kl lagi turun, terus di suspen. bgt suspen dibuka, turunnya akan tambah kenceng lagi kayak air bah.
2011/1/17 uci sanusi <[email protected]> > > Pa Sumarna > > Ya memang tahun 2010 berlari begitu kencang ya bursa kita. tapi yang jadi > sorotan saya adalah jika ada saham yang harganya melonjak dalam waktu dekat > oleh BEI dikategorikan sebagai UMA (Unusual Market Activity) Tapi jika ada > saham yang melorot harganya dalam waktu dekat dibiarkan saja pa. > > artinya apa ya? apakah BEI ingin membuat orang susah untuk mendapatkan > keuntungan di bursa dan melonggarkan orang merugi di bursa? dimana keadilan > BEI untuk hal tersebut. Mudah2 an ada orang2 BEI yang baca. Baru naik segitu > aja langsung UMA, tapi kalau ada yang drop banyak bukan UMA tapi crash dan > it is normal.....apakah seperti itu? kan ga adil itu pa. > > trims > > > ------------------------------ > *From:* Sumarna_gmail <[email protected]> > *Cc:* [email protected]; [email protected]; > [email protected] > *Sent:* Mon, 17 January, 2011 2:17:52 PM > > *Subject:* [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi > lagi) > > > > > Berikut adalah "market direction" yang diberikan salah satu group retail > investor di Singapore (cari saja di google, nanti pasti ketemu) untuk para > anggotanya mengenai kondisi bursa manca negara pada bulan OKTOBER 2010 : > > > > *Market Valuations* PE Ratio > S&P 500 15,2 Singapore 13 HangSeng 14,86 Jakarta 37,82 Shanghai > 20,04 Malaysia 18 > > > > dari data di atas, terlihat bahwa bursa Jakarta memang sudah terlalu mahal > dan sudah sulit memberikan ruang bagi trader, speculator dan bandar untuk > "mengumpulkan massa" dan menarik untung dari situ. > > Kinerja Composite tahun 2010 untuk Bursa Jakarta ternyata masih gains > kurang lebih +40%, Bursa Malaysia +20% dan Bursa Shanghai losses > -15%. Bursa Shanghai yang PE Rationya kedua tertinggi dalam rangking di > atas, mulai terkoreksi tajam sejak pertengahan November 2010. > > > > Jadi, dari data di atas, secara pribadi (dan begitu juga isi "market > direction" itu), menurut saya tidak mengherankan kalau sekarang bursa > Jakarta kita ini mengalami koreksi tajam dan mungkin masih akan terjadi > dalam waktu dekat ini. Lepas dari kondisi makro ekonomi global, harga > komoditas, semua analisa TA dan FA, menurut saya yang paling dominan adalah > karena buat Local & Asing (trader, speculator dan bandar) bursa Jakarta > untuk saat ini sudah kehilangan daya tariknya karena sudah terlalu > kemahalan, kecuali bersedia dilakukan koreksi tajam (yang akan mengundang > banyak dana masuk lagi) sehingga ada ruang untuk mencetak profit lagi. > > > > Demikian sumbang sarannya, mohon maaf kalau tidak berkenan. > > > > salam > > sumarna > > > > > Financial success is a “matter of having the right habits”, Make sure that > you have the right role models. Strive for rational behaviour, good habits, > and proper temperament (Warren Buffet) > > > > >
