Dan mereka tetap adalah wakil rakyat...capeee dechhh..
Powered by TK.Berry®

-----Original Message-----
From: "Äğυš™" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 14 Feb 2011 12:00:19 
To: Saham<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Pakai Hitungan Anak SD, DPR Kritik Kenaikan BI Rate


Makanya kasus ijasah palsu jd bukti nya pak..

‎‎​Ħέέ..⌣:D♓έέ..⌣:DĦέέ..⌣:D 
 



 

Sent From Far Far Away™

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 14 Feb 2011 11:52:16 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Pakai Hitungan Anak SD, DPR Kritik Kenaikan BI Rate

Waktu kuliah bukannya disebutin cara turunin inflasi yah naek suku bunga? Anak 
SDnya ga lulus2 kali jadi ga kuliah. Wekkekke
-----Original Message-----
From: "caknoval" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 14 Feb 2011 10:02:07 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Pakai Hitungan Anak SD, DPR Kritik Kenaikan BI Rate

Wah, hebat bener DPR. Pakai hitungan anak SD berani mengkritik BI yang banyak 
doktor ekonominya.

Wassalam,



Noval

http://www.detikfinance.com/read/2011/02/14/163154/1571078/5/pakai-hitungan-anak-sd-dpr-kritik-kenaikan-bi-rate?f9911013

Senin, 14/02/2011 16:31 WIB
Pakai Hitungan Anak SD, DPR Kritik Kenaikan BI Rate 
Suhendra - detikFinance

Jakarta - DPR mengkritik langkah BI menaikkan suku bunga acuan, BI Rate 25 
basis poin menjadi 6,75% karena dinilai bisa memicu inflasi. Padahal BI 
sebelumnya menaikkan BI Rate untuk merespons inflasi yang melonjak tinggi.

Adalah anggota Komisi XI DPR-RI Arif Budimanta yang mengkritik kebijakan itu. 
Anggota DPR dari PDIP itu mempertanyakan alasan BI menaikan BI Rate 25 basis 
poin menjadi 6,75% pada 4 Februari 2011 lalu. Berdasarkan hitungan sederhana 
saja, jika BI rate naik maka implikasinya justru pada kenaikan inflasi lagi.

"BI rate naik suku bunga pinjaman otomatis naik, apakah akan melawan pasar? 
Biaya produksi naik, di tingkat konsumen akan naik. Ya inflasi naik. Ini 
matematika sederhana saja, anak SD, saya nggak tahu kalau BI lebih canggih," 
kata Arif dalam raker BI dengan Komisi XI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, 
Senin (14/2/2011)

Ia mengatakan selama ini usulan DPR terhadap BI selalu tak diperhatikan 
sehingga terkesan percuma saja. Namun ia mengusulkan agar setiap triwulan dalam 
rangka anggaran tahunan Bank Indonesia (ATBI), Arif  meminta suatu laporan 
korelasi kebijakan moneter BI dengan pengendalian inflasi.

"BI selaku Bank Sentral dikaitkan core inflation," katanya.

Ia juga mengkritik soal konsistensi target inflasi tahun 2011 yang menurut 
versi pemerintah sebesar 5,3%. Sementara BI, menggunakan pola target inflasi 
2011 dengan pola 5% plus minus 1%.

Ditempat yang sama Gubernur BI. Darmin Nasution menyatakan optimisnya terhadap 
inflasi 2011 pada rentang 5% plus minus 1%.

"Melalui bauran kebijakan moneter dan makroprudensial tersebut, serta 
langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi tingginnya harga komoditi pangan, BI 
meyakini inflasi dapat dijaga pada sasarannya yakni 5% plus minus 1% untuk 
2011," katanya.

BI dalam rapat terakhirnya memang memutuskan kenaikan BI Rate 25 basis poin 
menjadi 6,75%. Keputusan ini diambil akibat peningkatan inflasi yang dipicu 
oleh pergerakan harga pangan dunia yang tinggi.

(hen/qom) 


Kirim email ke