya kawan2 di BI akan mengeluarkan kebijakan yg
> mereka anggap terbaik, karena mereka yg memiliki data lebih lengkap dari
> saya untuk pengambilan keputusan akhir.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> On Fri, Jan 14, 2011 at 5:24 PM, Daud Hardjakusumah <[email protected]>wrote:
>
>>
>>
>> Artinya apa bang? awam banget nih..
>>
>> Nanti suku bunganya gimana bang? naek apa turun?
>>
>> Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah
>> [email protected]
>> sidaut.blogspot.com
>>
>>
>> ------------------------------
>> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *To:* [email protected]
>> *Sent:* Fri, January 14, 2011 1:17:26 PM
>>
>> *Subject:* [saham] Bank Sentral China naikan GWM 50 bps menjadi 19%
>>
>>
>>
>> Barusan news keluar di monitor saya, bank sentral china menaikkan
>>
>> Reserver Requirement (RR) atau bahasa Indonesia Giro Wajib Minimum
>> sebesar 50 basis poin dari 18,5% menjadi 19%. Efektif 20 Januari 2011.
>>
>> Mumpung tadi topiknya sempat menyinggung soal China.
>>
>> BEIJING (Dow Jones)--China's central bank said Friday it will raise
>> banks' reserve requirement ratio by 50 basis points, following six
>> hikes last year.
>>
>> The increase, which takes effect Jan. 20, is the latest move by China
>> to curb inflation, after the consumer price index rose 5.1% in
>> November from a year earlier, the fastest increase in over two years.
>>
>> It comes after the PBOC raised benchmark lending and deposit rates
>> Dec. 25, the second such hike last year.
>>
>> The last PBOC reserve requirement ratio hike took effect Dec. 20.
>> China's official reserve requirement ratio for most banks will be 19%
>> after the latest hike takes effect, based on the PBOC's announcements.
>>
>> However, state media have reported the central bank may have verbally
>> ordered some banks to set aside more reserves after they had increased
>> lending. The PBOC hasn't confirmed or denied the reports.
>>
>> -Victoria Ruan contributed to this article, Dow Jones Newswires; 8610
>> 8400 7799; [email protected] <victoria.ruan%40dowjones.com>
>>
>>
>>
>>
>   
>

Kirim email ke