Pak Irwan.

yang perlu disiapkan adalah mental,

mengenai  mental . ini apakah dapat di pelajarin atau kah memerlukan bakat
?

untuk mental ini , rasanya nga bisa di pelajarin .  tapi harus  di lakukan .


pertanyaan nya .  perlu latihan  sekitar berapa bulan / tahun kah ?
 untuk seorang trader  yg belum mengenal pasar  sama sekali .
apakah semua orang akan berhasil   setelah menjalan kan  hal di atas .




Salam

Lukman


























2011/3/3 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>

>
>
> Pak Lukman, yang perlu disiapkan adalah mental, pengetahuan tentang
> trading, dan tentunya modal yg cukup. Target average gain adalah 20% per
> tahun.
>
> Saya pribadi melihat peluang trading di forex jauh lebih menjanjikan
> ketimbang trading (bukan investasi) di saham mengingat di forex kita bisa
> melakukan buy dulu bila kita berpikiran grafiknya akan naik, bisa juga sell
> dulu bila kita berpikiran grafiknya akan turun.
>
> Tetapi trading di forex menurut saya bukan untuk semua orang. Harus orang
> yg benar2 sudah paham tentang grafik, paham benar MM, paham benar mental
> trading, paham benar pair currency yg dia tradingkan, dan tentunya harus
> bisa mematikan perasaan. :)
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/3/3 lkm jkt <[email protected]>
>
>>
>>
>> Pak Irwan.
>>
>> tanya :  apa saja yg perlu di persiapkan . untuk bisa trading for living .
>> baik dari skill , modal , mau pun berapa target average gain nya , lalu apa
>> lagi  ?
>> misal nya untuk menutupi .  biaya hidup  yg 5 juta sebulan nya .  (atau
>> kelipatan nya )
>>
>>
>> Salam
>>
>>
>> Lukman
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> 2011/3/3 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>
>>
>>>
>>> Rekan "Blue", di pelatihan saya sering mengingatkan hal ini ke para
>>> peserta. Tujuannya agar mereka terbuka wawasannya, dan terpenting lagi agar
>>> trading mereka jadi lebih terarah dan tahu apa yang mereka cari dari trading
>>> saham :)
>>>
>>> Bisnis di saham terbilang cukup murah. Coba kita bandingkan bila kita
>>> ingin buka restoran:
>>>
>>> Sewa ruko setahun di kelapa gading bisa mencapai 100 juta (tolong
>>> dikoreksi kalau salah ya).
>>> Membeli peralatan masak, meja kursi, A/C, piring2, dekorasi, dll, bisa
>>> mencapai Rp100 juta.
>>> Modal kerja katakan 75 juta.
>>>
>>> Total yang kita perlu kita siapkan 275 juta (atau bahkan lebih untuk
>>> menutupi biaya gaji bila restorannya seret penghasilannya).
>>>
>>> Biaya bulanan yg harus kita keluarkan:
>>> Gaji pegawai. Katakan kita mempekerjakan 5 orang, dengan gaji 1 juta saja
>>> / bulan maka sebulan 5 juta.
>>> Lalu kita gaji juru masak dua orang, katakan sebulan 3 juta, maka menjadi
>>> 6 juta untuk dua orang.
>>> Biaya gaji total 11 juta / bulan.
>>> Biaya listrik dan air, katakan 3 juta / bulan.
>>> Total biaya operasi per bulan menjadi 14 juta per bulan.
>>>
>>> Jadi, kalau dilihat2 di bisnis restoran, yg jelas waktu kita mulai kita
>>> sudah merugi 100 juta untuk sewa ruko, ditambah 14 juta per bulan atau 168
>>> juta per tahun. Sehingga total setahun dari bisnis restoran adalah adanya
>>> biaya 268 juta yg harus bisa kita dapatkan dari keuntungan menjual makanan
>>> agar bisa menutupan kerugian dan potensi kerugian yg sudah pasti kita jalani
>>> selama buka restoran tersebut.
>>>
>>>
>>> Sekarang kita bandingkan dengan bisnis saham. Yang dibutuhkan adalah
>>>
>>> 1 PC komputer lengkap dengan monitor, kira2 9 juta.
>>> 1 software Amibroker Pro Rp2,5 juta (beli lewat Irwan diskon 10%).
>>> Meja kerja + kursi, 5 juta (pakai kursi yg nyaman supaya enak duduknya).
>>>
>>> Total biaya yg dibutuhkan untuk peralatan hanya 16,5 juta saja.
>>> Untuk tempat, kita ngga perlu sewa ruko, cukup trading dari rumah saja yg
>>> gratis :)
>>>
>>> Total biaya bulanan yang dibutuhkan:
>>> koneksi internet broadband, 350 ribu / bulan
>>> biaya realtime data dari IMQ utk dihubungkan ke amibroker, 200 ribu /
>>> bulan (bila bayar 6 bulan sekaligus)
>>> Perkiraan pemakaian listrik 300 ribu/bulan (komputer + A/C)
>>>
>>> Total biaya per bulan 850 ribu / bulan. Kalau setahun setara dengan 10,2
>>> juta.
>>>
>>> Sehingga bila dilihat, di bisnis saham, saat mulai kita hanya rugi 850
>>> ribu per bulan atau 10,2 juta per tahun. Angka 10,2 juta inilah keuntungan
>>> yg perlu kita cari dari saham selama satu tahun agar biaya bulanan bisa
>>> tertutupi. Sementara aset yg dibeli, bisa terus dipakai setiap tahunnya.
>>>
>>> Untuk modal kerja, asumsikan saja sisa uang bila dibanding dengan
>>> restoran. Kalau direstoran 275 juta, maka di saham menjadi 275 juta - 16,5
>>> juta - 10,2 juta = 248.3 juta. Inilah jumlah yg akan diputar di saham agar
>>> setara dengan bisnis restoran.
>>>
>>> Sekarang dapat kita lihat bahwa ternyata bisnis di saham investasi yg
>>> diperlukan untuk memulai usaha serta biaya operasionalnya sangatlah kecil
>>> bila dibanding bisnis seperti restoran (bukan yg franchise, karena kalau
>>> franchise jauh lebih besar lagi yg diperlukan dananya).
>>>
>>> Yang menarik walau di saham investasi yg diperlukan sangat kecil, tapi
>>> banyak enggan melengkapi peralatan di bisnis saham dengan baik. Misalnya,
>>> komputer yang dipakai adalah komputer yang mungkin sudah terlalu usang
>>> sehingga kinerjanya mulai melambat. Tidak melengkapi komputernya dengan
>>> software analisa grafik yg harganya hanya Rp2,5 juta untuk lifetime alias
>>> suka2 saja mau pakainya berapa tahun pun.  Ada juga yg merasa data realtime
>>> dari IMQ yg 200 ribu / bulan (bila bayar langsung 6 bulan) terasa mahal,
>>> tetap kalau gaji yg kerja direstoran sampai 11 juta per bulan (5 orang + 2
>>> juru masak), tidak masalah.
>>>
>>> Saya paparkan ini tujuannya untuk membuka wawasan kita, bahwa bila kita
>>> ingin serius di suatu bisnis, maka:
>>> 1. Persiapkanlah peralatan yang dapat menunjang operasi bisnis kita,
>>> 2. Seriuslah mempersiapkan pengetahuan kita tetang trading saham,
>>> 3. Luangkan waktu untuk melakukan riset/analisa sebelum trading dimulai.
>>> 4. Luangkan waktu untuk trading saham layaknya kita meluangkan waktu di
>>> bisnis di sektor riil.
>>> 5. Buatlah target2 yg realistis layaknya kita membuat target untuk bisnis
>>> di sektor riil.
>>>
>>> Semoga bermanfaat untuk rekan2 semuanya. :)
>>>
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>> 2011/3/3 <[email protected]>
>>>
>>>
>>>>
>>>> Petuah ini yg membuat semangat menjadi terpacu lagi.
>>>> Good advice bang Irwan
>>>>
>>>> Blue
>>>>
>>>> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>>> ------------------------------
>>>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>>> *Sender: * [email protected]
>>>> *Date: *Thu, 3 Mar 2011 18:03:16 +0700
>>>> *To: *<[email protected]>
>>>> *ReplyTo: * [email protected]
>>>> *Subject: *Re: [saham] Warren Buffett
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> Saya tambahkan ya,
>>>>
>>>> Tahun 1959 WB memulai dengan 20 ribu dolar kalau tidak salah ingat.
>>>> Tahun 2009, kekayaan WB mencapai 60 milyar dolar.
>>>>
>>>> Kalau dihitung2 dan dirata2kan, maka selama 50 tahun, dari 20 ribu dolar
>>>> menjadi 60 milyar dolar, tingkat cuannya per tahun rata2 sebesar  34,75%.
>>>>
>>>> Rata2 per tahun 34,75% itu setara dengan rata2 2.52% per bulan, dan
>>>> setara dengan 0.124% per hari trading dengan asumsi satu bulan ada 20 hari
>>>> trading.
>>>>
>>>> Ternyata, dengan melihat cukup cuan hanya dengan 0,124% per hari alias
>>>> tidak perlu 1% bahkan tidak sampai 0,5%, tapi hanya 0,124% rata2 per hari,
>>>> kita sebenarnya punya potensi mengalahkan Warren Buffet. :)
>>>>
>>>> Kita saat ini hanya melihat Warren Buffett yang sudah seperti sekarang
>>>> dengan kekayaan USD60 milyar. Sayangnya kita lupa bahwa dia mencapai level
>>>> segitu setelah 50 tahun. Dengan menyadari hal ini, moga2 rekan2 bisa 
>>>> melihat
>>>> bahwa sebenarnya peluang itu masih sangat besar terpampang di depan kita.
>>>> Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan mempelajari pengetahuan
>>>> trading ataupun investasi yang bisa kita pakai seumur hidup kita.
>>>>
>>>>
>>>> jabat erat,
>>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>>
>>>> 2011/3/3 Fabianto Wangsamulya <[email protected]>
>>>>
>>>>>
>>>>>
>>>>> Saya mau berbagi cerita mengenai Warren Buffett. Saya yakin di milis
>>>>> ini banyak yang mengidolakan Warren Buffett. Menurut Forbes, beliau adalah
>>>>> orang terkaya no 3 di dunia pada tahun 2010 setelah Carlos Slim Helu dan
>>>>> Bill Gates. Beliau pada tahun 1964 membeli perusahaan yang bernama 
>>>>> Berkshire
>>>>> Hathaway, yang sekarang menjadi perusahaan investasinya.
>>>>>
>>>>> Iseng-iseng karena di milis ini ada yang post mengenai surat tahunan
>>>>> Buffett kepada investornya di Berkshire Hathaway, saya jadi ikut download
>>>>> dan baca. Surat tahun 2010 bisa didownload di
>>>>> http://www.berkshirehathaway.com/letters/2010ltr.pdf
>>>>>
>>>>> Saya lihat perbandingan performance Berkshire dengan S&P 500 dari tahun
>>>>> 1964-2010, jadi sudah 46 tahun. Sekadar merekap:
>>>>> Overall S&P 500: +6262%
>>>>> Overall Berkshire: +490409%
>>>>>
>>>>> Angkanya ternyata fantastis dan tidak heran selama 46 tahun, Buffett
>>>>> menjadi orang no 3 terkaya sedunia.
>>>>>
>>>>> Tapi saya lihat perbandingan Compounded Annual Gain alias rata2 tahunan
>>>>> dengan hitungan compound (berlipat atau bunga berbunga).
>>>>> S&P 500: +9.4%
>>>>> Berkshire: +20.2%
>>>>>
>>>>> Angka ini membuat saya terkejut karena hanya dengan selisih kurang dari
>>>>> 11%, Berkshire menghasilkan performance 78 kali lipat dari S&P 500 dalam
>>>>> kurun waktu 46 tahun.
>>>>> Saya lebih terkejut lagi karena ternyata performance rata-rata tahunan
>>>>> Berkshire HANYA 20.2% saja. Hal ini membuat saya heran karena HANYA dengan
>>>>> performance rata-rata tahunan 20.2% saja Berkshire menjadi perusahaan
>>>>> investasi yang besar dan disorot publik. Lebih dari itu, pemiliknya yaitu
>>>>> Warren Buffett menjadi orang terkaya no 3 sedunia.
>>>>>
>>>>> Perlu diingat pula bahwa Berkshire dan Warren Buffett juga tidak
>>>>> sempurna. Bahkan ironisnya Buffett mengakui bahwa keputusan membeli
>>>>> Berkshire Hathaway adalah keputusan yang salah :D Silakan lihat table
>>>>> performancenya, kita akan menemukan bahwa beberapa kali performance
>>>>> Berkshire kalah dibanding S&P 500, bahkan pernah pula mengalami kerugian
>>>>> yaitu di thn 2001 dan 2008.
>>>>>
>>>>> Pelajaran yang saya ambil dari pengalaman ini adalah bahwa suatu hal
>>>>> yang sepertinya kecil bisa menjadi besar jika konsisten dalam jangka
>>>>> panjang. Saya yakin di milis ini banyak trader dan investor yang
>>>>> performancenya lebih hebat daripada Berkshire dan Warren Buffett sehingga
>>>>> dalam beberapa tahun mendatang bisa jadi ada member milis ini yang masuk
>>>>> dalam jajaran orang terkaya sedunia.
>>>>>
>>>>> Semoga memberi semangat baru dalam berinvestasi ;)
>>>>>
>>>>> ---
>>>>> Fabianto
>>>>>
>>>>>
>>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>
>>>
>>>
>>
>>
>> --
>> Lukman
>>
>>
>>
>>
>
>
> 
>



-- 
Lukman

Kirim email ke