WB di US itu menentukan Arah Bisnis Management, Menetapkan jumlah Deviden yang harus dibagikan sehingga Bisnis Movement di monitor Team B - H http://prediksisahambei.blogspot.com
-----Original Message----- From: "caknoval" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 19 Mar 2011 01:39:21 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: WB gadungan Gak apa2 terjun langsung di dunia saham. Malah bisa lebih paham dengan semangat learning by doing. Rugi yang ada anggap aja sebagai ongkos sekolah di dunia riil saham. Yang penting jangan berhenti memetik pelajaran dari setiap momen yang terjadi. Sebenarnya kalau mau jujur, apa ada di sini yang mendekati WB asli? Jangan2 semuanya memang WB gadungan. Karena WB yang asli itu beli saham niatnya untuk membeli perusahaan, bukan beli saham semata. Makanya WB gak akan beli saham yang bisnisnya dia tidak paham benar. WB asli akan dengan sangat telaten membaca annual report. Itu yang diajarkannya. Ketika ada yang bertanya,"Bagaimana mungkin membaca semua laporan keuangan? Jumlah perusahaan yang go publik di US sebanyak 27 ribu?" Lalu WB dengan enteng menjawab,"Kalau gitu mari kita mulai dengan menganalisis perusahaan dengan awalan huruf A..." Nah lo, emang ada yang begitu di sini? WB asli beli saham dengan niat dimiliki beberapa tahun, tidak harian seperti kita. WB asli juga sangat memperhatikan manajemen dan corporate governance dari perusahaan yang sahamnya akan dia beli. Jadi marilah kita saling belajar, wahai WB-WB gadungan :-)) --- In [email protected], Lukman jkt <lkmjkt@...> wrote: > > Sebenarnya kasihan . belum paham benar sudah terjun di dunia Saham. > > Tanpa persiapan yg mateng . ini pun masih belum memadai . masih perlu jam > terbang. > > bisa bisa modal amblas. bukan untung yg di raih, tapi stress yg di dapat. > > Apalagi bila analisa dengan telinga (dengan menguping) , dengan mulut > (dengan bertanya) atau sebagai bebek saja (ikutan saja) > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > 2011/3/18 budy darmawan <darmawan_budy@...> > > > > > > > contohnya tlkm?? maknyus bener kebawahnya yaaa hehehehehe....just kidding > > > > regards, > > budy darmawan,s.h. > > > > --- Pada *Jum, 4/3/11, lkm jkt <lkmjkt@...>* menulis: > > > > > > Dari: lkm jkt <lkmjkt@...> > > > > Judul: Re: [saham] WB gadungan > > Kepada: [email protected] > > Tanggal: Jumat, 4 Maret, 2011, 4:32 AM > > > > > > > > Asal dibelikan *blue chip* pasti hasilnya lebih maknyus > > > > apa sih kriteria nya saham yg dapat di katakan sebagai saham blue chip itu > > ? > > > > Apa iya sedemikian penting nya dengan masuk ke kelompok saham blue chip ? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > 2011/3/4 Desmond Wira <desmondwira@...<http://mc/compose?to=desmondwira@...> > > > > > > > > > > > Kalau time frame Pak Agus 30 tahun lebih baik KONSISTEN investasi di saham > > setiap bulan 2 juta daripada taruh di tabungan > > Asal dibelikan blue chip pasti hasilnya lebih maknyus daripada tabungan > > > > regards > > DW > > > > ------------------------------ > > *From:* Irwan Ariston Napitupulu > > <irwanariston@...<http://mc/compose?to=irwanariston@...> > > > > > *To:* [email protected] <http://mc/[email protected]> > > *Sent:* Fri, March 4, 2011 7:51:28 AM > > > > *Subject:* Re: [saham] WB gadungan > > > > > > > > Bunga tabungan di bank seperti BCA adalah 2.25% per tahun, masih potong > > pajak PPh atas bunga sebesar 20% sehingga bunga yg kita terima bersihnya > > sebesar 1,8% per tahun atau bila dihitung per bulan (karena bunga dibayar > > per bulan) maka sebesar 0,15% per bulan (karena satu bulan ada beda2 hari, > > saya asumsikan saja sama supaya gampang menghitungnya). > > > > > > Kalau mau di hitung untuk selama 30 tahun maka di tabungan bisa > > menghasilkan 71,53%. > > > > Dengan kata lain, kalau kita memiliki uang 10 juta di tabungan di bank, > > dengan asumsi bunganya tetap terus tidak ada kenaikan dan penurunan dan > > pajak atas bunga juga tetap, maka setelah 30 tahun kira2 uangnya menjadi > > 17,15 juta. > > > > Sayangnya, tingkat inflasi rata2 6 tahun terakhir sebesar 8,42% per tahun. > > Kalau kita asumsikan rata2 tingkat inflasi selama 30 tahun mendatang adalah > > 8,42% per tahun, maka uang kita di tahun 2041 atau 30 tahun yg dari sekarang > > yg sebesar 17,15 juta itu kalau dihitung nilainya balik ke 2011, nilainya > > setara dengan 1,51 juta alias lebih rendah nilai daya belinya ketimbang kita > > invest di awal yaitu 10 juta. > > > > Jadi, di tabungan atau bahkan di deposito sebenarnya kita sedang tidak > > melakukan investasi karena investasi di tabungan ataupun deposito dapat > > dibilang investasi yang merugi mengingat imbal hasil yang diterima saat ini > > di bawah tingkat inflasi rata2 6 tahun terakhir. Jadi, ketika kita menaruh > > uang di tabungan ataupun deposito, sebenarnya kita dari awal sudah harus > > menyadari bahwa kita merugi. > > > > Saya tidak mengatakan bahwa di tabungan atau deposito tidak perlu. Tetap > > perlu karena kita dalam hidup tetap membutuhkan likuiditas sehari2 atau hal2 > > yg bersifat rutin maupun jaga2 untuk kebutuhan mendadak. Itu sebabnya, > > dalam kehidupan, kita perlu mengatur pengalokasian penempatan uang maupun > > aset kita. > > > > Untuk di saham, sebenarnya saya tidak sedang mengatakan kita harus dapat > > cuan per hari sebesar 0,124% atau katakan saja biar gampang 0,13% seperti > > yang Pak Agus tuliskan. Saya sebenarnya hanya ingin mencoba membuka wawasan > > bahwa seorang WB yg penghasilannya luar biasa itu selama 50 tahun terakhir, > > kalau dirata2 sebenarnya setara dengan 0,124%. Jadi, kalau kita lagi > > trading, katakanlah cuan 5%, maka artinya kita bisa istirahat tidak trading > > dalam kurun waktu 39 hari trading ke depan bila ingin setara dengan WB. > > Misalkan kita dapat cuan 5% itu membutuhkan 3 hari trading, maka tinggal > > dikurangi saja jadi menjadi 36 hari trading kita bisa isitirahat tidak > > trading. Sekedar catatan 5 hari trading setara dengan 7 hari kalender alias > > 36 hari trading setara dengan 7 minggu kalender atau 2 bulan kurang satu > > minggu kita bisa santai2 tidak trading :) > > > > Kalau kita cuan 10% katakan dalam 2 minggu kalender atau 10 hari trading > > berhubung market lagi bullish katakanlah, maka kita bisa nganggur selama > > 77-10 hari = 67 hari trading. Kalau diterjemahkan ke tanggalan kalender > > kurang lebih setara dengan 13,4 minggu atau 3 bulan lebih kita bisa nganggur > > tidak trading :) > > > > Jangan diartikan saya hendak mengatakan setelah cuan sekian persen maka > > kita nganggur sekian lama. Tapi poin penting yg ingin saya sampaikan adalah > > sebenarnya di dunia trading saham, kita tidak harus setiap hari trading, > > tidak juga harus setiap minggu trading. Dengan cuan katakan 5%, sebenarnya > > kita bisa istirahat hampir dua bulan. Walau demikian, dalam praktek > > lapangan, biasanya kita tidak perlu menunggu sampai 2 bulan untuk mendapat > > sinyal buy lagi. Dengan demikian, tradingnya jadi bisa lebih bersabar > > menunggu peluang. Begitu lho maksud saya yang sebenarnya :) > > > > Semoga bermanfaat ya. > > > > jabat erat, > > Irwan Ariston Napitupulu > > > > 2011/3/4 agus saputra > > <agus008saputra@...<http://mc/compose?to=agus008saputra@...> > > > > > > > > > > > kalo melihat performance 0,13 % / hari, spt yg bang Ian katakan > > bagi trader spt saya yg amat nubie ini pun masih kesulitan > > karena ada embel2 yg nempel secara kasat mata, yaitu KONSISTEN > > itu yg blm bisa dicapai > > mk saya coba tuk simpan di tabungan biasa sebesar 2 jt / bln, secara > > KONSISTEN > > bg saya ini lbh mudah saya lakukan > > bisa bantu itung, dgn bunga tab yg kecil di indo, contohnya, bca dah, brp > > hasil yg di dpt setelah 30 thn?? > > krn dibutuhkan proses bunga berbung / compound, kayanya bank masuk dalm > > sistem bunga berbunga > > thanx > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > Lukman > > > > > > > > > > > > > > > > -- > Lukman >
