Ya iyalah, ya kita juga diuntungin krn mendapat bagian pertumbuhan uang yg 
diinvestasikan oleh jamsostek.,emang ga pernah baca lap jamsostek yg dibagikan 
ke bapak/ibu ya oleh kantor? Di situ jelas tertulis yg telah kita setorkan 
berapa dan nilai setelah diinvestasikan oleh jamsostek. :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Purcahyadi - <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 25 Jan 2011 16:58:01 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Keep buying

kalau jamsostek uangnya dari mana ya?....
apa dari potongan gaji tiap bulan?....klo di invest ke saham..duitnya siapa,
yang untung siapa...







2011/1/25 <[email protected]>

>
>
> Hiduup Jamsostek !!!, btw, mereka mau invest ke saham apa ya?
>
> Salam Erat Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal nya Cuuuaaan
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * "Oguds" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Tue, 25 Jan 2011 20:39:58 +0700 (WIT)
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Keep buying
>
>
>
>
> On Tue, January 25, 2011 6:05 pm, 
> [email protected]<cuanesia%40yahoo.com>wrote:
> > Bagus. Saatnya house lokal unjuk gigi. Ini tanah kita! :)
>
> Setuju, sudah 400 tahun kita dibodohi asing. Kita mampu sekali lho. Misal,
> di 2010 lalu dana asing yg masuk (net buy) adalah 19 trilyun. Di 2011 ini,
> Jamsostek berencana investasi sebesar 115 trilyun, 20%-nya di saham,
> sekitar 23 trilyun. Jadi tanpa dana asing pun harusnya bursa masih kokoh.
>
> Saya khawatir asing ke sini hanya mengeruk dana2 domestik, dibawa kabur
> lagi ke negaranya. Persis seperti zaman Portugis dan VOC dulu. Kita
> (jangan2) terbohongi atawa tertipu dengan dana asing yg 'masuk', padahal
> dana lokal yg masuk berlipat2 lebih banyak, dan digaruk oleh asing tadi.
> Payah ya.
>
> --
> Tertanda,
> Oguds [960000031]
>
>   
>

Kirim email ke