*Pasar Antisipasi BI Rate Naik; G-20 Tersengat Inflasi*

Tumben nih, ada headline berita penting pasca penutupan perdagangan Asia,
belum ada posting-an yang memuatnya. Indikasi bias upside surge yang begitu
penuh pengharapan, khususnya angin segar sesaat di banking kemarin?
Disembunyikan dulu sementara sampai sempat 'profit taking' Senin? :d. Well,
namanya berita baik atau buruk ya perlu diinformasikan.

Pertemuan G-20 di Paris yang berakhir Sabtu lalu, menampilkan secara kasat
mata keseragaman kekhawatiran terhadap melonjaknya inflasi global.
Sebagaimana diketahui, naiknya harga-harga konsumen sebagai dampak langsung
perbaikan ekonomi dari resesi terburuk sejak Perang Dunia II yang didorong
dengan lonjakan harga-harga komoditas telah membawa kembali persoalan suku
bunga yang menjadi lebih tinggi ke dalam agenda negara-negara maju dan
berkembang.

Di Cina, inflasi menanjak menjadi 4,9% y-on-y pada Januari melampaui target
2011 di 4% untuk bulan yang ke-4. Sementara, Kamis lalu, indeks harga
konsumen AS menunjukkan inflasi yang telah mencapai 1,6% pada bulan Januari,
dan tertinggi sejak Mei tahun lalu. Begitu juga untuk kawasan Eropa dengan
laju inflasi 2,4% merupakan laju tercepat sejak Oktober 2008, melampaui
target Bank Sentral Eropa di 2%. Kenaikan inflasi di negara industri telah
mendorong kenaikan suku bunga di Kanada, dan momentum serupa yang segera
matang pada pekan depan akan mendorong Bank Sentral Inggris untuk
menyesuaikan suku bunga setelah memprediksi inflasi akan meningkat menjadi
4,4% atau tertinggi dalam 2 tahun terakhir. (
http://www.bloomberg.com/news/2011-02-17/g-20-stung-by-faster-inflation-as-paris-dispute-rages-on-global-imbalances.html
)

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Pasar keuangan ('money market')
telah mengantisipasi potensi kenaikan kembali BI rate untuk ke-2 kalinya di
awal 2011 pada pertemuan Dewan Gubernur BI 5 Maret nanti dengan terus
menguatnya Rupiah selama beberapa minggu terakhir hingga mencapai
Rp8.873/USD atau level tertinggi sejak 2007. Penguatan ini didasarkan
mayoritas kepada spekulasi bahwa Bank Indonesia akan segera menaikkan suku
bunga untuk meredam laju inflasi. (
http://www.bloomberg.com/news/2011-02-17/rupiah-gains-on-speculation-borrowing-costs-are-headed-higher.html
)

'+'

Kirim email ke