terima kasih pencerahannya pak daud....
2011/1/25 Daud Hardjakusumah <[email protected]> > > > Yang masih punya dana di jamsostek bisa ngecek balance nya kok. > Kalo perhitungan saya atas pencairan yang saya lakukan, uang kita > berkembang lebih dari deposito > Kebetulan temen saya salah satu analisnya jamsostek ;) > > Duit jamsostek ya dari duit karyawan peserta jamsostek > dan banyak juga lho yang mungkin lupa, tidak peduli dengan uangnya di > jamsostek alias gak dicairkan. > > Memang resikonya besar dengan menginvestasikan uang pensiun milik rakyat di > pasar saham > Semoga jamsostek memiliki analis dan perhitungan yang cermat sehingga tidak > ada yang akan jadi korban > > Beberapa hal yang menyebabkan Bpk Iwan Pontjo mundur dari jamsostek adalah > rencana pemerintah yang terlalu agresif (beresiko tinggi) menggunakan dana > jamsostek juga upeti yang diminta para preman di kiri kanan :p > > Kalo gak salah duit buat bikin sirkuit sentul juga dari jamsostek :) - > waktu orde sakti masih berkuasa > > Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah > [email protected] > sidaut.blogspot.com > > > ------------------------------ > *From:* Purcahyadi - <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Tue, January 25, 2011 4:58:01 PM > > *Subject:* Re: [saham] Keep buying > > > > kalau jamsostek uangnya dari mana ya?.... > apa dari potongan gaji tiap bulan?....klo di invest ke saham..duitnya > siapa, yang untung siapa... > > > > > > > > 2011/1/25 <[email protected]> > >> >> >> Hiduup Jamsostek !!!, btw, mereka mau invest ke saham apa ya? >> >> Salam Erat Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal nya Cuuuaaan >> Teruuusss...! >> ------------------------------ >> *From: * "Oguds" <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Tue, 25 Jan 2011 20:39:58 +0700 (WIT) >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Re: [saham] Keep buying >> >> >> >> >> On Tue, January 25, 2011 6:05 pm, >> [email protected]<cuanesia%40yahoo.com>wrote: >> > Bagus. Saatnya house lokal unjuk gigi. Ini tanah kita! :) >> >> Setuju, sudah 400 tahun kita dibodohi asing. Kita mampu sekali lho. Misal, >> di 2010 lalu dana asing yg masuk (net buy) adalah 19 trilyun. Di 2011 ini, >> Jamsostek berencana investasi sebesar 115 trilyun, 20%-nya di saham, >> sekitar 23 trilyun. Jadi tanpa dana asing pun harusnya bursa masih kokoh. >> >> Saya khawatir asing ke sini hanya mengeruk dana2 domestik, dibawa kabur >> lagi ke negaranya. Persis seperti zaman Portugis dan VOC dulu. Kita >> (jangan2) terbohongi atawa tertipu dengan dana asing yg 'masuk', padahal >> dana lokal yg masuk berlipat2 lebih banyak, dan digaruk oleh asing tadi. >> Payah ya. >> >> -- >> Tertanda, >> Oguds [960000031] >> >> > > >
