Betul sekali Pak Ryan. Di majalah Investor edisi April 2010. Waktu itu betul
saya pakai tahun akhir 2004 sampai akhir 2009 alias 5 tahun. Karena sekarang
kita sudah tahun 2011, karenanya saya perlu update datanya jadi sampai akhir
tahun 2010 :)

Hanya saja sekarang ditambah dengan data harga emas selama periode yg sama,
baik emas dalam dollar ataupun emas dalam rupiah  :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/3/10 Ryan Selly <[email protected]>

>
>
>  Persis seperti artikel abang yang di majalah INVESTOR, klu gak salah
> edisi April 2010
>
> Dimana di situ bang irwan ambil range beberapa saham dari thn 2004 s.d 2009
> yah ?
>
>
>
> CMIIW... : )
>  ------------------------------
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf Of
> *Irwan Ariston Napitupulu
> *Sent:* Thursday, March 10, 2011 12:27 PM
>
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [saham] Metro TV: Emas vs Saham, Kamis, 10 Maret 2011, 9:15
> AM WIB
>
>
>
>
>
> Betul Pak Panda, kalau cutting time nya di 2008 pas krisis pas low nya
> pula. Terus masuknya pas lagi puncak2nya, makin parah deh. Tapi yg ingin
> saya hadirkan ke masyarakat pemirsa bukan itu, melainkan investasi jangka
> panjang. Uang yg dipakai untuk investasi tentunya bukan uang yg mutar atau
> uang yg diperlukan untuk kebutuhan sehari. Jadi tetap perlu adanya
> pengaturan alokasi aset/dana.  Saya sudah pernah memberikan materi ini di
> pelatihan saham yang lalu2, bagaimana mengatur alokasi aset/dana agar bisa
> memberikan hasil yang optimum dengan mempertimbangkan kebutuhan keuangan
> kita.
>
> Dengan memberikan time frame yg lebar dalam hal ini 6 tahun, saya ingin
> menunjukkan bahwa jangan panik bila krisis terjadi selama saham2 yg kita
> pegang adalah saham2 unggulan yg memiliki GCG dan termasuk salah satu leader
> di sektor nya.
>
> Data menunjukkan bahwa kinerja saham2 seperti itu walau terpuruk cukup
> dalam di saat krisis, tapi bisa rebound dengan cepat dan bahkan menghasilkan
> gain yg jauh lebih besar lagi. Sehingga totally selama 6 tahun itu, tanpa
> melakukan buy and sell, hanya menggunakan teknik buy and hold saja
> (asumsikan kita ngga paham soal saham, ngga paham soal trading, pahamnya
> hanya tahu bahwa perusahaan seperti Bank Mandiri itu kuat, perusahaan
> seperti Unilever itu kuat, perusahaan seperti Indofood itu kuat, perusahaan
> seperti Astra International itu kuat, dst), ternyata keuntungan yang didapat
> dari hasil investasi selama 6 tahun itu bisa dibilang cukup fantastis untuk
> ukurang investasi tentunya, bukan ukuran gambling :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>  2011/3/11 panda <[email protected]>
>
>
>
> Tapi bang kalau cutting timenya di 2008 bisa kacau semua ya, atau di saham
> yang paling ambruk, saham memang soal timing
> Sedang emas tidak terlalu parah pada saat krisis
> mungkin ada pertimbangan lain?
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>   ------------------------------
>
> *From: *Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>
> *Sender: *[email protected]
>
> *Date: *Thu, 10 Mar 2011 11:30:30 +0700
>
> *To: *<[email protected]>
>
> *ReplyTo: *[email protected]
>
> *Subject: *Re: [saham] Metro TV: Emas vs Saham, Kamis, 10 Maret 2011, 9:15
> AM WIB
>
>
>
>
>
> Karena topiknya adalah investasi, maka sistemnya adalah buy and hold, tidak
> ada trading. Keuntungan untuk emas dihitung dari harganya di 31 Des 2004,
> dan harganya di 31 des 2010. Keuntungan saham dihitung dari harga penutupan
> 30 Des 2004 dan harga penutupan 30 Des 2010, plus ditambah dividend yg
> didapat selama periode tersebut setelah di adjust dengan tingkat rate 5,6%
> per tahun.
>
> Jadi, bisa kita lihat, di saham walaupun kena krisis besar di tahun 2008
> lalu, dimana harga saham turun drastis lebih dari 50%, saham ternyata
> kinerjanya secara overall dengan time frame lumayan, malah justru memberikan
> keuntungan yang jauh lebih besar dari emas, apalagi dari hanya sekedar
> investasdi di dollar.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/3/10 agus saputra <[email protected]>
>
>
>
> keuntungan nya dihitung secara gmn bang?
> bisa diperjelas?
> misal dgn cara beli tiap bln secara konsisten, atau dgn trade harian?
> thanx
>
>
>
>
>   ------------------------------
>
> *Dari:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Kepada:* [email protected]
> *Terkirim:* Kam, 10 Maret, 2011 11:09:48
> *Judul:* Re: [saham] Metro TV: Emas vs Saham, Kamis, 10 Maret 2011, 9:15
> AM WIB
>
>
>
>
> Pak Faried, terima kasih untuk infonya. Tadi di acara Metro TV tersebut
> sudah saya tampilkan perhitungan 6 tahun dari akhir 2004 sampai akhir 2010,
> emas rupiah menghasilkan gain 215% atau kalau dihitung rata2 per tahunnya
> dengan compounding, adalah sebesar 21.05% per tahun.
>
> Benar, untuk di saham bisa variasi. Tapi kalau kita pilih sahamnya yg
> jelas, yang memiliki growth yg bagus, memiliki Good Corporate Governance
> (manajemen yg baik dan transparan serta patuh terhadap aturan2/rambu2 yg
> ditetapkan sebelumnya), maka ternyata dari 12 saham yg saya tunjukan dalam
> tabel tersebut, rata2 selama 6 tahun memberikan gain yg lebih besar dari
> emas. Bahkan ada yg memberikan gain sampai 1497% atau rata2 per tahunnya
> 59,68% (compounding) seperti saham PTBA. Ini sudah termasuk kena krisis
> tahun 2008. Saham lainnya yg juga kasih cuan tinggi rata2 per tahunnya,
> UNTR, 49,41%. LSIP, 45,26%. INDF, 36,33%. ASII, 35,27%. Dst. Seperti yg Pak
> Faried sebutkan, memang juga ada yang kinerjanya di bawah kinerja emas pada
> periode yang sama seperti TLKM yang hanya memberikan keuntungan rata2
> 12,77%. Kebetulan di 12 saham yg saya tampilkan, hanya TLKM saja yg tingkat
> keuntungan rata2 per tahunnya di bawa rata2 keuntungan emas yg 21.05% per
> tahun :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/3/10 Faried <[email protected]>
>
>
>
> Bang IAN, menurut saya kalau emas yg di investasikan average returnnya 30%
> dalam setahun, sedangkan saham yg di investasikan kalau dihitung return
> averagenya bisa lebih tinggi tapi bisa juga lebih rendah (tergantung banyak
> faktor seperti : kinerja emitennya, dll).
>
> Mana yg lebih menarik dalam memberikan return tentu kembali kepada risk
> profile, horison time, dll yg bersifat individual
>
> Ane siap2 besok akan mendapatkan ilmu baru dari Bang IAN.... :-)
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>  ------------------------------
>
> *From: *Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>
> *Sender: *[email protected]
>
> *Date: *Thu, 10 Mar 2011 00:13:06 +0700
>
> *To: *<[email protected]>
>
> *ReplyTo: *[email protected]
>
> *Subject: *[saham] Metro TV: Emas vs Saham, Kamis, 10 Maret 2011, 9:15 AM
> WIB
>
>
>
>
>
> Bila tidak ada perubahan, pagi ini, Kamis 10 Maret 2011, jam 9:15 AM
> WIB, di Metro TV, saya dan Maria Kalaij akan membahas soal investasi
> di emas vs investasi di saham. Manakah yang lebih menarik.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ------------------------------
> This email and any files transmitted with it are confidential and intended
> solely for the use of the individual or entity to whom they are addressed.
> If you have received this email in error please notify the system manager.
> This message contains confidential information and is intended only for the
> individual named. If you are not the named addressee you should not
> disseminate, distribute or copy this e-mail.
>
>
> 
>

Kirim email ke