bisa dibantu saham2 bc yg bisa di buy dgn 2 jt/ bln?
misalkan saham bc nya A B C D E
jd yg saya buy fokus di satu saham aja / bln?
atau di pecah ke 5 saham tersebut?
jd bulan 1 saya buy saham a , berikutnya saham b... dst??
yg saya takutkan adalah pada saat 30 thn kedepan saham bc nya dah ga bc lagi
thanx





________________________________
Dari: Desmond Wira <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jum, 4 Maret, 2011 08:01:10
Judul: Re: [saham] WB gadungan

  
Kalau time frame Pak Agus 30 tahun lebih baik KONSISTEN investasi di saham 
setiap bulan 2 juta daripada taruh di tabungan
Asal dibelikan blue chip pasti hasilnya lebih maknyus daripada tabungan

regards
DW




________________________________
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, March 4, 2011 7:51:28 AM
Subject: Re: [saham] WB gadungan

  
Bunga tabungan di bank seperti BCA adalah 2.25% per tahun, masih potong pajak 
PPh atas bunga sebesar 20% sehingga bunga yg kita terima bersihnya sebesar 1,8% 
per tahun atau bila dihitung per bulan (karena bunga dibayar per bulan) maka 
sebesar 0,15% per bulan (karena satu bulan ada beda2 hari, saya asumsikan saja 
sama supaya gampang menghitungnya).

Kalau mau di hitung untuk selama 30 tahun maka di tabungan bisa menghasilkan 
71,53%.

Dengan kata lain, kalau kita memiliki uang 10 juta di tabungan di bank, dengan 
asumsi bunganya tetap terus tidak ada kenaikan dan penurunan dan pajak atas 
bunga juga tetap, maka setelah 30 tahun kira2 uangnya menjadi 17,15 juta.

Sayangnya, tingkat inflasi rata2 6 tahun terakhir sebesar 8,42% per tahun. 
Kalau 
kita asumsikan rata2 tingkat inflasi selama 30 tahun mendatang adalah 8,42% per 
tahun, maka uang kita di tahun 2041 atau 30 tahun yg dari sekarang yg sebesar 
17,15 juta itu kalau dihitung nilainya balik ke 2011, nilainya setara dengan 
1,51 juta alias lebih rendah nilai daya belinya ketimbang kita invest di awal 
yaitu 10 juta.

Jadi, di tabungan atau bahkan di deposito sebenarnya kita sedang tidak 
melakukan 
investasi karena investasi di tabungan ataupun deposito dapat dibilang 
investasi 
yang merugi mengingat imbal hasil yang diterima saat ini di bawah tingkat 
inflasi rata2 6 tahun terakhir. Jadi, ketika kita menaruh uang di tabungan 
ataupun deposito, sebenarnya kita dari awal sudah harus menyadari bahwa kita 
merugi.

Saya tidak mengatakan bahwa di tabungan atau deposito tidak perlu. Tetap perlu 
karena kita dalam hidup tetap membutuhkan likuiditas sehari2 atau hal2 yg 
bersifat rutin maupun jaga2 untuk kebutuhan mendadak.  Itu sebabnya, dalam 
kehidupan, kita perlu mengatur pengalokasian penempatan uang maupun aset kita.

Untuk di saham, sebenarnya saya tidak sedang mengatakan kita harus dapat cuan 
per hari sebesar 0,124% atau katakan saja biar gampang 0,13% seperti yang Pak 
Agus tuliskan. Saya sebenarnya hanya ingin mencoba membuka wawasan bahwa 
seorang 
WB yg penghasilannya luar biasa itu selama 50 tahun terakhir, kalau dirata2 
sebenarnya setara dengan 0,124%. Jadi, kalau kita lagi trading, katakanlah cuan 
5%, maka artinya kita bisa istirahat tidak trading dalam kurun waktu 39 hari 
trading ke depan bila ingin setara dengan WB.  Misalkan kita dapat cuan 5% itu 
membutuhkan 3 hari trading, maka tinggal dikurangi saja jadi menjadi 36 hari 
trading kita bisa isitirahat tidak trading. Sekedar catatan 5 hari trading 
setara dengan 7 hari kalender alias 36 hari trading setara dengan 7 minggu 
kalender atau 2 bulan kurang satu minggu kita bisa santai2 tidak trading :)

Kalau kita cuan 10% katakan dalam 2 minggu kalender atau 10 hari trading 
berhubung market lagi bullish katakanlah, maka kita bisa nganggur selama 77-10 
hari = 67 hari trading. Kalau diterjemahkan ke tanggalan kalender kurang lebih 
setara dengan 13,4 minggu atau 3 bulan lebih kita bisa nganggur tidak trading :)

Jangan diartikan saya hendak mengatakan setelah cuan sekian persen maka kita 
nganggur sekian lama. Tapi poin penting yg ingin saya sampaikan adalah 
sebenarnya di dunia trading saham, kita tidak harus setiap hari trading, tidak 
juga harus setiap minggu trading. Dengan cuan katakan 5%, sebenarnya kita bisa 
istirahat hampir dua bulan. Walau demikian, dalam praktek lapangan, biasanya 
kita tidak perlu menunggu sampai 2 bulan untuk mendapat sinyal buy lagi. Dengan 
demikian, tradingnya jadi bisa lebih bersabar menunggu peluang. Begitu lho 
maksud saya yang sebenarnya :)

Semoga bermanfaat ya.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2011/3/4 agus saputra <[email protected]>


>
>
>kalo melihat performance 0,13 % / hari, spt yg bang Ian katakan
>bagi trader spt saya yg amat nubie ini pun masih kesulitan
>karena ada embel2 yg nempel secara kasat mata, yaitu KONSISTEN
>itu yg blm bisa dicapai
>mk saya coba tuk simpan di tabungan biasa sebesar 2 jt / bln, secara KONSISTEN
>bg saya ini lbh mudah saya lakukan
>bisa bantu itung, dgn bunga tab yg kecil di indo, contohnya, bca dah, brp 
>hasil 
>yg di dpt setelah 30 thn??
>krn dibutuhkan proses bunga berbung / compound, kayanya bank masuk dalm sistem 
>bunga berbunga
>thanx
>
>
>
>


 

Kirim email ke