TLKM juga
________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: Saham <[email protected]> Terkirim: Rab, 9 Februari, 2011 15:16:52 Judul: Re: [saham] Hmmm Re: Indonesian Banking Sell-Off MPPA tuh... Yang kuat masuk angin : BLTA Coba deh liat grafik dailynya Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: "caknoval" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 09 Feb 2011 08:04:08 -0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Hmmm Re: Indonesian Banking Sell-Off Yang melawan arah angin kira2 saham apa saja, Om/Tante Positif? Maaf saya kurang pandai membaca arah angin :-) Wassalam, Noval --- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote: > > Dan...yang terjadi, terjadilah? :d > > Tumben, belum muncul 'state of denial'. > > Satu catatan dari saya,...belum-belum cukup....masih butuh beberapa poin > lebih jauh. Dan memang itu sudah suratan takdir berpijak kepada gerakan > siklus ekonomi. Tapi, ingat siklus yang secara umum melengkung termasuk > siklus persahaman tidak menjadikan semua sub-sektor akan melengkung turun. > Itu sebabnya harus pandai-pandai mengikuti arah angin inflasi/deflasi, dan > tentu saja 'confidence'. Kalau pilihan Anda sesuai dan realistis dengan > siklus ekonomi maka tidak usah khawatir dengan fluktuasi 'short-term' > temporer yang secara konvensional dianggap 'noise', tetapi kalau pilihan > saham Anda ngotot melawan arah angin, ya tentu patut Anda panik. > > IHSG mid/long term, 'uptrend' masih intact. > > '+' > > 2011/2/8 positif01 <positif01@...> > > > Selesaikan 'financial/banking sub-sector' terlebih dahulu untuk penyesuaian > > riil terhadap siklus ekonomi (lihat > > http://graphics.thomsonreuters.com/11/02/ID_FNCLSCTR0211.gif) > > > > 'Turnover' perdagangan akhir-akhir ini menipis mengingat mayoritas investor > > masih berhitung dan menyimpulkan bahwa 5 saham utama sektor keuangan, > > khususnya sub-sektor perbankan, Indonesia masih dianggap kemahalan. Dengan > > PBV rata-rata saham-saham tersebut di kisaran 3,4 kali, Indonesia sejajar > > dengan India. Mengingat kelima saham dengan large caps tersebut menguasai > > hingga 12,1% dari keseluruhan sektor, maka indeks seperti IHSG yang > > diperhitungkan dengan menimbang bobot 'market caps' ('market caps-weighted > > index') menjadi tertahan dalam persepsi posisi 'kemahalan' ('too rich'). > > Berkebalikan dengan sub-sektor perbankan, ada lah sektor komoditas, > > khususnya oil & gas dan coal, yang masih potensial 'murah'. > > > > 'Long-term uptrend' masih in tact. > > > > '+' > > > > 2011/2/1 positif01 <positif01@...> > > > > Melanjutkan posting kemarin "Mengapa Re: 14:57 - masih waktu cukup lepas > >> 'banking'" (http://groups.yahoo.com/group/saham/message/100505), > >> 'reminder' sell-off banking dalam rangka 'capital gain' trading menjelang 04 > >> Pebruari saat rapat BI untuk menentukan BI rate Pebruari. Indikator > >> distribusi asing berdasarkan pergerakan transaksi perdagangan riil 52 minggu > >> terakhir menunjukkan 'sell-off' akan dipimpin oleh BBRI dan 'follow-on > >> effect' akan mencakup all caps/all sizes banking. > >> > >> '+' > >> > >> Quoted: > >> > >> Pelaku pasar sudah melakukan strategi 'short-term capital gain trading' > >> saham-saham perbankan di sejumlah negara yang telah menyesuaikan suku > >> bunga-nya, mengapa tidak untuk Indonesia. Terakhir kali terpantau adalah, > >> 'capital gain' dengan 'massive institutional selling' saham-saham perbankan > >> di Thailand ketika menaikkan suku bunga pada 12 Januari lalu. Tentu, 'gain' > >> yang memadai bagi yang paham eksekusi 'trading', meski pada saat yang > >> bersamaan banyak 'traders' tanggung yang terjebak. So, be cautious. Anda ada > >> di mana? > >> > >> Ban kempes sudah dibocorkan. Cukup waktu, panggil tukang ojek to take you > >> to alternative place wherever you want to go. > >> > >> Thailand, 14 January 2010: > >> In Bangkok, banks pulled back after gains early in the week when they > >> raised their interest rates following a Bank of > >> Thailand rate increase. Top lender Bangkok Bank and number four Siam > >> Commercial Bank SCB.BK each fell over on Friday. > >> > > > > >
