Mungkin ada hub-nya dgn psikologi trading..karena di forex sangat volatile. Sent from my BB®
-----Original Message----- From: "Äğuš™" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 3 Mar 2011 16:17:08 To: Saham<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Warren Buffett " dan tentunya harus bisa mematikan perasaan. :) " Gmn maksud nya bang Ian ?? Apa mesti berdarah dingin,koq jd ngeri gini bang ? Sent from Far Far Away™ -----Original Message----- From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 3 Mar 2011 23:06:28 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Warren Buffett Pak Lukman, yang perlu disiapkan adalah mental, pengetahuan tentang trading, dan tentunya modal yg cukup. Target average gain adalah 20% per tahun. Saya pribadi melihat peluang trading di forex jauh lebih menjanjikan ketimbang trading (bukan investasi) di saham mengingat di forex kita bisa melakukan buy dulu bila kita berpikiran grafiknya akan naik, bisa juga sell dulu bila kita berpikiran grafiknya akan turun. Tetapi trading di forex menurut saya bukan untuk semua orang. Harus orang yg benar2 sudah paham tentang grafik, paham benar MM, paham benar mental trading, paham benar pair currency yg dia tradingkan, dan tentunya harus bisa mematikan perasaan. :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/3/3 lkm jkt <[email protected]> > > > Pak Irwan. > > tanya : apa saja yg perlu di persiapkan . untuk bisa trading for living . > baik dari skill , modal , mau pun berapa target average gain nya , lalu apa > lagi ? > misal nya untuk menutupi . biaya hidup yg 5 juta sebulan nya . (atau > kelipatan nya ) > > > Salam > > > Lukman > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > 2011/3/3 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > > >> >> Rekan "Blue", di pelatihan saya sering mengingatkan hal ini ke para >> peserta. Tujuannya agar mereka terbuka wawasannya, dan terpenting lagi agar >> trading mereka jadi lebih terarah dan tahu apa yang mereka cari dari trading >> saham :) >> >> Bisnis di saham terbilang cukup murah. Coba kita bandingkan bila kita >> ingin buka restoran: >> >> Sewa ruko setahun di kelapa gading bisa mencapai 100 juta (tolong >> dikoreksi kalau salah ya). >> Membeli peralatan masak, meja kursi, A/C, piring2, dekorasi, dll, bisa >> mencapai Rp100 juta. >> Modal kerja katakan 75 juta. >> >> Total yang kita perlu kita siapkan 275 juta (atau bahkan lebih untuk >> menutupi biaya gaji bila restorannya seret penghasilannya). >> >> Biaya bulanan yg harus kita keluarkan: >> Gaji pegawai. Katakan kita mempekerjakan 5 orang, dengan gaji 1 juta saja >> / bulan maka sebulan 5 juta. >> Lalu kita gaji juru masak dua orang, katakan sebulan 3 juta, maka menjadi >> 6 juta untuk dua orang. >> Biaya gaji total 11 juta / bulan. >> Biaya listrik dan air, katakan 3 juta / bulan. >> Total biaya operasi per bulan menjadi 14 juta per bulan. >> >> Jadi, kalau dilihat2 di bisnis restoran, yg jelas waktu kita mulai kita >> sudah merugi 100 juta untuk sewa ruko, ditambah 14 juta per bulan atau 168 >> juta per tahun. Sehingga total setahun dari bisnis restoran adalah adanya >> biaya 268 juta yg harus bisa kita dapatkan dari keuntungan menjual makanan >> agar bisa menutupan kerugian dan potensi kerugian yg sudah pasti kita jalani >> selama buka restoran tersebut. >> >> >> Sekarang kita bandingkan dengan bisnis saham. Yang dibutuhkan adalah >> >> 1 PC komputer lengkap dengan monitor, kira2 9 juta. >> 1 software Amibroker Pro Rp2,5 juta (beli lewat Irwan diskon 10%). >> Meja kerja + kursi, 5 juta (pakai kursi yg nyaman supaya enak duduknya). >> >> Total biaya yg dibutuhkan untuk peralatan hanya 16,5 juta saja. >> Untuk tempat, kita ngga perlu sewa ruko, cukup trading dari rumah saja yg >> gratis :) >> >> Total biaya bulanan yang dibutuhkan: >> koneksi internet broadband, 350 ribu / bulan >> biaya realtime data dari IMQ utk dihubungkan ke amibroker, 200 ribu / >> bulan (bila bayar 6 bulan sekaligus) >> Perkiraan pemakaian listrik 300 ribu/bulan (komputer + A/C) >> >> Total biaya per bulan 850 ribu / bulan. Kalau setahun setara dengan 10,2 >> juta. >> >> Sehingga bila dilihat, di bisnis saham, saat mulai kita hanya rugi 850 >> ribu per bulan atau 10,2 juta per tahun. Angka 10,2 juta inilah keuntungan >> yg perlu kita cari dari saham selama satu tahun agar biaya bulanan bisa >> tertutupi. Sementara aset yg dibeli, bisa terus dipakai setiap tahunnya. >> >> Untuk modal kerja, asumsikan saja sisa uang bila dibanding dengan >> restoran. Kalau direstoran 275 juta, maka di saham menjadi 275 juta - 16,5 >> juta - 10,2 juta = 248.3 juta. Inilah jumlah yg akan diputar di saham agar >> setara dengan bisnis restoran. >> >> Sekarang dapat kita lihat bahwa ternyata bisnis di saham investasi yg >> diperlukan untuk memulai usaha serta biaya operasionalnya sangatlah kecil >> bila dibanding bisnis seperti restoran (bukan yg franchise, karena kalau >> franchise jauh lebih besar lagi yg diperlukan dananya). >> >> Yang menarik walau di saham investasi yg diperlukan sangat kecil, tapi >> banyak enggan melengkapi peralatan di bisnis saham dengan baik. Misalnya, >> komputer yang dipakai adalah komputer yang mungkin sudah terlalu usang >> sehingga kinerjanya mulai melambat. Tidak melengkapi komputernya dengan >> software analisa grafik yg harganya hanya Rp2,5 juta untuk lifetime alias >> suka2 saja mau pakainya berapa tahun pun. Ada juga yg merasa data realtime >> dari IMQ yg 200 ribu / bulan (bila bayar langsung 6 bulan) terasa mahal, >> tetap kalau gaji yg kerja direstoran sampai 11 juta per bulan (5 orang + 2 >> juru masak), tidak masalah. >> >> Saya paparkan ini tujuannya untuk membuka wawasan kita, bahwa bila kita >> ingin serius di suatu bisnis, maka: >> 1. Persiapkanlah peralatan yang dapat menunjang operasi bisnis kita, >> 2. Seriuslah mempersiapkan pengetahuan kita tetang trading saham, >> 3. Luangkan waktu untuk melakukan riset/analisa sebelum trading dimulai. >> 4. Luangkan waktu untuk trading saham layaknya kita meluangkan waktu di >> bisnis di sektor riil. >> 5. Buatlah target2 yg realistis layaknya kita membuat target untuk bisnis >> di sektor riil. >> >> Semoga bermanfaat untuk rekan2 semuanya. :) >> >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> >> 2011/3/3 <[email protected]> >> >> >>> >>> Petuah ini yg membuat semangat menjadi terpacu lagi. >>> Good advice bang Irwan >>> >>> Blue >>> >>> Powered by Telkomsel BlackBerry® >>> ------------------------------ >>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >>> *Sender: * [email protected] >>> *Date: *Thu, 3 Mar 2011 18:03:16 +0700 >>> *To: *<[email protected]> >>> *ReplyTo: * [email protected] >>> *Subject: *Re: [saham] Warren Buffett >>> >>> >>> >>> Saya tambahkan ya, >>> >>> Tahun 1959 WB memulai dengan 20 ribu dolar kalau tidak salah ingat. >>> Tahun 2009, kekayaan WB mencapai 60 milyar dolar. >>> >>> Kalau dihitung2 dan dirata2kan, maka selama 50 tahun, dari 20 ribu dolar >>> menjadi 60 milyar dolar, tingkat cuannya per tahun rata2 sebesar 34,75%. >>> >>> Rata2 per tahun 34,75% itu setara dengan rata2 2.52% per bulan, dan >>> setara dengan 0.124% per hari trading dengan asumsi satu bulan ada 20 hari >>> trading. >>> >>> Ternyata, dengan melihat cukup cuan hanya dengan 0,124% per hari alias >>> tidak perlu 1% bahkan tidak sampai 0,5%, tapi hanya 0,124% rata2 per hari, >>> kita sebenarnya punya potensi mengalahkan Warren Buffet. :) >>> >>> Kita saat ini hanya melihat Warren Buffett yang sudah seperti sekarang >>> dengan kekayaan USD60 milyar. Sayangnya kita lupa bahwa dia mencapai level >>> segitu setelah 50 tahun. Dengan menyadari hal ini, moga2 rekan2 bisa melihat >>> bahwa sebenarnya peluang itu masih sangat besar terpampang di depan kita. >>> Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan mempelajari pengetahuan >>> trading ataupun investasi yang bisa kita pakai seumur hidup kita. >>> >>> >>> jabat erat, >>> Irwan Ariston Napitupulu >>> >>> 2011/3/3 Fabianto Wangsamulya <[email protected]> >>> >>>> >>>> >>>> Saya mau berbagi cerita mengenai Warren Buffett. Saya yakin di milis ini >>>> banyak yang mengidolakan Warren Buffett. Menurut Forbes, beliau adalah >>>> orang >>>> terkaya no 3 di dunia pada tahun 2010 setelah Carlos Slim Helu dan Bill >>>> Gates. Beliau pada tahun 1964 membeli perusahaan yang bernama Berkshire >>>> Hathaway, yang sekarang menjadi perusahaan investasinya. >>>> >>>> Iseng-iseng karena di milis ini ada yang post mengenai surat tahunan >>>> Buffett kepada investornya di Berkshire Hathaway, saya jadi ikut download >>>> dan baca. Surat tahun 2010 bisa didownload di >>>> http://www.berkshirehathaway.com/letters/2010ltr.pdf >>>> >>>> Saya lihat perbandingan performance Berkshire dengan S&P 500 dari tahun >>>> 1964-2010, jadi sudah 46 tahun. Sekadar merekap: >>>> Overall S&P 500: +6262% >>>> Overall Berkshire: +490409% >>>> >>>> Angkanya ternyata fantastis dan tidak heran selama 46 tahun, Buffett >>>> menjadi orang no 3 terkaya sedunia. >>>> >>>> Tapi saya lihat perbandingan Compounded Annual Gain alias rata2 tahunan >>>> dengan hitungan compound (berlipat atau bunga berbunga). >>>> S&P 500: +9.4% >>>> Berkshire: +20.2% >>>> >>>> Angka ini membuat saya terkejut karena hanya dengan selisih kurang dari >>>> 11%, Berkshire menghasilkan performance 78 kali lipat dari S&P 500 dalam >>>> kurun waktu 46 tahun. >>>> Saya lebih terkejut lagi karena ternyata performance rata-rata tahunan >>>> Berkshire HANYA 20.2% saja. Hal ini membuat saya heran karena HANYA dengan >>>> performance rata-rata tahunan 20.2% saja Berkshire menjadi perusahaan >>>> investasi yang besar dan disorot publik. Lebih dari itu, pemiliknya yaitu >>>> Warren Buffett menjadi orang terkaya no 3 sedunia. >>>> >>>> Perlu diingat pula bahwa Berkshire dan Warren Buffett juga tidak >>>> sempurna. Bahkan ironisnya Buffett mengakui bahwa keputusan membeli >>>> Berkshire Hathaway adalah keputusan yang salah :D Silakan lihat table >>>> performancenya, kita akan menemukan bahwa beberapa kali performance >>>> Berkshire kalah dibanding S&P 500, bahkan pernah pula mengalami kerugian >>>> yaitu di thn 2001 dan 2008. >>>> >>>> Pelajaran yang saya ambil dari pengalaman ini adalah bahwa suatu hal >>>> yang sepertinya kecil bisa menjadi besar jika konsisten dalam jangka >>>> panjang. Saya yakin di milis ini banyak trader dan investor yang >>>> performancenya lebih hebat daripada Berkshire dan Warren Buffett sehingga >>>> dalam beberapa tahun mendatang bisa jadi ada member milis ini yang masuk >>>> dalam jajaran orang terkaya sedunia. >>>> >>>> Semoga memberi semangat baru dalam berinvestasi ;) >>>> >>>> --- >>>> Fabianto >>>> >>>> >>>> >>> >>> >>> >> >> >> > > > -- > Lukman > > > > >
